Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bengkulu Selatan · 22 Nov 2025 09:10 WITA ·

P3A Lembak Dusun Diduga Manipulasi Data Yang Menyatakan Gabungan Dari Tiga Kelompok Tani Dinas Pertanian Seolah Tidak Perduli


Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

Sulutnews.com Bengkulu Selatan – Pembentukan P3A (Perkumpulan Petani Pemakai Air) dilakukan melalui kesepakatan demokratis para petani pemakai air untuk membentuk perkumpulan, menyusun kepengurusan, serta menyusun Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART).

Proses ini melibatkan rapat anggota yang menetapkan pengurus dan AD/ART, lalu dilaporkan kepada pihak berwenang seperti Kepala Desa dan Camat, atau dilaporkan ke Bupati untuk pengesahan. P3A juga dapat mendaftarkan AD/ART di Pengadilan Negeri atau Notaris untuk mendapatkan status badan hukum.

Namun hal yang berbeda terjadi pada P3A Lembak dusun desa gunung ayu kecamatan Seginim yang mana kelompok P3A ini pembentukannya tidak di ketahui oleh kepala desa gunung ayu, dan camat kecamatan Seginim.

Kepala desa gunung ayu mikardin saat di konfirmasi menyatakan tidak mengetahui kapan di bentuknya, demikian juga dengan arsip kelompok kepala desa gunung ayu tidak memiliki, “saya tidak tau kapan dibentuk, yang saya tau mereka mengusulkan profosal dan minta tanda tangan dengan saya hanya itu saja” ujar mikardin.

Sementara itu kepala BPP kecamatan Seginim Sukir menyatakan bahwa P3A Lembak dusun desa gunung ayu adalah gabungan dari tiga kelompok tadi, pernyataan ini sangatlah bertolak belakang dengan sistem Pembentukan P3A yang sebenarnya, dimana P3A di bentuk dengan tersendiri dan memiliki kepengurusan dan ADRT sendiri.

Untuk di ketahui bahwa kecamatan Seginim mendapatkan pelimpahan tiga bantuan kelompok yang di tolak oleh kelompok tani dari kecamatan lain, hal itu mesti jadi pertanyaan besar bagi Bupati Bengkulu Selatan kenapa anggaran yang di turunkan dengan kelompok tani bisa di tolak, dan di akui oleh kepala BPP kecamatan Seginim bantuan yang di tolak tersebut di pindahkan ke kecamatan Seginim.

Arif selaku penggiat di kabupaten Bengkulu Selatan dengan tegas menyatakan diduga adanya ketidak beresan pada penyaluran bantuan dengan anggaran yang fantastis ke setiap beberapa kelompok tani di kabupaten Bengkulu Selatan, oleh sebab itu dalam waktu dekat kita akan melaporkan hal tersebut secara resmi, saat ini kita sedang mengumpulkan bukti bukti terkait kegiatan tersebut. (JN)

Artikel ini telah dibaca 1,349 kali

Baca Lainnya

Miris! Melalui WhatsApp Oknum TNI Diduga Lecehkan Salah Satu Jurnalis Perempuan   

19 Juli 2026 - 23:37 WITA

Berdalih Penerimaan Perpindahan Siswa Kepala SMKN 5 Bengkulu Selatan Diduga Lakukan Pungli Dan Manipulasi Data APH Diharapkan Turun

18 Juli 2026 - 13:27 WITA

Peletakan Batu Pertama Pembangunan SDN 93 Bengkulu Selatan Desa Karang Cayo

17 Juli 2026 - 12:45 WITA

Warga Desa Gunung Ayu Kecamatan Seginim Sangat Mengharapkan Perhatian Pemerintah Terkait Jalan Sentra Produksi Didesanya

16 Juli 2026 - 10:42 WITA

Miris Kepala SMK Negeri 5 B/S Terima Mutasi Siswa Yang Tingkat Kelas Secara Otomatis Dimanipulasi Menjadi Naik Kelas

16 Juli 2026 - 09:03 WITA

Wujud Pemerintah Desa Kotabumi Kecamatan Pino Peduli Dengan Kesehatan Masyarakat

14 Juli 2026 - 12:09 WITA

Trending di Bengkulu Selatan