Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 29 Nov 2025 22:23 WITA ·

Tangani Banjir dan Longsor Aceh, Kementerian PU Intensifkan Normalisasi Saluran dan Evakuasi Warga


Tangani Banjir dan Longsor Aceh, Kementerian PU Intensifkan Normalisasi Saluran dan Evakuasi Warga Perbesar

Jakarta, 29 November 2025 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat melakukan penanganan darurat pascabencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah Aceh. Melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I, Kementerian PU mengintensifkan upaya normalisasi saluran air serta membantu proses evakuasi warga terdampak, Jumat (28/11/2025).

Tim Satgas BWS Sumatera I telah mengerahkan
sejumlah alat berat dan personel untuk memastikan aliran air tetap terkendali.
Salah satu fokus utama penanganan adalah pembersihan dan normalisasi saluran
pembuangan sepanjang 250 meter yang melintasi Desa Gelanggang Baro, Desa Merbo
Lama, dan Desa Merbo Jurong di Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara.

Selain normalisasi, BWS Sumatera I juga
melakukan pembukaan pintu pasang surut. Tindakan ini dilakukan guna mempercepat pengaliran air
genangan menuju pembuangan akhir.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa
instruksi gerak cepat telah diberikan kepada seluruh jajaran teknis segera
setelah laporan bencana diterima. Menteri Dody menekankan pentingnya respons
cepat dalam situasi darurat bencana hidrometeorologi ini.

“Kami memastikan seluruh jajaran teknis
bergerak cepat. Prioritas kami adalah menjaga konektivitas, mengamankan lokasi
terdampak, dan memastikan keselamatan warga,” kata Menteri Dody.

Tim Tanggap Darurat di lapangan turut
berjibaku membantu proses evakuasi warga ke posko pengungsian dan Puskesmas.
Posko Satgas Bencana BWS Sumatera I juga melakukan pemantauan intensif setiap
hari terhadap seluruh infrastruktur terdampak untuk memastikan kondisinya tetap
aman, sembari berkoordinasi ketat dengan BPBD setempat.

Dukungan penanganan infrastruktur juga
diperkuat oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh. Sebanyak 31unit
alat berat telah dimobilisasi ke sejumlah lokasi terdampak. Fokus utama BPJN
Aceh adalah pembersihan material longsoran, normalisasi saluran drainase jalan,
serta penanganan titik rawan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas
logistik dan mobilitas warga.

Kementerian PU memastikan upaya penanganan
banjir dan tanah longsor ini akan terus diperkuat. Langkah tindak lanjut
meliputi penambahan alat berat sesuai kebutuhan, pemantauan infrastruktur
sumber daya air secara berkelanjutan, serta koordinasi intensif dengan
Pemerintah Aceh, BNPB, dan instansi terkait. Hal ini dilakukan demi memastikan
penanganan banjir dan longsor di Aceh berjalan cepat, efektif, dan mengutamakan
keselamatan masyarakat.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja,
Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo
Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 950 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Melayani Sepenuh Hati, IPCC Dukung Pengiriman Bantuan Kemanusiaan PMI ke Nusa Tenggara Timur

24 Agustus 2026 - 17:11 WITA

Saham Alibaba Anjlok 10%, Investor Soroti Aksi Penggalangan Dana US$10,2 Miliar untuk AI

24 Agustus 2026 - 16:23 WITA

Grand Indonesia – PURANA 17 “Renjana Perca” Ditutup Anggun dengan Peluncuran PURANA KIDS SS27: Hadirkan Perpaduan Motif Purana x Afganial dan Regal Bloom

24 Agustus 2026 - 14:13 WITA

OSL Indonesia Rayakan Grand Launch di Bali, Hadirkan Semangat Baru untuk Ekosistem Keuangan Digital Indonesia

24 Agustus 2026 - 13:21 WITA

PT Pelindo Sinergi Lokaseva Dukung Resiliensi Pelabuhan ASEAN

24 Agustus 2026 - 13:04 WITA

Dr. Dhiraj Kelly Sawlani, CTA, WPA, dan NS Trade Siapkan Program Permodalan bagi 200 Trader Berpengalaman

24 Agustus 2026 - 11:58 WITA

Trending di Bisnis