Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Kotamobagu · 16 Jun 2025 22:04 WITA ·

RSB Kembali Difitnah Kelolah PETI dan Dibackup Oknum TNI


RSB Kembali Difitnah Kelolah PETI dan Dibackup Oknum TNI Perbesar

KOTAMOBAGU — Nama Revan Sahputra Bangsawan (RSB) akhir – akhir ini terus diberitakan di sejumlah media daring.  Namanya terus  diberitakan dalam aktivitas Pertambanhan Emas Tanpa Izin (PETI) yang ada di Bolaang Mongondow Raya (BMR).

Padahal, RSB sendiri sudah beberapa kali membantah atas tudingan tersebut. Kali ini Ia kembali difitnah lewat pemberitaan. Katanya melakukan aktivitas PETI dan di-backup oleh oknum TNI.

“Itu tidak benar. Apa yang diberitakan di media itu sebagai bentuk fitnah,” tegas RSB.

Di BMR sendiri memang lagi marak penambangan liar, dan nama RSB selalu dikait kaitkan dengan aktivitas tersebut.

“Saya tidak pernah terlibat aktivitas tambang ilegal seperti yang diberitakan. Hal tersebut tidak benar dan sangat merugikan nama baik saya,” tegasnya.

RSB menyayangkan sikap media yang langsung menyebut namanya tanpa proses konfirmasi atau klarifikasi. Ia menilai pemberitaan tersebut tidak memiliki dasar dan tidak sesuai dengan etika jurnalistik.

Pria yang dekat dengan para petani ini mengaku, justru siap untuk membantu para penambang dengan memfasilitasi untuk membentuk koperasi penambang agar masyarakat bisa bekerja secara sah dan profesional. Salah satunya mendorong untuk mengusulkan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) seperti program Gubernur Sulut Yulius Selvanus Komaling.

“Saya siap akan bantu agar aktivitas mereka memiliki legalitas,” ujar RSB.

Buyung Pontoh salah satu petani mengatakan, selama ini tidak pernah melihat keterlibatan RSB dalam aktivitas PETI. Ia mengaku, RSB justru banyak membantu kegiatan para petani. Salah satunya jalan perkebunan.

“Pak Revan justru banyak membantu petani. Tapi kalau melakukan aktivitas pertambangan, itu tidak benar,” kata Buyung.

Senada juga dikatakan Robi Dayo warga Kotamobagu. Ia mengaku kaget nama RSB diberitakan, dan dituding terlibat PETI.

Menurut Robi, apa yang diberitakan itu sebagai bemtuk fitna.

“Apa yang diberitakan itu fitnah,” kata Robi.

Ia menantang media yang bersangkutan untuk membuktikan tuduhannya langsung di lapangan.

“Silakan di cek ke lapangan, di mana lokasi yang di tuduhkan itu. Coba tunjukkan. Kalau memang benar beliau terlibat, tidak mungkin saya berani bicara seperti ini,” ucap Robi.

Ia juga menyayangkan pemberitaan yang terus-menerus mengarah padanya seolah menjadi pihak yang paling bertanggung jawab atas aktivitas PETI di BMR.

Menurutnya, tudingan itu seperti di buat-buat dan sengaja menyudutkan dirinya.

“Heran saya, kenapa tidak habis-habis media menyebut nama beliau. Padahal kalau mau jujur, justru RSB ini yang siap membantu para penambang tradisional untuk membentuk koperasi,” katanya.

Ia menilai pemberitaan tersebut sangat tendensius dan bisa menimbulkan fitnah yang meluas di tengah masyarakat, ujarnya.***

Artikel ini telah dibaca 1,334 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dinas Pendidikan Kotamobagu dan Sejumlah Kepsek SMP Negeri Lakukan Studi Tiru di SMP Negeri 1 Manado

23 Juli 2026 - 23:02 WITA

Asisten Satu Pemkot Sampaikan Amanat Penuh dalam Bahasa Mongondow

23 Juli 2026 - 21:26 WITA

HUT ke 18, Angelia Wenas Ajak Masyarakat Bangun Kebersamaan Untuk Boltim Yang Lebih Baik

23 Juli 2026 - 21:25 WITA

Pertamina Regional Sulawesi Perluas Penyaluran Biosolar B50, Kini Tersedia di 590 SPBU di Enam Provinsi

22 Juli 2026 - 18:06 WITA

Vionita Kuerah : Perlindungan Perempuan dan Anak Merupakan Upaya Penegakan Hak Asasi Manusia

22 Juli 2026 - 12:59 WITA

Pansus Ranperda Perizinan Berusaha DPRD Sulut Target Dua Bulan Selesai

21 Juli 2026 - 22:10 WITA

Trending di Advetorial