Menu

Mode Gelap
Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek! Merah Putih Shooting Competition Digelar, Gubernur Optimistis Perbakin Bengkulu Raih Emas PON

Sangihe · 8 Jan 2026 16:44 WITA ·

2026 Prabowo Perintahkan 5.700 Desa Teraliri Listrik, Warga Kahakitang Tunggu Realisasi


2026 Prabowo Perintahkan 5.700 Desa Teraliri Listrik, Warga Kahakitang Tunggu Realisasi Perbesar

Tahuna, Sulutnews.com – Instruksi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk mempercepat elektrifikasi desa di seluruh Indonesia mendapat sambutan positif dari berbagai daerah, termasuk warga Pulau Kahakitang, Kecamatan Tatoareng, Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Perintah tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat retret Kabinet Merah Putih di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Selasa (6/1/2026). Dalam pertemuan itu, Prabowo meminta agar program elektrifikasi desa dipercepat dan dituntaskan dalam waktu sesingkat-singkatnya.

Dikutip dari CNBC Indonesia, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia melaporkan masih terdapat sekitar 5.700 desa di Indonesia yang hingga kini belum teraliri listrik. Menanggapi laporan tersebut, Presiden Prabowo secara tegas memerintahkan agar seluruh desa tersebut dapat teraliri listrik pada tahun 2026.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden meminta agar pekerjaan tersebut diprioritaskan dan tidak ditunda-tunda.

Kebijakan ini disambut baik oleh warga Pulau Kahakitang, Kecamatan Tatoareng. Pasalnya, sejak era Presiden Joko Widodo melalui program Indonesia Terang pada tahun 2019, infrastruktur kelistrikan di Pulau Kahakitang yang merupakan ibu kota kecamatan telah dibangun. Namun hingga kini, fasilitas tersebut belum juga difungsikan.
Tiang dan kabel listrik yang berdiri di sepanjang jalan di Pulau Kahakitang, khususnya di tiga kampung yakni Teloko Batusaiki, Kahakitang, dan Dalako Bembanehe, justru menjadi simbol belum hadirnya listrik bagi masyarakat setempat.

Albert Kaunsui, warga Kampung Teloko Batusaiki, mengungkapkan kekecewaannya atas kondisi tersebut. Menurutnya, Pulau Kahakitang yang menjadi pusat administrasi Kecamatan Tatoareng justru terkesan terabaikan.

“Sudah bertahun-tahun tiang dan kabel listrik berdiri, tapi tidak pernah dialiri listrik. Ironisnya, pulau-pulau lain di Kecamatan Tatoareng malah sudah lebih dulu menikmati listrik. Kami berharap perintah Presiden ini benar-benar direalisasikan hingga ke Kahakitang,” ujar Albert.

Hal senada disampaikan Bonny Piter, warga Kahakitang lainnya. Ia menilai keberadaan listrik sangat mendesak untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Tanpa listrik, aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan pemerintahan sangat terbatas. Kami menyambut baik perintah Presiden Prabowo dan berharap 2026 benar-benar menjadi tahun terang bagi Kahakitang,” kata Bonny.

Warga berharap pemerintah pusat dan daerah dapat bersinergi agar program elektrifikasi desa tidak hanya berhenti pada pembangunan infrastruktur, tetapi benar-benar menghadirkan listrik yang dapat dinikmati masyarakat secara berkelanjutan. (Andy Gansalangi)

Artikel ini telah dibaca 1,271 kali

Baca Lainnya

Tak Henti-henti Usman Husin Anggota DPR RI Memberikan Perhatian kepada Masyarakat NTT

20 Januari 2026 - 21:30 WITA

Tak Henti-henti Usman Husin Anggota DPR RI Memberikan Perhatian kepada Masyarakat NTT

20 Januari 2026 - 20:44 WITA

Proyek SPAM Bungawalang Rp12 Miliar Siap Atasi Krisis Air Bersih di Tahuna

20 Januari 2026 - 19:00 WITA

Banjir di Rote Timur Sudah Ada Sebelum Pembangunan Tambak Garam, Dampak Positif Industri Didukung Masyarakat

19 Januari 2026 - 15:49 WITA

Bantuan CSR Pemprov NTT Dorong Pembangunan Gedung Ibadah di Rote Ndao

19 Januari 2026 - 12:56 WITA

Tidak Mau Masyarakat NTT Susah Usman Husen Bersuara Nyaring Demi Ekonomi NTT lewat Anakan Kopi

16 Januari 2026 - 07:16 WITA

Trending di Aceh
error: Content is protected !!