Menu

Mode Gelap
Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu

Hukrim · 29 Feb 2024 20:03 WITA ·

Salah Satu Angota Polsek  Berhasil Mencegah Adanya Penimbunan BBM Di Pertamina di Rote Ndao


Foto Ilustrasi Perbesar

Foto Ilustrasi

Rote Ndao,Sulutnews.com – Diduga terjadi Pencurian penimbunan BBM di salah satu Pertamina di Rote Ndao berhasil di cegah oleh salah satu anggota Polisi pencegahan pencurian penimbunan bahan bakar minyak (BBM) oleh anggota Polsek yang terjadi di Pertamina Sanggoen pada tanggal 13 Februari 2024.

Peristiwa tersebut terjadi pada jam 9 malam ketika petugas Pertamina BD bersama temannya S melakukan Penimbunan pencurian minyak. Ketika itu, hadir pula salah satu anggota Kepolisian dari Polsek  langsung mencegah kejadian tersebut.

Pencegahan yang di lakukan oleh anggota Polisi  yang berhasil mendapatkan minyak sebanyak 1 tangki di tangan pelaku bernama BD bersama dengan satu temannya, S Namun, hingga saat ini, belum ada perkembangan lebih lanjut mengenai kasus tersebut.

Menurut saksi mata dengan inisial CS, dalam penangkapan pencegahan tersebut, polisi dari Polsek sempat mengambil video atau shooting. Namun, hingga saat ini, video tersebut tidak dapat ditemukan dan telah terhapus.”Jelas CS

Anggota kepolisian, Polsek di Rote Ndao yang dikonfirmasi media ini melalui aplikasi Whatsapp pada tanggal 29 Februari 2024, mengaku bahwa dirinya berada di lokasi kejadian dan mengetahui secara jelas tentang peristiwa pencurian penimbunan BBM tersebut.

Waktu itu, anggota Polisi sedang berjaga di salah satu  TPS, tetapi setelah pulang mandi, ia menerima telepon dari AM yang menginformasikan bahwa ada transaksi yang mencurigakan di Pertamina. Sanggaoen.langsung memasuki lokasi dan mengkonfirmasi hal tersebut dengan pihak yang bertanggung jawab di Pertamina. Namun, setelah itu, anggota Polisi tersebut kembali buru-buru ke TPS karena bertugas hingga tanggal 14 Februari 2024.

Anggota polisi juga mengakui bahwa pada malam itu, dirinya bersama AM, AM dan RN melakukan konfirmasi terkait kesalahan pengisian BBM yang dilakukan oleh pelaku. Menurut anggota polisi, mereka hanya mengira BBM tersebut salah isi, dan bukan hasil pencurian.

Anggota polisi juga menjelaskan bahwa setelah ada penjelasan dari pihak yang bertanggung jawab di Pertamina, dirinya pulang untuk menjaga TPS. Namun, karena dirinya tidak ada di lokasi pada tanggal 14 hingga 15 Februari 2024 malam, ia belum sempat melakukan konfirmasi lebih lanjut.

Anggota polisi  juga menegaskan bahwa dirinya datang ke lokasi setelah mendapatkan pengaduan dari masyarakat. Ketika ia tiba di Pertamina, ia langsung memerintahkan para pelaku untuk menghentikan aksinya, dan meminta kepada semua pihak yang ada di lokasi untuk tidak membiarkan para pelaku membawa keluar hasil curian tersebut.

Hingga saat ini, pihak kepolisian dan Pertamina Sanggoen masih terus melakukan penyelidikan terkait kasus ini.

Reporter : Dance Henukh

Artikel ini telah dibaca 1,022 kali

Baca Lainnya

Kebenaran Terungkap: Mus Frans Mandato Bebas Murni, Kebohongan PT Bo’a Development Terbongkar

22 April 2026 - 16:17 WITA

Tumbuh Bersama, Memberi Makna bagi Sesama

21 April 2026 - 07:13 WITA

Albert Kuhon Turun Tangan Siap Bela Panitia SC Konferensi PWI Sulut yang Dilaporkan ke Polisi

16 April 2026 - 14:52 WITA

Tidak Memberikan Toleransi Polda Sulut Proses Hukum Oknum Anggota Polri Terkait Dugaan Kekerasan Seksual

15 April 2026 - 15:33 WITA

Polda Sulut Proses Hukum Oknum Anggota Polri Terkait Dugaan Kekerasan Seksual

15 April 2026 - 15:29 WITA

Tegaskan Sinergitas Penegakan Hukum, Wakapolres Tana Toraja Hadiri Pemusnahan Barang Bukti Inkrah

15 April 2026 - 14:34 WITA

Trending di Kepolisian