Rote Ndao,Sulutnews.com – Kabupaten Rote Ndao diselimuti duka mendalam. Pagi Minggu, 22 Juni 2025, pukul enam pagi, sebuah kabar pilu datang mengabarkan kepergian Salem Manuain, wartawan yang namanya begitu lekat dengan sejarah jurnalistik di Rote Ndao. Sosok yang dikenal ramah dan murah senyum itu telah berpulang ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa setelah berjuang melawan penyakit stroke dan komplikasi kesehatan lainnya selama kurang lebih tiga hingga empat bulan.

Rumah duka dipenuhi kesedihan. Tangis keluarga dan kerabat mengiringi kepergian sosok yang begitu dicintai. Bayangan wajah almarhum yang selalu ceria, penuh semangat, dan siap berbagi cerita, kini hanya tinggal kenangan. Namun, kenangan itu begitu kuat, terukir indah dalam hati setiap orang yang pernah mengenal Salem Manuain.
Jenazah almarhum disemayamkan dan akan dimakamkan pada hari yang sama, Minggu, 22 Juni 2025, pukul tiga sore, setelah sholat ashar. Upacara pemakaman akan menjadi momen perpisahan terakhir, sekaligus penghormatan terakhir bagi seorang jurnalis yang telah mengabdikan hidupnya untuk menyampaikan kebenaran melalui tulisan-tulisannya.
Selama bertahun-tahun berkiprah di dunia jurnalistik, Salem Manuain dikenal sebagai sosok yang teguh memegang prinsip. Dedikasi dan integritasnya tak perlu diragukan lagi. Setiap laporan yang ia tulis selalu mengedepankan akurasi dan kebenaran, mencerminkan komitmennya pada profesi yang ia geluti. Ia bukan hanya seorang wartawan, tetapi juga seorang pencerita yang mampu menyampaikan informasi dengan lugas dan mudah dipahami.
Kepergiannya meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga, rekan-rekan sejawat, dan seluruh masyarakat Rote Ndao. Ia meninggalkan seorang istri dan beberapa anak yang kini harus melanjutkan hidup tanpa kehadiran sosok ayah dan suami yang begitu mereka cintai. Semoga Tuhan Yang Mahakuasa memberikan kekuatan dan ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan untuk melewati masa-masa sulit ini.
Selamat jalan, Pak Salem. Karya-karya dan dedikasi Anda akan selalu dikenang, dan semangat juang Anda akan terus menginspirasi generasi jurnalis selanjutnya di Rote Ndao. Nama Anda akan selalu terukir dalam sejarah jurnalistik daerah ini.
Reporter: Dance Henukh






