Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Jakarta · 28 Nov 2025 23:20 WITA ·

Gubernur NTT Terima Penghargaan TP2DD Provinsi Terbaik di Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2025


Gubernur NTT Terima Penghargaan TP2DD Provinsi Terbaik di Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2025 Perbesar

Jakarta,Sulutnews.com – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) menerima penghargaan bergengsi di tingkat nasional. Dalam acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025 yang berlangsung di Grha Bhasvara Icchana, Jakarta Pusat, pada Jumat (28/11), NTT dinobatkan sebagai peraih penghargaan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi Terbaik 2025 untuk kawasan Nusa Tenggara–Maluku–Papua.

PTBI 2025 menjadi wadah penting bagi pemerintah daerah dan pelaku ekonomi nasional untuk mempererat kolaborasi dalam menjaga stabilitas harga dan mendorong transformasi digital di seluruh Indonesia. Bank Indonesia memberikan apresiasi kepada daerah-daerah yang terbukti berhasil mengendalikan inflasi dan mempercepat digitalisasi layanan keuangan.

“Puji Tuhan, Provinsi Nusa Tenggara Timur berhasil meraih TP2DD Provinsi Terbaik 2025 untuk kawasan Nusa Tenggara–Maluku–Papua. Sebuah capaian yang membanggakan dan menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan publik,” ujar Gubernur NTT saat menerima penghargaan.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada berbagai pihak yang telah mendukung pencapaian ini, termasuk Presiden RI Bapak Prabowo, Menko Perekonomian, Mendagri, Gubernur BI, Menteri Keuangan, seluruh tim TPID dan TP2DD NTT, Kepala Perwakilan BI NTT, BPS, tim ekonomi Pemda, perbankan, pelaku usaha, dan seluruh masyarakat NTT.

Pemerintah pusat memberikan insentif fiskal sebesar Rp786 miliar bagi para pemenang TPID dan TP2DD. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa insentif ini adalah wujud dukungan agar daerah terus memperkuat kebijakan pengendalian inflasi dan mempercepat digitalisasi layanan publik.

“Komitmen kami di NTT adalah melanjutkan kerja kolaboratif ini demi ekonomi daerah yang semakin stabil, inklusif, dan adaptif terhadap perkembangan digital. Terima kasih atas kepercayaan dan kerja keras semua pihak. Semoga NTT terus melaju,” tambah Gubernur NTT.

Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh elemen di NTT untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan publik, serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan seluruh pemangku kepentingan terkait demi kemajuan ekonomi NTT.

Reporter: Dance Henukh

Artikel ini telah dibaca 1,225 kali

Baca Lainnya

Audiens dengan Menteri Ekonomi Kreatif RI, CS-SR Perjuangkan Industri Kreatif

14 April 2026 - 23:38 WITA

Walikota Tomohon Hadiri Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik

13 April 2026 - 23:09 WITA

Lantik 12 Pejabat, Menaker: Jabatan Bukan Sekadar Posisi, Layanan Publik Harus Jadi Prioritas

7 April 2026 - 23:39 WITA

Kemnaker Siapkan Reward Bagi Perusahaan yang Fasilitasi Peserta Magang Nasional Kantongi Sertifikasi Kompetensi BNSP

6 April 2026 - 23:51 WITA

Siap-siap! Kemnaker Buka Lagi Pembinaan K3 Gratis untuk 2.100 Peserta Pendaftaran dibuka 6–12 April 2026

6 April 2026 - 14:39 WITA

Kolaborasi BINUS Online dan Tribun: Mendorong Literasi Jurnalistik Generasi Muda di Era Digital

6 April 2026 - 11:49 WITA

Trending di Bisnis