Manado, Sukutnews.com – Sebanyak 715 Siswa SMA Negeri 1 Kauditan di Kabupaten Minahasa Utara mendambahkan program Makan Bergisi Gratis ( MBG) karena hinga bulan November 2025 belum masuk juga kesekolah SMA Negeri 1 Kauditan.
Kepsek SMA Negeri 1 Kauditan Jurike Waroh S.Pd.M.Pd kepada Jurnalis Sumikolah Sulut Selasa (4/11) diruang kerjanya membenarkan 715 Siswa mereka belum dapat MBG padahal sudah didata siswanya.
“Siswa siswa kita menambahkan segera menikmati MBG karena program ini baik untuk menambah gisi siswa” kata Kepsek.
Dikatakan untuk program MBG pihak sekolah mendukung 100 persen. Menurut Kepsek untuk daerah sekitarnya memang sementara berproses untuk penyaluran MBG.” Mudah mudahkan cepat dapat MBG” kata Kepsek.

Foto – Kepsek SMA Negeri 10 Manado Dra Felma Tangkudung S.Pd
Tidak Ada Keracunan
Sementara untuk SMA Negeri 1 Airmadidi di Minut sudah lama dapat MBG untuk 1.000 lebih siswa.” Kita bersyukur sudah dapat MBG setiap hari” kata Kepsek Cherly Matheus S.Pd.M.Pd kepada Jurnalis Sumikolah Sulut Selasa (4/11) disekolahnya. MBG sangat membantu gisi siswa juga mengurangi beban orang tua” Jadi pihak sekolah terus memantau MBG dan bersyukur belum ditemukan ada keracunan” kata Kepsek.
Hal yang sama dikatakan Kepsek SMK Negeri 1 Airmadidi Minut Deivi Matindas S.Pd.M.Pd kepada Jurnalis Sumikolah Sulut Selasa (4/11) disekolahnya.” Kami sudah dapat MBG bagi sekitar 1.000 lebih siswa” kata Kepsek. Tidak ada keluhan atau keracunan MBG.” Kami kontrol tidak ada masalah aman aman saja” kata Kepsek.
Sedangkan di SMA Negeri 10 Manado menurut Kepsek Dra Felma Tangkudung M.Pd kepada Jurnalis Sumikolah Rabu ( 5/12) disekolahnya mengatakan, MBG sudah masuk untuk 160 siswa. Jadi meski sedikit siswa namun MBG sudah masuk. Tidak ada keracunan selama ini. MBG baik untuk menambag gisi siswa dan kesehatan””Kami dukung 100 persen” kata Kepsek. MBG di Sulut sesuai data yang ada sejak Januari 2025 sudah masuk di Sulut. (Fanny)





