Bitung, Sulutnews.com – Seorang pria meninggal dunia di tempat kejadian setelah terlindas alat berat jenis Grader di jalan 46, Kelurahan Paceda, Kecamatan Madidir, Kota Bitung.
pada Jumat(01/12/23).
AKP Riyan Wahyuningtiyas, Kasat Lantas Polres Bitung mengatakan pihaknya tengah menyelidiki lebih lanjut atas peristiwa ini.
” Kami masih sementara cek, apakah ini lakalantas atau kecelakaan kerja.” Katanya.
Lebih lanjut ia mengungkapkan kronologi singkat atas peristiwa tersebut bermula ketika truk hino DB 8047 QR dari Maumbi mengangkut alat berat jenis grader ini dan kemudian diturunkan di lokasi.
Setelah diturunkan dan berada di posisi masing masing, tiba tiba grader berjalan turun dan menabrak sisi kiri truk yang berada di sisi kiri jalan.
Disaat bersamaan, korban yang masih di dalam truk kemudian melompat, namun tertabrak oleh grader.
Sejumlah saksi mata di lokasi kejadian menerangkan bahwa peristiwa itu terjadi secara tiba tiba. Sedangkan kondisi operator setelah lompat dari alat berat mengalami patah kaki, dan belum bisa dimintai keterangan oleh pihak kepolisian karena dalam kondisi kritis.
Namun, Informasi terakhir disimpulkan bahwa peristiwa tersebut adalah kecelakaan kerja.
Diketahui, dalam satu bulan terakhir ini telah terjadi empat kasus lakalantas yang berakibat tragis.
Sebelumnya dialami oleh tiga siswa sekolah lanjutan pertama atas peristiwa lakalantas yang terjadi di pulau Lembeh.
Ketiganya meninggal dunia setelah sepeda motor yang ditumpangi hilang kendali saat melintas jalan potong di Kelurahan Pintukota, Kecamatan Lembeh Utara.
Untuk itu, Kasat Lantas Polres Bitung, AKP Riyan Wahyuningtiyas menekankan kepada pengendara roda dua dan roda empat untuk lebih berhati hati.
” ini sudah beberapa kali terjadi lakalantas . Disini kami menghimbau terutama kepada orang tua agar secara sadar untuk melarang anak anaknya mengendarai kendaraan.” Hal ini dimaksudkan guna menghindari terjadinya hal yang tidak diinginkan.
(Tzr)





