Menu

Mode Gelap
Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu

NTT · 29 Nov 2025 07:40 WITA ·

Tidak Beradab, Kasatpol PP dan Anggota Satpol PP Rote Ndao Mengambil Alih Peran Bupati dan Sekda


Tidak Beradab, Kasatpol PP dan Anggota Satpol PP Rote Ndao Mengambil Alih Peran Bupati dan Sekda Perbesar

Rote Ndao,Sulutnews.com – Satpol PP Kabupaten Rote Ndao kembali menjadi sorotan publik terkait dengan sikap dan perilaku anggotanya yang dinilai tidak beradab dan tidak profesional. Keadaan ini semakin diperparah dengan adanya kejadian di lapangan di mana anggota Satpol PP seolah-olah telah mengambil alih peran bupati dan Sekda dalam berkomunikasi dengan masyarakat.

Dalam beberapa kesempatan, anggota Satpol PP terlihat berbicara dan memberikan arahan kepada masyarakat seolah mereka yang memiliki otoritas tertinggi, bahkan mengabaikan perintah dan keputusan resmi dari Bupati maupun Sekda. Tindakan ini menunjukkan kurangnya penghormatan terhadap struktur pemerintahan yang sah dan menimbulkan ketidaknyamanan serta ketidakpercayaan masyarakat terhadap institusi tersebut.

Perilaku seperti ini tidak hanya mencoreng citra Satpol PP sebagai aparat penegak perda yang seharusnya bersikap sopan dan beradab, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran akan hilangnya rasa hormat terhadap otoritas pemerintahan yang berlaku. Sikap anggota Satpol PP yang terlalu arogan dan tidak menghormati hierarchy ini berpotensi mengganggu stabilitas pemerintahan dan mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap pejabat publik.

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao perlu segera mengambil langkah tegas dan strategis untuk menertibkan perilaku anggota Satpol PP. Pembinaan disiplin dan peningkatan etika pelayanan harus menjadi prioritas utama agar mereka kembali menjalankan tugasnya dengan sikap yang sopan, beradab, dan sesuai dengan kode etik profesi.

Sebagai bagian dari upaya memperbaiki citra dan kinerja Satpol PP, perlu adanya pengawasan ketat dan evaluasi berkala terhadap perilaku anggota. Selain itu, penting juga untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi antara Satpol PP dengan pejabat pemerintahan lainnya agar tidak terjadi tumpang tindih peran dan tanggung jawab.

Kesimpulannya, sikap tidak beradab dan tindakan anggota Satpol PP yang seolah-olah menganggap diri mereka sebagai penguasa tertinggi harus dihentikan. Pemerintah dan seluruh elemen masyarakat perlu bersatu memastikan bahwa Satpol PP kembali menjalankan perannya secara profesional, sopan, dan sesuai dengan aturan yang berlaku demi menjaga stabilitas dan kepercayaan publik di Kabupaten Rote Ndao.

Reporter : Dance Henukh

Artikel ini telah dibaca 3,011 kali

Baca Lainnya

Profisiat Buat Bapak Paulus Henuk: Kerja Keras Berbuah Anggaran 89 Miliar untuk Pembangunan Jalan

5 Mei 2026 - 14:17 WITA

Puji Tuhan, Kabupaten Rote Ndao Mendapatkan Tambahan Revitalisasi Sekolah Baik SD Maupun SMP

5 Mei 2026 - 04:56 WITA

Tidak Bisa Kompromi Kejahatan, Jaksa yang Disegani: Viral Dituding “Nakal”, Bobi Bintang Diancam

4 Mei 2026 - 23:37 WITA

Murah Luar Biasa BRILink: Sekali Akses, Bisa Hingga 50 Kali dalam Sehari di Toko Qinara Seluler Rote

4 Mei 2026 - 11:34 WITA

Sudah Terbukti Korupsi, Malah Mencantumkan Nama Noven Verderikus Bulan Terseret Tuduhan dalam Pleidoi

4 Mei 2026 - 10:40 WITA

Sipora Enjelika Feoh: Penuh Pesona dan Percaya Diri, Busana Budaya Kas Rote Ndao yang Kekinian dan Mempersatukan

4 Mei 2026 - 08:05 WITA

Trending di Internasional