Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Manado · 6 Mei 2025 07:55 WITA ·

Usulan Gaji Guru Agama Dialokasi Lewat APBN. Ini Kata Stella Runtuwene Wakil Ketua DPRD Sulut


Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

MANADO,Sulutnews.com – Menanggapi polemik yang dialami para guru khususnya Guru Agama, dimana pembayaran Gaji dan Tunjangan lain sering terlambat bahkan tertunda berbulan – bukan, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Stella Runtuwene, meminta agar pemerintah perlu dan sudah saatnya melakukan perubahan sistim pemberian gaji dan tunjangan khusus untuk guru agama yang saat ini melalui APBD, dialihkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menurutnya perbedaan sistim penggajian dan pemberian tunjangan terhadap guru agama yang saat ini dilakukan merupakan sumber dari masalah keterlambatan pembayaran dan sudah saatnya diubah agar para pahlawan pendidikan yang telah mengabdi untuk Bangsa dan Negara tidak lagi mengalami perlakuan yang tidak sepantasnya.

“Harusnya guru agama juga menerima gaji dari APBN, seperti guru madrasah yang berstatus ASN, mereka mendapatkan Tunjangan Profesi Guru (TPG) sebesar satu kali gaji pokok setiap bulan,dan itu mekanisme pembayaran yang paling tepat,” tegas Stella Senin (5/5/2025).

Sebagai koordinator Komisi IV bidang kesejahteraan sosial, pendidikan, dan kesehatan ini menjelaskan, sudah saatnya perbedaan mekanisme dalam pembayaran gaji dan tunjangan bagi guru agama yang berstatus ASN untuk Gaji dan Tunjangan Hari Raya dibayarkan melalui APBN.” Pembayaran gaji ke-13 dan Tunjangan Hari Raya (THR) menjadi tanggungjawab Pemerintah pusat,” ungkap Stela.

Politisi Partai Nasdem ini juga mengatakan alasan perubahan mekanisme pembayaran Gaji dan Tunjangan guru agama dengan alasan Guru Agama memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik melalui pendidikan agama, etika, dan moral. Oleh karena itu, mereka layak untuk dihargai dan mendapatkan hak sesuai ketentuan yang berlaku.“Mereka sudah bekerja dengan baik, terutama yang berstatus ASN, mereka sangat pantas untuk mendapatkan gaji dari APBN,” ungkap legislator yang selalu peduli dengan kepentingan masyarakat ini.

Komisi IV DPRD Sulut, menurut Runtuwene, juga berkomitmen untuk meminta kejelasan kepada Kementerian Pendidikan agar tidak terjadi salah tafsir terkait skema pembayaran gaji dan tunjangan guru agama.(Josh tinungki)

Artikel ini telah dibaca 1,278 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pertamina Regional Sulawesi Perluas Penyaluran Biosolar B50, Kini Tersedia di 590 SPBU di Enam Provinsi

22 Juli 2026 - 18:06 WITA

Akademisi Unsrat : Prof Grace Debbie Kandou Telah Memenuhi Seluruh Syarat Administrasi Pemilihan Rektor 2026–2030

22 Juli 2026 - 17:46 WITA

Tingkatkan Kesadaran Hukum Kodam XIII/Merdeka Gelar Penyuluhan “Prajurit TNI Prima Taat Hukum”

22 Juli 2026 - 17:37 WITA

Vionita Kuerah : Perlindungan Perempuan dan Anak Merupakan Upaya Penegakan Hak Asasi Manusia

22 Juli 2026 - 12:59 WITA

Belum Terpenuhi Kuota, Sejumlah SMA dan SMK di Sulawesi Utara Kembali Buka Pendaftaran SPMB Hingga Akhir Agustus 2026

22 Juli 2026 - 10:13 WITA

Profesor Febian Manoppo: Makanan Yang Aman Melindungi Kita Dari Berbagai Penyakit

21 Juli 2026 - 23:53 WITA

Trending di Health