Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Entertainment · 20 Jun 2026 13:05 WITA ·

Tambak Garam Rote Ndao Kebohongan yang Tak Bisa Lagi Disembunyikan


Tambak Garam Rote Ndao Kebohongan yang Tak Bisa Lagi Disembunyikan Perbesar

Reporter : Dance Henukh

Sulutnews.com . Rote Ndao, 19 Juni 2026 — Proyek ini bukan sekadar gagal. Ia adalah luka yang menganga di tubuh Rote Ndao. Di Rapat Dengar Pendapat Umum ini, semua kedok tercabik habis: yang disebut pembangunan ternyata perusakan terencana. Sudah saatnya semua pihak sadar — kesalahan ini tidak bisa dihapus dengan kata maaf.

Fakta Pahit yang Menuntut Kesadaran

Tanah leluhur tidak sekadar diambil, tapi dirampok dengan harga yang memalukan. Alam pesisir tidak sekadar rusak, tapi dibunuh: air payau bercampur asin tak terkendali, ikan pergi selamanya, ladang bercokol menjadi lumpur mati. Warga tidak sekadar tidak dilibatkan, tapi dianggap penghalang. Aturan hukum tidak sekadar diabaikan, tapi dijadikan mainan. Semua ini bukan kebetulan — ini pola yang jelas.

Peringatan Keras

“Sampai kapan mau buta? Proyek ini menjerumuskan. Kalau tidak sadar sekarang, kerusakan ini akan menjadi warisan abadi bagi anak cucu Rote Ndao. Kami tidak lagi bicara soal perbaikan, tapi soal berhenti merusak. Siapa pun yang terlibat, tahu atau tidak, kini berdiri di persimpangan: bertobat dan bertanggung jawab, atau menanggung hukuman sejarah.” — tegas anggota DPRD dengan nada menggetarkan.

Kesimpulan: Kesadaran Adalah Syarat Utama

Pembangunan yang buta terhadap hak rakyat dan nyawa alam adalah pembunuhan masa depan. Tambak garam ini harus menjadi cermin: sadar atau hancur. Tidak ada jalan tengah. Rakyat Rote Ndao sudah sadar — tinggal menunggu pihak pelaksana dan pengambil keputusan sadar juga, sebelum semuanya terlambat.

Artikel ini telah dibaca 1,293 kali

Baca Lainnya

Keakraban Bupati Rote Ndao Bersama Menko Pangan Zulkifli Hasan dan Gubernur NTT Warnai Panen Garam Nasional

30 Juli 2026 - 16:41 WITA

Indonesia Punya Garis Pantai Terpanjang Kedua di Dunia, Menko Pangan: Saatnya Akhiri Ketergantungan Impor Garam dari Rote Ndao

30 Juli 2026 - 15:59 WITA

Mayoritas Warga dan Pemerintah Desa Keoen Mendukung Pembangunan Jalan, Tiga Orang Pemilik Lahan Melayangkan Somasi ?

30 Juli 2026 - 01:05 WITA

Bongkar Kebohongan PT Waskita Proyek Rehabilitasi Irigasi Di Rote Ndao, Pekerja Mengaku Hanya Plester Tambal Sulam

28 Juli 2026 - 05:45 WITA

Bupati Paulus Henuk Rapat Persiapan Peningkatan Kompetensi Pendidik dan Bahas Pengisian Jabatan Kosong

28 Juli 2026 - 03:58 WITA

Fecky Boelan , Wakil Rakyat yang Berani Pilih Berdiri Bersama yang Membutuhkan

28 Juli 2026 - 03:41 WITA

Trending di Internasional