Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bitung · 17 Agu 2026 19:47 WITA ·

Ongkos Kirim Bantuan ke NTT Digratiskan, Masyarakat Bitung Bisa Manfaatkan Layanan Ini


Ongkos Kirim Bantuan ke NTT Digratiskan, Masyarakat Bitung Bisa Manfaatkan Layanan Ini Perbesar

BITUNG — Masyarakat yang ingin mengirim bantuan untuk korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) kini tidak perlu memikirkan biaya angkutan laut.

Pelni  membuka layanan pengiriman gratis bantuan kemanusiaan melalui kapal-kapal PELNI yang melayani berbagai daerah di Indonesia.

Fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat, komunitas, lembaga maupun instansi yang ingin menyalurkan bantuan ke wilayah terdampak gempa NTT.

Bagi masyarakat di Sulawesi Utara, termasuk Kota Bitung, layanan ini dapat dimanfaatkan melalui kantor Cabang PELNI Bitung dengan terlebih dahulu melakukan koordinasi terkait mekanisme, jadwal kapal dan tujuan pengiriman.

Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut sekaligus Ketua Tim Posko Bantuan PELNI untuk NTT, Hana Suhardi, mengatakan fasilitas tersebut merupakan bentuk kontribusi PELNI dalam membantu masyarakat terdampak gempa.

“PELNI membuka akses pengiriman bantuan secara gratis agar bantuan dapat disalurkan dengan lebih mudah.

Kami siap memanfaatkan jaringan pelayaran PELNI untuk membantu mempercepat distribusi logistik kemanusiaan ke wilayah terdampak,” ujar Hana.

Hana menjelaskan, pengiriman bantuan akan mengikuti trayek dan jadwal reguler kapal PELNI. Pengiriman awal dijadwalkan menggunakan KM Tidar yang berangkat dari Surabaya pada Minggu (16/8) pukul 22.00 WIB.

Selanjutnya, bantuan akan diangkut menggunakan kapal PELNI lainnya sesuai rute dan jadwal keberangkatan masing-masing kapal.

“Kami mengajak lembaga, komunitas, atau instansi untuk bersama-sama membantu saudara kita di NTT. Semoga fasilitas ini dapat memperlancar penyaluran bantuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang terdampak gempa,” kata Hana.

Dukungan terhadap program kemanusiaan tersebut juga dapat dimanfaatkan masyarakat di wilayah Sulawesi Utara melalui kantor cabang PELNI, termasuk Cabang Bitung.

Kepala Cabang PELNI Bitung, Nurul Azhar, dapat menegaskan bahwa jaringan pelayaran PELNI di daerah memiliki peran penting dalam membantu masyarakat menyalurkan bantuan kemanusiaan.

“Kami di Cabang PELNI Bitung siap mendukung program pengiriman bantuan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak gempa di NTT. Masyarakat,

komunitas maupun lembaga yang ingin menyalurkan bantuan dapat berkoordinasi dengan kantor PELNI untuk mendapatkan informasi mengenai mekanisme dan jadwal pengiriman.” Tegas Azhar

Menurutnya, fasilitas pembebasan biaya angkutan tersebut diharapkan dapat mendorong semakin banyak pihak untuk ikut mengambil bagian dalam aksi kemanusiaan.

“Ini bukan sekadar soal pengiriman barang, tetapi bagaimana jaringan pelayaran yang dimiliki PELNI bisa menjadi bagian dari upaya bersama membantu saudara-saudara kita yang sedang menghadapi bencana.” Jelasnya

Nurul juga mengingatkan masyarakat agar bantuan yang dikirim benar-benar merupakan barang kebutuhan kemanusiaan dan dikemas sesuai ketentuan keselamatan pelayaran.

“Kami mengimbau masyarakat memastikan bantuan dikemas dengan baik, mencantumkan daftar barang atau packing list, serta melengkapi surat pengantar dari lembaga, komunitas atau instansi. Hal ini penting agar proses penerimaan dan pengangkutan bantuan dapat berjalan tertib dan aman.” imbuhnya

Ia menambahkan, koordinasi sejak awal diperlukan agar pengirim mendapatkan informasi yang jelas mengenai tujuan, jadwal kapal dan ketentuan barang yang dapat diangkut.

“Kami ingin bantuan yang dikirim dari Bitung maupun daerah lainnya bisa sampai kepada masyarakat yang membutuhkan dengan aman dan tepat sasaran. Karena itu, koordinasi menjadi bagian penting dari proses pengiriman.” Tambahnya

Dalam pelaksanaannya, Pelni  menetapkan sejumlah ketentuan bagi masyarakat atau lembaga yang ingin memanfaatkan fasilitas pengiriman gratis tersebut.

Biaya pengangkutan bantuan kemanusiaan dibebaskan atau tidak dikenakan biaya kepada pengirim.

Pengiriman dilakukan mengikuti trayek dan pelabuhan yang dilalui kapal PELNI, dengan tujuan akhir menyesuaikan rute kapal.

Pengirim juga wajib melampirkan surat pengantar resmi dari lembaga, komunitas atau instansi serta daftar barang atau packing list yang mencantumkan jenis dan jumlah bantuan.

Bantuan harus dikemas secara baik dan rapat menggunakan kardus, karung atau peti yang kuat sesuai jenis barang. Untuk barang mudah pecah, pengirim wajib memberikan penandaan seperti “FRAGILE” atau keterangan penanganan lainnya.

Adapun barang yang tidak dapat dikirim antara lain bahan mudah meledak atau mudah terbakar, cairan atau bahan berbahaya, bahan kimia beracun, barang yang dilarang berdasarkan peraturan perundang-undangan serta barang yang dapat membahayakan keselamatan pelayaran, awak kapal, penumpang maupun muatan lainnya.

Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai program bantuan dan jadwal kapal dapat menghubungi kantor cabang PELNI terdekat, Contact Center PELNI di 021-162 atau WhatsApp resmi PELNI di 0811-1621-162.

Dengan dibebaskannya biaya angkutan, masyarakat yang selama ini terkendala ongkos distribusi kini memiliki alternatif untuk menyalurkan bantuan melalui jalur laut menuju wilayah NTT sesuai trayek kapal PELNI.

Dari Bitung, bantuan pun dapat dikonsolidasikan dan dikirim mengikuti jaringan pelayaran PELNI yang menghubungkan berbagai wilayah Indonesia.

(Tzr)

Artikel ini telah dibaca 931 kali

Baca Lainnya

Peringati HUT RI Ke-81, Bapelkum Bitung Perkuat Tekad Kerja Nyata dan Integritas

17 Agustus 2026 - 23:11 WITA

“Negara Hadir Untuk Rakyat”, Presiden RI Resmikan 3.395 Jembatan TNI-Polri dan 3.000 Titik Air Bersih TNI AD Serentak di seluruh Wilayah Indonesia, Kodim 1310/Bitung Ikuti Vicon Jembatan di Tiga Lokasi

14 Agustus 2026 - 22:17 WITA

Negara hadir untuk rakyat

AKBP Arie Sulistyo Nugroho Terima Treasury Award KPPN

13 Agustus 2026 - 12:18 WITA

AKBP Arie Sulistyo Nugroho

Edukasi Hukum Masuk Kampus, Universitas Klabat Siapkan Kolaborasi

13 Agustus 2026 - 11:48 WITA

Bapelkum Bitung bersama akademisi Universitas Klabat membahas program edukasi hukum Go to Campus

Rapat Koordinasi Perkuat Pencegahan TPPO dan TPPM di Wilayah Perbatasan

12 Agustus 2026 - 22:25 WITA

Bersama FKDM, Wartawan Bitung Meriahkan HUT RI ke-81

12 Agustus 2026 - 19:16 WITA

Trending di Bitung