Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Sitaro · 23 Okt 2025 15:18 WITA ·

Sinergi Daerah Diperkuat, Bupati Chyntia Buka FGD Pembinaan Statistik Sektoral


bupati sitaro, chyntia ingrid kalangit Perbesar

bupati sitaro, chyntia ingrid kalangit

Sitaro.sulutnews.com – Bupati Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Chyntia Ingrid  Kalangit, resmi membuka kegiatan Forum Group Discussion (FGD) Pembinaan Statistik Sektoral yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sitaro pada Kamis (23/10/2025).

Kegiatan ini menghadirkan perangkat daerah dan para pemangku kepentingan sebagai upaya memperkuat sinergi serta tata kelola data di lingkungan pemerintah daerah.

Saat membuka acara, Bupati Chyntia menekankan, ketersediaan data yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan merupakan dasar penting dalam menyusun arah pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa data yang berkualitas adalah alat bersama yang menentukan keberhasilan perencanaan hingga evaluasi program.

“Keakuratan data harus menjadi perhatian serius kita semua, karena data yang baik adalah kunci pembangunan yang tepat sasaran,” ujar Chyntia.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati perempuan di Sulawesi Utara ini juga memberikan apresiasi kepada BPS Sitaro atas konsistensinya memperkuat kapasitas pemerintah daerah dalam pengelolaan statistik sektoral. Ia menilai FGD ini menjadi wadah penting untuk meningkatkan kemampuan aparatur dalam menghasilkan data yang kredibel dan mampu mendukung kebijakan berbasis bukti.

Chyntia turut mengungkapkan, masih banyak tantangan yang perlu diatasi dalam penyelenggaraan statistik sektoral, seperti keterbatasan sumber daya manusia, ketidaksamaan metodologi antar perangkat daerah, serta koordinasi yang belum optimal.

“Kita perlu memastikan seluruh perangkat daerah memiliki pemahaman yang sama dan bekerja secara sinergis agar data yang dihasilkan lebih harmonis dan dapat dipertanggungjawabkan,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, ia juga menyoroti Program Desa Cantik (Desa Cinta Statistik) yang digagas BPS, yang dinilainya sebagai langkah penting untuk mendorong literasi statistik hingga ke tingkat desa dan kelurahan. Menurutnya, program tersebut membantu membangun budaya data yang lebih kuat di tingkat akar rumput.

Bupati Chyntia mengajak seluruh peserta memanfaatkan forum ini sebagai ruang kolaborasi dan pertukaran ide untuk memperkuat ekosistem data pemerintah daerah yang lebih transparan, terpercaya, dan mendukung peningkatan pelayanan publik.

“Forum ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi kesempatan untuk menyatukan komitmen bahwa data adalah aset strategis pembangunan daerah,” tutupnya.

 

Artikel ini telah dibaca 1,002 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Proyek Kelas Baru Mangkrak, Pejabat PPK Resmi Ditahan Kejari Sitaro

27 Februari 2026 - 23:52 WITA

Komisi II DPRD Sitaro Desak Perhatian Pemprov Sulut, Jalan Ulu–Ondong Terancam Putus Permanen

27 Februari 2026 - 14:09 WITA

Pengelola SPPG Sitaro Ikuti Pelatihan Penjamah Makanan, Satgas MBG Tekankan Standar Keamanan Pangan

21 Februari 2026 - 10:07 WITA

Dua Kepala SKPD Sitaro Tuai Apresiasi DPRD, Rogoh Dana Pribadi Demi Pedagang Pasar 66 Tagulandang

19 Februari 2026 - 19:09 WITA

Dakwah Tanpa Mimbar: Cerita Musafir Pakistan yang Menginspirasi

6 Februari 2026 - 11:16 WITA

Haji Malik Mahboob Ahmad: Musafir Pakistan yang Bawa Berkah ke Kupang dan Melanjutkan Perjalanan ke Australia

6 Februari 2026 - 11:09 WITA

Trending di Adat Budaya