Menu

Mode Gelap
Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu

Uncategorized · 7 Agu 2025 22:39 WITA ·

49 Pasangan Di Bolmong Utara Ikut Perkawinan Masal


49 Pasangan Di Bolmong Utara Ikut Perkawinan Masal Perbesar

Foto : Bupati Bolmong Utara Sirajudin Lasena menyerahkan akta perkawinan disaksikan Wakil Bupati Moh. Aditya Pontoh dan Kadis Dukcapil Samidin Korompot.

Bolmong Utara, Sulutnews.com – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, melaksanakan pernikahan massal dalam kegiatan pencatatan perkawinan secara bersama-sama untuk beberapa pasangan dalam satu waktu dan tempat.

Acara ini berlangsung di Auditorium “Pohohimbungo” Kantor Bupati Bolmong Utara. Kamis (07/08/2025).

Dinas Dukcapil Bolmong Utara memandang pernikahan massal sebagai upaya untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan akta perkawinan, yang merupakan bukti sah pernikahan di mata negara, serta sebagai bentuk pelayanan publik yang efektif dan efisien.

Foto : Pasangan Perkawinan Masal.

Foto : Forkopimda dan Kemenag Bolmong Utara.

Kadis Dukcapil Bolmong Utara Samidin Korompot, S.SPT, M.Si, mengungkapkan, sebanyak 49 pasangan suami istri yang mengikuti kegiatan pencatatan pernikahan massal hanya membutuhkan waktu maksimal 10 menit untuk mendapatkan tiga produk Adminduk yakni, Akta Pernikahan, KTP, dan Kartu Keluarga baru.

“Kami langsung menerbitkan Akta Pernikahan, KTP, dan Kartu Keluarga dengan status pernikahan sudah tercatat,” ungkapnya.

Perkawinan perlu dicatatkan untuk memberikan jaminan perlindungan dan pemenuhan hak kepada warga negara.

Ketentuan Pasal 2 UU Perkawinan Tahun 1974 menerangkan bahwa ada dua syarat sah suatu perkawinan.

Pertama, perkawinan dikatakan sah jika dilakukan menurut hukum masing-masing agamanya atau keyakinan mempelai.

Kedua, perkawinan yang dilakukan dicatat menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Adapun dalam Bagian Penjelasan Umum UU Perkawinan diterangkan bahwa pencatatan perkawinan sama halnya dengan pencatatan peristiwa-peristiwa penting dalam kehidupan seseorang, misalnya kelahiran dan kematian–yang keduanya dimuat dalam daftar pencatatan dan diberikan akta resmi.

Sebagai informasi, pencatatan perkawinan di Indonesia dilakukan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) bagi yang beragama Islam dan Kantor Catatan Sipil bagi yang beragama selain Islam.

Prosesi pencatatan perkawinan masal langsung ditangani Kadis Dukcapil Samidin Korompot, disaksikan langsung oleh Bupati Bolmong Utara Sirajudin Lasena dan Wakil Bupati Moh. Aditya Pontoh.

Foto : Bupati & Wakil Bupati Bolmong Utara turut menyaksikan penandatanganan akta perkawinan.

Foto : Peserta pasangan perkawinan masal.

Foto : Pihak keluarga pasangan perkawinan masal.

Diakhir acara, Bupati Bolmong Utara Sirajudin Lasena memberikan apresiasi kepada panitia pelaksana perkawinan masal atas penyelenggaraan kegiatan ini.

“Tentunya kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat khususnya pasangan yang kurang mampu untuk melangsungkan pernikahan yang syah dan legal, baik secara adat, hukum, dan agama,” ujarnya.

“Pentingnya pencatatan perkawinan adalah untuk mendapatkan akta perkawinan sebagai bukti administrasi hukum. Akta perkawinan juga sangat penting dalam hal administrasi kependudukan, waris mewarisi dikemudian hari, serta untuk mendapatkan akta kelahiran bagi anak yang dilahirkan kemudian,” pungkasnya. *** GG

Artikel ini telah dibaca 1,561 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kasus Gusri Lawan Terus Bergulir, Meski Dialihkan Jadi Tahanan Kota

22 April 2026 - 09:19 WITA

Misteri Pembunuhan Di Lokasi Tambang Emas Paku Selatan Terungkap, Istri Korban Jadi Tersangka

17 April 2026 - 11:46 WITA

Tekan Kemiskinan dan Stunting,Muba Gelar Evaluasi Kinerja Terpadu

9 April 2026 - 14:11 WITA

Entry Meeting Audit BPK,Bupati Toha Minta Seluruh OPD Kooperatif dan Siaga Dukung Pemeriksaan

7 April 2026 - 16:31 WITA

Wamen Menegaskan Pelayanan Pertanahan Harus Diberikan Secara Maksimal Terhadap Masyarakat

4 April 2026 - 10:39 WITA

Gubernur Sumsel Tinjau Lokasi Kebakaran Sumur Minyak di Keluang,Dorong Solusi Untuk Warga Terdampak

3 April 2026 - 22:52 WITA

Trending di Muba