Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bitung · 3 Mei 2025 00:11 WITA ·

Tegas dan Terbuka Edi Kuhen  Klarifikasi Dugaan Napi Edarkan Narkoba Dari Dalam Lapas 


Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Bitung, Edi Kuhen Perbesar

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Bitung, Edi Kuhen

Bitung, Sulutnews.com –Menanggapi dugaan keterlibatan salah satu  warga binaan dalam pengendalian narkoba dari dalam Lapas, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Bitung, Edi Kuhen, menegaskan sikap terbuka dan siap bekerja sama dengan aparat penegak hukum.

Didampingi Kepala KPLP Jerry Djarang dan Kepala Urusan Umum, Berlin, Kalapas menegaskan komitmennya untuk transparan dan kooperatif terhadap proses hukum.

Hal ini dikatakan, usai  RM alias Ambi, diduga mengendalikan peredaran narkotika jenis sabu dari balik jeruji namun digagalkan oleh Satreskrim Polres Bitung.

Sebelumnya, Kapolres Bitung AKBP Albert Zai melalui Kasi Humas Iptu Abdul Natip Anggai mengungkapkan dalam konferensi pers bahwa pihaknya menggagalkan peredaran 44 paket sabu yang diduga dikendalikan dari dalam Lapas oleh RM, narapidana titipan asal Manado yang kini menjalani masa hukuman di Bitung.

“Kami tidak tinggal diam. Begitu mendapat informasi, malam itu juga kami langsung lakukan inspeksi mendadak. Kami bahkan memfasilitasi teman-teman dari Reskrim untuk melakukan pemeriksaan,” ujar Kuhen.

Ia juga menjelaskan bahwa RM merupakan narapidana residivis yang telah tiga kali menjalani hukuman, seluruhnya dalam kasus berbeda di Manado,

dan saat ini hanya dititipkan di Lapas Bitung. Ia juga mengungkap bahwa RM memiliki riwayat penyakit yang cukup serius.

“Beliau memiliki kelebihan sel darah putih yang biasa disebut kusta. Setiap kali menjalani pengobatan, kami selalu berkoordinasi dengan pihak Polres dan Babinsa untuk pengawalan bersama. Protokol kesehatan tetap kami utamakan,” tegas Edi.

Lebih lanjut, melalui momen ini ia  memperkenalkan sejumlah program pembinaan yang saat ini dijalankan di Lapas Bitung.

Di antaranya adalah kerja sama dengan Dinas Pertanian untuk program ketahanan pangan, serta program pendidikan keterampilan yang bertujuan meningkatkan peluang kerja bagi warga binaan setelah bebas.

“Kami ingin warga binaan punya masa depan. Sebagian besar kasus di sini memang didominasi oleh tindak pidana pencabulan dan penganiayaan, tetapi kami percaya rehabilitasi itu mungkin—dengan pembinaan yang manusiawi,” tutur Edi.

Kuhen juga menegaskan bahwa pihaknya terbuka untuk evaluasi, pemeriksaan, dan pembenahan berkelanjutan.

“Kami ini rumah sementara untuk orang-orang yang sedang menata ulang hidupnya. Kewajiban kami adalah memastikan mereka tetap hidup layak, sehat, dan punya harapan.” tandasnya. Jumat(02/05/25)

(Tzr)

 

Artikel ini telah dibaca 1,112 kali

Baca Lainnya

Peringati Hari Anak Nasional, Pertamina Hadirkan “Rumah Anak Pesisir” Sebagai Ruang Tumbuh Generasi Penjaga Laut di Kota Bitung

23 Juli 2026 - 18:50 WITA

Hengky Honandar Dampingi Gubernur Sulut Buka Batch 3 Pelatihan Vokasi Nasional di Bitung

23 Juli 2026 - 18:26 WITA

Wali Kota Bitung Hengky Honandar Hadiri Pencatatan Perkawinan Massal 2026 di Kantor Gubernur Sulut

22 Juli 2026 - 13:36 WITA

Kuota Diskon  Tersisa 4 Persen,  Calon Penumpang Kapal Laut dihimbau Segera Beli Tiket 

22 Juli 2026 - 13:11 WITA

Kapolres Bitung dan PT Pelindo Perkuat Sinergi Jaga Keamanan Kawasan Pelabuhan

22 Juli 2026 - 12:28 WITA

PT Pertamina Trans Kontinental Bersinergi Dengan Elemen Masyarakat Jaga Ekosistem Laut Melalui Aksi Bersih Pantai Tangkoko

20 Juli 2026 - 22:36 WITA

Trending di Bitung