Sangihe, Sulutnews.com – Pemda Sulut lewat Dinas Pangan mulai salurkan 20 ton beras Cadangan Pangan Pemerintah Daerah ( CPPD) pada Senin (8/12) di Kabupaten Sangihe dan Kahupaten Talaud. Selain itu dilakukan Gerakan Pangan Murah ( GPM) untuk membantu masyarakat menyambut Natal dan Tahun Baru.
Dalam penyerahan 20 ton beras didua Kabupaten masing masing 10 ton diterima Pemda Sangihe oleh Bupati Michael Tungari , Wakil Bupati, Forkopinda dan Sekda serta Dinas Pangan Kabupaten Sangihe di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Sangihe di Tahuna sekaligus kegiatan Gerakan Pangan Murah ( GPM).
Sementara di Pemda Kabupaten Talaud diterima Bupati Welly Titah , Forkopinda, Sekretaris Daerah Kabupaten Dinas Pangsn dan Pertanian dan jajaran Pemkab Talaud. Acara dilakukan di Gereja Masehi Injili Talaud Eben Haezar Melonguane. Bersamaan dengan itu dilakukan GPM .
Kadis Pangan Sulut Dr Frangky Tintinggon S.SSTp.M.Si kepada Wartawan Sulutnews.com Senin (8/12) malam lewat telepon mengatakan, bantuan 20 ton beras kepada warga di dua Kabupaten itu merupakan program Pemda Sulut sesuai perinta Gubernur Yulius Silvanus SE dan Wakil Gubernur Dr Viktor Mailangkay SH MH untuk membantu warga menjelang Natal dan Tahun Baru.

Foto – Bupati Talaud Welly Titah (kanan kaca mata) Saat menerims 10 ton beras CPPD Dari Staf Dinas Pangan Sulut
Bantuan ini diberikan secara simbolis untuk warga rentan rawan pangan akibat cuaca ekstrim, angin kencang dan gelombang tinggi ( Hidrometeoroligi) di Kabupaten Sangihe dan Talaud..
Masyarakat didua Kabupaten tersebut menyambut baik positif dan antusias upaya Pemerintah Daerah Sulut dalam menyediakan bahan pangan pokok dengan harga murah.
Diserbu Warga GPM
Sementara untuk GPM didua daerah tersebut diserbu warga Sangihe dan Talaud. GPM menjual kebutuhan warga dengan harga dibawah harga pasar. Ini juga untuk menstabilkan harga juga pengendalian inflasi.
Dalam GPM sebagian besar terjual semua kebutuhan pokok. Seperti beras premium dua merpati 5.000 kg dijual Rp 49.000/5kg habis terjual. Minyak goreng tropical stok 480 liter dengan harga Rp 16.500/liter habis terluar, gula pasir 480 kg harga Rp 14.850/kg sisa 5 kg, bawang merah stok 150 kg harga 33.000/ kg habis terjual, bawang putih stok 100 kg harga Rp 22.000/kg habis terjual, telur ayan 20 bsji harga Rp 55.000/baki habis terjual.

Foto – Warga Tahuna di Kabupaten Sangihe Serbu GPM Untuk Belanca Kebutuhan Pokok Senin (8/12)
Sementara dalam GPM di Kabupaten Talaud semua terjual habis seperti beras beras dua merpati 5.000 kg dengan harga Rp 49.000/5kg habis terjual, minyak goreng tropical stok 480 liter harga Rp 16.500 / liter habis terjual, gula pasir 480 kg hargs 14.850/ kg habis terjual, bawang merah 150 kg harga Rp 33.000/kg habis terjual, bawang putih 100 kg harga Rp 22.000/kg habis terjua dan telur ayan 20 baki Rp 55.000/baki habis terjual.
” Jadi warga sangat sukah dengan GPM karena itu kita kaget membludak yang membeli bahkan habis terjual tingal 5 kg gula di Sangihe” kata Tintinggon
Dari laporan yang ada GPM ini memang penting karena stok yang dijual habis tingal 5 kg gula. Kami berharap GPM ini bisa juga dilakukan lagi.Karena wargs butuh” Dinas pangan akan lakukan tugas bila ada petunjuk atasan” kata Kadis Pangan.
Untuk Kabupaten Sitaro akan dilakukan di 19 Desember 2025 akan membagi 10 ton beras CPPD dan laksanakan GPM.(Fanny)





