Menu

Mode Gelap
Puncak Peringatan HPN 2024 Gubernur Sulut Olly Dondokambey Terima Penghargaan Pena Emas, Disaksikan Presiden Jokowi Tamuntuan Sukses Wujudkan Ekspor Ikan Perdana ke Filipina Walikota Caroll Senduk Inspektur Upacara Peringatan HUT Ke-21 Kota Tomohon Tamuntuan Bawa Bantuan Bencana Ke Kampung Laine HCB Tunaikan Janjinya, 28 Desember 2023, Kick-off UKW PWI Bantuan BUMN Dimulai di Aceh, NTT dan Sulut

Hukrim · 14 Dec 2022 13:59 WIB ·

2 Warga Bolangitang Barat Ditangkap Polisi, Diduga Edarkan Ratusan Butir Obat Keras


 2 Warga Bolangitang Barat Ditangkap Polisi, Diduga Edarkan Ratusan Butir Obat Keras Perbesar

Manado,Sulutnews.com – Satuan Resnarkoba Polres Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) mengamankan 2 pria asal Bolangitang Barat, yang diduga mengedarkan ratusan butir obat keras jenis trihexipenidyl.

Pengungkapan kasus ini disampaikan Satuan Resnarkoba bersama Humas Polres Bolmut dalam konferensi pers, yang digelar di Mako Polres Bolmut, Rabu (14/12/2022).

Kabid Humas Polda Sulut Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast dikonformasi lebih lanjut membenarkan hal tersebut.

“Benar, personel Satuan Resnarkoba Polres Bolmut telah mengamankan 2 pria, inisial KK (18) dan RN (31). Keduanya diamankan di Desa Jambusarang. KK diamankan pada hari Selasa 15 November 2022, sedangkan RN diamankan 2 hari sesudahnya,” terangnya kepada Media ini.

Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi warga, kemudian ditindaklanjuti oleh Satuan Resnarkoba dengan melakukan penyelidikan.

“Pada tanggal 10 November 2022, personel Satresnarkoba yang sedang melaksanakan tugas rutin, mendapat laporan ada 2 pria sedang membawa barang bukti obat keras sebanyak 400 butir dari Desa Bohabak menuju Desa Jambusarang. Polisi kemudian melakukan pencegatan,” lanjutnya.

Saat dilakukan pencegatan di Desa Mokoditek oleh petugas, kedua pelaku yang menggunakan sepeda motor ini, berusaha melarikan diri.

“Tahu dirinya akan dicegat, keduanya langsung memacu kendaraannya untuk melarikan diri. Pria KK kemudian membuang barang bukti obat keras ke semak-semak di sekitar Desa Tote, keduanya kemudian meninggalkan sepeda motor di pinggir jalan dan masuk ke arah hutan,” kata Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Saat itu keduanya berhasil melarikan diri ke dalam hutan, petugas kemudian mengamankan sepeda motor pelaku dan mencari keberadaan barang bukti yang dilempar pelaku di semak-semak.

“Barang bukti obat keras jenis trihexipenidyl akhirnya berhasil ditemukan di semak-semak, yang berada di dalam 3 kantong plastik kecil berwarna bening, berjumlah total 305 butir,” ujarnya.

Keduanya kemudian diamankan oleh petugas ke Mako Polres Bolmut dan dilakukan pemeriksaan sesuai hukum yang berlaku. (**/ARP)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

Baca Lainnya

Kepolisian Rote Ndao Serius Tangani Kasus Penganiayaan Kepala Desa Saindule

21 February 2024 - 20:43 WIB

Proses Kasus Persetubuhan Empat Terlapor Di Desa Oelasin, Rote Ndao Naik Penyidikan

17 February 2024 - 14:22 WIB

Penyelesaian Kasus Persetubuhan Terhadap Gadis Di Bawah Umur Merupakan Potret Hukum Yang Mandul

15 February 2024 - 11:44 WIB

Kuatkan Sinergitas, TNI Polri dan Lanal Pulau Rote Gabungan Skala Besar Pengamanan Pemilu

14 February 2024 - 11:35 WIB

Danrem 131/Santiago Bersama Forkopimda, Patroli Bersama Pelaksanaan Pemungutan Suara Pemilu 2024

14 February 2024 - 09:38 WIB

Polsek Bolangitang Mengawal Pergeseran Kotak Pemilu Ke TPS

13 February 2024 - 23:58 WIB

Trending di Bolmut