Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Manado · 26 Nov 2025 09:47 WITA ·

Pemerintah Akan Tingkatkan Kesejahtraan 41.918 Guru di Sulut, Guru-Guru Daerah 3T Butuh Rumah Dinas dan Tambahan Biaya Transport Perjalanan Dinas


Foto - Kepala BPMP Sulut Febry Dien ST.M.Inf.TecH ( MAN) Perbesar

Foto - Kepala BPMP Sulut Febry Dien ST.M.Inf.TecH ( MAN)

Manado, Sulutnews.com – Pemerintah pusat dan didaerah terus berupaya untuk meningkatkan kesejahtraan sekitar 41.918 Guru dan tenaga kependidikan baik PAUD, SD, SMP hinga SMA dan SMK di Sulut. Termasuk guru guru didaerah Terdepan, Terluar dan Tertingal (3T) agar guru guru bisa bekerja maksimal. Selain kesejahtraan sarana dan prasarana terus diperhatikan.

Hal tersebut dikatakan Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Unit Pelaksana Teknis ( UPT) Kemendikdasmen Perwakilan Sulut Febry Dien ST.M.JnF. TecH (MAN) kepada Jurnalis Sumikolah Sulut Selasa (25/11) di Manado.

Febry Dien dimintai komentar terkait Hari Guru Nasional ( HGN) pada Selasa (25/11):dengan tema ” Guru Hebat Indonesi Kuat”.

Menurut Dien BPMP yang merupakan perpanjangan tangan Kemendikdasmen terua memperhatikan kebutuhan guru guru didaerah. Karena itu program kita terus berupaya meningkatkan kesejahtraan guru antara lain dengan peningkatan pemberian tunjangan dan pemerataan guru serta perbaikan fasilitas untuik guru guru dan sekolah serta program digitalisasi pembelajaran seperti Intearaktif Flat Panel (IFP) Smartboard disetiap sekolah. ” Ini semua untuk membantu guru guru dan sisws” kata Febru Dien

Kompetensi dan Kesejahtraan Penting

Sementara itu menurut Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sulut Bidang Kesra dan Pendidikan Louis Schramm SH.MH kepasa Jurnalis Sumikolah Sulut disela sela upacara HGN di Kantor Gubernur Selasa (26/11) mengatakan, selain kesejahtraan kompetensi juga harus ditingkatkan. Karena guru hebat bila memiliki kompetensi yang baik dan kesejahtraan terpenuhi.” Ini hal penting karena kalau tidak ada kompetensi dan kesejahtraan tidak baik itu pasti guru guru tidak akan bekerka maksimal” ujar Louis.

Foto – Louis Schramm SH.MH Wakil Ketua Komisi IV Bidang Kesra DPRD Sulut

Upaya pemerintah pusat dan daerah untuk meningkatkan kesejatraan kita apresiasi apalagi Presiden Prabowo yang akan perhatikan gaji dan setifikasi serta tunjangan kedepan itu kita didorong.

Dan Pemda Sulut juga kata Louis pihaknya akan perjuangkan 20 persen dana pendidikan untuk direalisasikan.” Kita akan menuju Indonesia Emas 2045 jadi guru harus diperhatikan agar mereka bekerja baik pasti lulusannya berkualitas untuk generasi emas nanti” tambah Louis yang juga sebagai Ketua Fraksi Gerindra DPRD Sulut. Ia menambahkan rencana guru guru Aparat Sipil Negara (ASN) untuk tetap bekerja di Sekolah Swasta itu baik agar tidak dikotomi Sekolah Negeri dan Swasta.

Hal yang sama dikatakan Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulut Drs Star Wowor M.Si kepada Jurnalis Sumikolah Sulut Selasa (25/11) dikantor Gubernur usai upacara HGN.

Menurut Wowor kompetensi harus sama sama kita perhatikan dengan kesejahtraan. Kalau kesejahtraan tidak maksimal sulit guru akan bekerja. “PGRI dari pusat hinga daerah satu kumando untuk perjuangkan kesejahtraan guru hinga daerah terpencil” kata Wowor.

Guru itu kuat bila memiliki kompetensi dan kebutuhannya terpenuhi termasuk kesejahtrasn dan gaji gaji tepat waktu diterima .
PGRI akan terus menerima dan memperjuangkan semua kepentingan guru guru.

Foto – Kepsek SMA Negeri 2 Geme di Kabupaten Talaud Frangky Tairas S.Pd.M.Pd ( kanan) saat bersama Kadis Dikda Dr Femmy Suluh M.Si ( kiri)

Daerah 3T Butuh Rumah Guru

Sedangkan dua Kepsek yang juga sebagai Guru didaerah Terdepan, Terluar dan Tertingal ( 3T) di Kabupaten Talaud kepada Jurnalis Sumikolah Sulut Rabu (26/11) mengatakan, untuk daerah 3T masih perlu ada pembenahan dan peningkatan kesejahtraan guru guru dan Kepsek.
Apa yang ada saat ini belum maksimal. karena itu dengan tema Hari Guru Nasional ( HGN) Guru Hebat Indonesia Kuat itu sangat baik..Namun untuk daerah 3T harus ada kekhususan terkait kesejahtraan dan fasilitas pendukung.

Hal tersebut dikatakan Kepsek SMA Negeri 1 Beo di Talaud Alten Banera S.Pd.M.Pd dan Kepsek SMA Negeri 2 Geme di Talaud Frangky Tairas S.Pd.M.Pd.
Menurut dua Kepsek itu.perhatian pemerintah pusat dan daerah sudah ada. Tapi untuk yang lain.perlu ditambah.

Misalkan di SMA Negeri 1 Beo degan siswa sekitar 400 lebih ada empat ruang kelas rusak dan laboratorium. Kita berharap dapat dan revitalisasi tahun ini tapi tidak dapat. Kalau tahun depan 2026 ada kami berharap bisa dapat.

Begiti juga untuk biaya perjalanan dinas kecil hanya Rp 2 juta saat tugas ke Kota Manado. Kita minta dinaikan biaya perjalanan dinas setiap guru” Ini penting sekali karena kita jauh daerah 3T ketika undamgan rapat di Dikda di Manado tidak cukup dana perjalanan dinas” kata Kepsek Alten. Bahkan gaji dan sertifikasi ada tapi sebaiknya gaji dan sertifikasi diberikan sama sama saja.” Tidak perlu terlambat untul sertifikasi setiap triwulan, ” ujar Kepsek. Untul guru guru cukup ada 40 tapi juga kekurangan guru mata pelajaran.

Foto – Kepsek SMA Negeri 1 Beo Alten Banera S.Pd

Untuk rumah guru perlu juga karena kita dipulau pulau. Jadi sangat baik kalau ada rumah guru. Bahkan menurut Kepsek Frangky Tairas untuk SMA Negeri 2 Geme itu perlu rumah untuk Kepsek dan guru guru.

Karena menurut Kepsek selama dia bekerja didaerah 3T hanya bakos atau sewa rumah. Ini biaya besar . Bahkan keluarga nda bisa datang dari Minahasa bila ke Talaud karena tempat tingal tidak ada. Bahkan ada guru guru pakai ruang kelas yang tidak dipakai.

Selain itu biaya perjalanan dinas diperhatikan serta pasar dan sarasana kesehatan Puskesmas harus ada didekat Sekolah” Kami ingin daerah 3T maju pendidikan dan kualitas kita tidak kalah termasuk guru guru” kata Frangky Tairas peraih juara tiga Diklat Assesment antar Kepsek se – Sulut Di BPMP pada Bulan April 2025 lalu. Untuk Smartboart dari Kemendikdasmen baik SMA Be dan SMA Negeri 2 Geme sudah tiba. Dua Kepsek Alten Banera dan Frangky Supit rasa banga atas bantuan tersebut dari Presiden.

Dari data yang ada SMA dan SMK di Kabupaten Talaud daerah 3T ada 29 Sekolah terdiri dari 19 SMA dan 10 SMK baik Negeti dan Swasta. (Fanny)

Artikel ini telah dibaca 1,243 kali

Baca Lainnya

Eldo Wongkar Kritik SKPD Lambat Realisasikan Pokir Anggota DPRD Sulut

4 Maret 2026 - 15:39 WITA

Plt Sekwan Terima Kunjungan Kejati Sulut

4 Maret 2026 - 15:24 WITA

Louis Schramm Wakili Pimpinan DPRD Sulut Hadiri Rakor Forkopimda

4 Maret 2026 - 15:13 WITA

Judul

4 Maret 2026 - 15:08 WITA

SMA Negeri 1 Manado Sesuai SPMB Tahun Ajaran 2026/2027, Hanya Akan Menerima 576 Siswa Dengan 16 Rombel

4 Maret 2026 - 11:37 WITA

Meriah Perayaan Cap Go Meh Tahun Baru Imlek 2577 di Kota Manado

3 Maret 2026 - 23:27 WITA

Trending di Manado