Menu

Mode Gelap
BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe

NTT · 2 Nov 2025 16:51 WITA ·

Desa Lalukoen Lebih Rumit dari Rumus Fisika, Lebih Heboh dari Gosip Artis!


Desa Lalukoen Lebih Rumit dari Rumus Fisika, Lebih Heboh dari Gosip Artis! Perbesar

Rote Ndao, Sulutnews.com – Warga Desa Lalukoen Tamba lagi pada garuk-garuk aspal saking bingungnya. Kenapa? Desa mereka lagi “rame” banget, bukan karena festival panen, tapi karena drama internal yang bikin pusing tujuh keliling!

Bayangin aja, para KAUR (Kepala Urusan) dan KASIE (Kepala Seksi), plus BPD (Badan Permusyawaratan Desa), kompak nyalahin Sekretaris Desa. Padahal, kata bisikan tetangga, biang keroknya ya mereka-mereka juga. Lupa kali ya, kerja itu kayak orkestra, bukan solo gitar yang maunya menang sendiri.

“Sok pintar boleh, tapi jangan kayak kalkulator rusak, hasilnya ngaco semua,” celetuk warga yang ogah disebut namanya, takut dikira ember bocor.

Tapi yang lebih bikin ngakak so hard, para KAUR dan KASIE ini awalnya semangatnya kayak nonton bola final. Eh, lama-lama kok kayakTransformer, berubah jadi jarang kelihatan di kantor desa? Jangan-jangan mereka lagi casting sinetron azab?

“Dulu rajinnya kayak semut nemu gula, sekarang kayak cicak di dinding, ngumpet mulu,” sindir warga sambil ngakak guling-guling.

Belum lagi masalah HOK (Honor Operasional Kerja) buat pekerja pagar kawat duri. Kasihan mereka, udah kerja keras banting tulang, eh honornya malah nyangkut di awang-awang. Semoga pengurus keuangan desa cepat sadar, jangan sampai para pekerja bikin pagar berduri di depan kantor desa!

Yang bikin sedih, pelayanan buat masyarakat jadi ikut-ikutan keteteran. Mau urus KTP susah, mau tanya soal dana desa malah dicuekin. Padahal, warga cuma pengen dilayani dengan senyuman, bukan malah jadi penonton bayaran di sinetron desa.

Semoga para perangkat desa cepat insaf, berhenti main sinetron, dan mulai kerja beneran. Ingat, jadi pemimpin itu kayak jadi nahkoda kapal, bukan kayak jadi penumpang gelap! Kalau nggak becus, mendingan jadi penonton setia aja, biar nggak bikin kapal oleng dan tenggelam.

Reporter: Dance Henukh

Artikel ini telah dibaca 1,231 kali

Baca Lainnya

Resmi Dua Juni Pengumuman Kelulusan: Momen Berharga bagi Siswa UPTD SMP Negeri 2 Lobalain

28 Mei 2026 - 19:10 WITA

Di Rumah Jabatan Bupati Rote Ndao Segera Diadakan Festival Keluarga Malole: Wujudkan Pengasuhan Penuh Kasih dan Disiplin Positif

22 Mei 2026 - 17:25 WITA

Anggaran Rp927 Juta untuk Tenaga Outsourcing Rumah Jabatan

21 Mei 2026 - 00:15 WITA

Melayani Profesional Terpercaya Azis Barawasi Berikan Kepastian Hukum Hak Tanah Masyarakat

20 Mei 2026 - 17:19 WITA

Proses Penerbitan Sertipikat Tanah di Kantor Pertanahan Rote Ndao

20 Mei 2026 - 16:41 WITA

Merasa Kebal Hukum Tarik Motor yang Hampir Lunas, Konsumen Diarahkan Kredit Baru Pakai Nama Orang Lain

20 Mei 2026 - 16:04 WITA

Trending di Internasional