Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bitung · 7 Mar 2026 20:22 WITA ·

Ustad Fardhan Ingatkan Pentingnya Ilmu untuk Hindari Pertikaian


Ustad Fardhan Ingatkan Pentingnya Ilmu untuk Hindari Pertikaian Perbesar

Bitung, Sulutnews.com — Tausiah sore menjelang waktu berbuka puasa kembali mewarnai kegiatan Ramadhan Fest 2026 di pusat Kota Bitung, Sabtu (07/03/2026).

Tausiah tersebut disampaikan oleh Ustad Fardhan Hidayah Hamzah di hadapan masyarakat yang memadati kawasan tersebut sambil menunggu waktu berbuka.

Dalam ceramahnya, Ustad Fardhan mengawali dengan mengajak jamaah untuk bersyukur kepada Allah SWT karena masih diberikan kesehatan dan kekuatan menjalankan ibadah puasa hingga hari ke-17 Ramadhan.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW yang menurutnya menjadi teladan bagi umat manusia dalam membawa ajaran Islam yang penuh kedamaian.

Pada kesempatan itu, Ustad Fardhan turut menyampaikan penghormatan kepada Wali Kota Bitung Hengki Honandar dan Wakil Wali Kota Randito Maringka, serta panitia yang terlibat dalam penyelenggaraan Ramadhan Fest 2026.

Dalam tausiah tersebut, ia mengutip firman Allah dalam Al-Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 30 yang menjelaskan tentang penciptaan manusia sebagai khalifah di muka bumi.

Menurutnya, ayat tersebut mengandung pesan penting tentang tanggung jawab manusia sebagai pemimpin di bumi.

Ia menjelaskan bahwa kekhawatiran malaikat tentang potensi pertumpahan darah di muka bumi terjadi karena manusia sering kali jauh dari ilmu dan pemahaman agama.

“Di muka bumi ini banyak terjadi pertikaian dan pertumpahan darah akibat ketidaktahuan manusia terhadap ilmu agama,” ujarnya.

Karena itu, lanjutnya, Allah SWT mengutus para nabi dan rasul sebagai pembimbing umat manusia agar keluar dari kebodohan menuju kehidupan yang lebih baik dengan berlandaskan ilmu dan ajaran agama.

Tausiah tersebut berlangsung di tengah aktivitas warga yang membeli takjil dan para pedagang di kawasan Ramadhan Fest, kemudian di tutup dengan zikir singkat menunggu adzan magrib.

(Tzr)

Artikel ini telah dibaca 1,685 kali

Baca Lainnya

Polres Bitung Peringati Hari Juang Polri 2026, Kapolres Bacakan Naskah Proklamasi Polisi

21 Agustus 2026 - 23:37 WITA

Srikandi Jaga Desa Sulut Gelar Rapat Pleno Program Kerja, Kajati Buka dan Beri Arahan

20 Agustus 2026 - 19:37 WITA

Investor Asal Makassar Kecewa, Usaha Pemotongan Kapal di Bitung Terkendala Regulasi

20 Agustus 2026 - 01:54 WITA

Bersama Jajaran, Sudarsono Hadiri Tasyakuran Hari Pengayoman ke-81

19 Agustus 2026 - 22:14 WITA

Ichal Rumochoy Antar SDN 1 Mundung Juara Umum Drum Band, SMPN 3 Tombatu Juara 2

19 Agustus 2026 - 09:53 WITA

Resiko El Nino, Polsek Lembeh Bangun Kesiapsiagaan Kebakaran Berbasis Kelurahan 

18 Agustus 2026 - 18:36 WITA

Trending di Bitung