Bitung, Sulutnews.com – Setelah sempat bentrok oleh dua aksi massa, pada Sabtu(25/11/23) siang, akhirnya muncul kesepakatan damai yang kemudian langsung dilanjutkan dengan doa bersama.
Kesepakatan damai ini, berjalan sejuk dan tenang serta di hadiri oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, Wali Kota dan Wakil Wali Kota serta jajaran dan forkopimda Kota Bitung. Dandim 1310/Bitung, Kapolres Bitung. Danlantamal, Danrem. Forkopimda Provinsi Sulawesi Utara. FKUB Kota Bitung, BKSUA Kota Bitung. Masyarakat Adat Minahasa. Barisan Solidaritas Muslim(BSM) Kota Bitung.
Kesepakatan damai ini berlangsung di Gedung Olahraga(GOR) Manembo-nembo, Kota Bitung, Sabtu 25 November 2023, pukul 00:00Wita, yang diawali dengan pembacaan berita acara kesepakatan damai secara bersama sama oleh seluruh yang hadir, kemudian dilanjutkan penandatanganan dan disaksikan oleh Forkopimda Provinsi Sulawesi Utara.
Ada tiga point yang menjadi isi dari berita acara kesepakatan damai tersebut, sebagai berikut,
1. Kota Bitung dalam keadaan aman dan damai.
2. Menangkal berita hoax dan berita berita yang memprovokasi.
3. Masyarakat adat Minahasa dan BSM bersatu padu dan menyatakan tidak ada konflik lagi serta mengedepankan kedamaian dia atas segala – galanya.
Dikesempatan ini, Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir memberi support atas terlaksananya kesepakatan damai ini.
” Atas nama pemerintah kota bitung, kami menyampaikan banyak terima kasih kepada Danlantamal, danrem, forkopimda provinsi, polda sulut, forkopimda kota bitung, serta fkub kota bitung, bksua kota bitung, ormas adat maupun pihak bsm, sudah bersepakat untuk melakukan perdamaian di tempat ini, dan kiranya kepada kita semua akan kembali ke rumah masing masing, tuhan akan menyertai kita, dan cinta kasih akan mengalir terus di dalam hidup dan kehidupan kita. Demikian, terima kasih banyak, wassalamualaikum warahmatullahi wabarakaatu, Syalom, Om Swastiastu, Namo Buddhaya, Salam Kebajikan. ”
(Tzr)





