Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bolmut · 27 Apr 2026 18:43 WITA ·

Wakil Bupati Aditya Pontoh Membuka Resmi Latsar CPNS


Wakil Bupati Aditya Pontoh Membuka Resmi Latsar CPNS Perbesar

‎Manado, Sulutnews.com – Wakil Bupati Bolaang Mongondow Utara Moh. Aditya Pontoh, S.I.P membuka secara resmi Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemerintah Kabupaten Bolmong Utara Tahun 2026 Pola Kemitraan dengan Badan Pengembangan SDM Daerah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang bertempat di BPSDM Provinsi Sulut. Senin (27/04/2026).

Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) adalah pendidikan dan pelatihan wajib selama masa percobaan yang dirancang untuk membentuk karakter Aparatur Sipil Negara (ASN) yang profesional, berintegritas, dan berdedikasi. Kelulusan dari Latsar ini merupakan syarat mutlak agar CPNS dapat diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

‎Jumlah Latsar CPNS tahun ini diikuti oleh 268 orang peserta yang terdiri atas 77 orang putra dan 191 orang putri.

Dalam sambutannya Wabup Aditya Pontoh menyampaikan bahwa penyelenggaraan pelatihan dasar cpns kali ini menggunakan metode blended learning, yaitu model pembelajaran yang menggabungkan antara pembelajaran mandiri (self learning), pembelajaran secara daring (e-learning) dan secara klasikal (face to face).

“Sehingga pola pembelajaran ini merupakan solusi yang efektif dalam membentuk karakter ASN yang efisien dengan kombinasi keunggulan teknologi dan interaksi langsung. dengan tidak menggeser teori-teori pembelajaran lama melalui pembinaan yang mengarah kepada upaya peningkatan.”

Tujuan Latsar

  • Membangun integritas moral, kejujuran, semangat, dan motivasi nasionalisme.
  • Membentuk karakter kepribadian yang unggul, bertanggung jawab, dan memperkuat profesionalisme.
  • Membekali peserta dengan nilai-nilai dasar ASN yang berakhlak (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif). 

‎Wabup Aditya Pontoh mengajak seluruh ASN untuk melakukan perubahan melalui reformasi secara berkelanjutan. ASN dituntut untuk lebih responsif dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, karena kita berada di zaman yang bergulir begitu dinamis dengan membawa perubahan dan tantangan yang semakin kompleks dan tidak ada lagi kerja rutinitas (yang hanya itu-itu saja).

Saat ini, Latsar diselenggarakan menggunakan metode Blended Learningyang mencakup: 

  • Pembelajaran Mandiri (Self-Learning): Peserta belajar secara mandiri melalui modul yang disediakan.
  • Pembelajaran Daring (E-Learning): Proses pemberian materi, diskusi, dan tanya jawab dengan pemateri/pengampu secara virtual.
  • Pembelajaran Klasikal (Face-to-Face):Tatap muka di dalam kelas, termasuk di dalamnya pembinaan fisik, mental, dan disiplin (sering kali bekerja sama dengan instansi militer/kepolisian).

Harapannya melalui Latsar ini peserta dapat memperoleh pemahaman tentang tugas dan peranan, serta dapat membentuk figur Aparatur pemerintah yang cerdas, terampil, jujur, bersih dan sadar akan tanggungjawab sebagai Aparatur pemerintah, abdi negara dan pelayan masyarakat.

Kurikulum Latsar terdiri dari beberapa agenda utama: 

  • Sikap Perilaku Bela Negara: Wawasan kebangsaan, analisis isu kontemporer, dan kesiapsiagaan bela negara.
  • Nilai-Nilai Dasar ASN: Internalisasi dan aktualisasi nilai-nilai BerAKHLAK.
  • Kedudukan dan Peran ASN dalam NKRI: Manajemen ASN dan Smart ASN.
  • Aktualisasi: Pembuatan dan seminar rancangan serta laporan aktualisasi (penerapan solusi/inovasi di unit kerja masing-masing).

Penilaian dalam Latsar dilakukan secara komprehensif. Peserta akan dievaluasi dari berbagai aspek, antara lain: 

  • Sikap dan perilaku.
  • Penguasaan materi.
  • Aktualisasi atau habituasi di tempat kerja.
  • Kehadiran dan kedisiplinan. 

Peserta yang berhasil menyelesaikan seluruh tahapan dan dinyatakan lulus akan menerima Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan (STTPP) yang menjadi salah satu syarat utama untuk diangkat menjadi PNS penuh. 

‎Turut hadir Plt. Kepala BPSDM Provinsi Sulut Dr. Franky A. Tintingon, S.STP, M.Si, Inspektur Provinsi Sulut Dr. Jemmy Stani Kumendong, M.Si, Kepala Bappeda Provinsi Sulut Dr. Elvira Katuuk, ST., ME, Kepala BKPSDM Bolmong Utara Khristanto Nani, S.STP.,MH, jajaran BPSDM Provinsi Sulut serta para peserta Latsar CPNS 2026. *** GG

Artikel ini telah dibaca 1,032 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Vionita Kuerah : Perlindungan Perempuan dan Anak Merupakan Upaya Penegakan Hak Asasi Manusia

22 Juli 2026 - 12:59 WITA

Belum Terpenuhi Kuota, Sejumlah SMA dan SMK di Sulawesi Utara Kembali Buka Pendaftaran SPMB Hingga Akhir Agustus 2026

22 Juli 2026 - 10:13 WITA

Profesor Febian Manoppo: Makanan Yang Aman Melindungi Kita Dari Berbagai Penyakit

21 Juli 2026 - 23:53 WITA

Pansus Ranperda Perizinan Berusaha DPRD Sulut Target Dua Bulan Selesai

21 Juli 2026 - 22:10 WITA

Kadis Dikda Femmy Suluh Berterima Kasih Kepada Gubernur Yulius Selvanus Atas Motivasi Kepada Jajarannya dan Kepsek Untuk Memajukan Pendidikan

21 Juli 2026 - 19:14 WITA

Kawin Masal; Gubernur Sulut YSK Menjadi Saksi Pengantin Pria & Pengantin Perempuan Kepala BKKBN Provinsi Sulut

21 Juli 2026 - 16:47 WITA

Trending di Bolmut