Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Hukrim · 17 Mar 2026 03:15 WITA ·

Penipuan Uang dengan Modus Menggadekan Motor, Fanus Koanak Mengaku Sudah Menjualnya Akibat Kalah Judi


Penipuan Uang dengan Modus Menggadekan Motor, Fanus Koanak Mengaku Sudah Menjualnya Akibat Kalah Judi Perbesar

Reporter : Dance Henukh

Rote Ndao, sulutnews.com – 16 Maret 2026 – Seorang oknum bernama Fanus Koanak dari Desa Tesabela, Kabupaten Kupang, mengakui telah melakukan penipuan dengan cara menggadekan motor kepada warga setempat. Setelah berhasil mendapatkan uang dari masyarakat, Fanus Koanak kabur ke Kabupaten Rote Ndao dengan membawa motor tersebut dan menjualnya seharga tujuh juta rupiah (Rp7.000.000) akibat terlibat dan kalah dalam permainan judi.

Dilansir, setelah tiba di Kabupaten Rote Ndao, Fanus Koanak mengaku terlibat dalam dua jenis permainan judi yaitu Kuru Kuru dan judi kartu. Akibat kondisi yang tidak menguntungkan dalam perjudian tersebut, ia memutuskan untuk menjual motor yang sebelumnya telah digadekan dari warga Desa Tesabela kepada seorang warga Desa Kuli Aisele, Kabupaten Rote Ndao.

Masyarakat Desa Tesabela, terutama dari Dusun Batubao yang menjadi korban penipuan, saat ini tengah melakukan upaya untuk mencari jejak Fanus Koanak dan berniat untuk melaporkan kasus ini kepada pihak kepolisian terkait, baik ke Polres Bau-Bau maupun Polres Rote Ndao.

Ketika dimintai konfirmasi melalui telepon genggam oleh teman yang dihubungi media ini,Senin 16 Maret 2026 Fanus Koanak mengaku bersalah dan mengucapkan permintaan maaf. “Saya minta maaf karena motor sudah saya jual kepada warga desa Kuli Aisele dalam permainan judi di Kabupaten Rote Ndao. Sekali lagi saya minta maaf, saya mengaku hilaf dan salah,” ucapnya. Namun, secara tidak konsisten, ia juga menyatakan seolah-olah tidak pernah melakukan tindakan menggadekan motor milik orang lain kepada warga Desa Tesabela.

Artikel ini telah dibaca 1,041 kali

Baca Lainnya

DIDUGA HILDA SIKONE KEPALA BRI CABANG ROTE NDAO ANCAM NASABAH YANG TERLAMBAT BAYAR ANGSURAN

23 Agustus 2026 - 11:25 WITA

Beni Mulik Yang Minta Media Tulis Tambah Resmi Ditahan, Penyidik Polres Rote Ndao Serahkan Tersangka dan Barang Bukti ke Kejaksaan

21 Agustus 2026 - 20:18 WITA

Curi Rp33 Juta di BRILink Kendari, T.B. Akui 33 TKP Pencurian Sejak 2019

21 Agustus 2026 - 19:55 WITA

21 Agustus 2026 - 19:52 WITA

Kasus Pembunuhan Di Rote Ndao Masuk Dalam Tahap Dua Tersangka Yusuf Adu Di Serahkan Ke Kejaksaan

20 Agustus 2026 - 16:37 WITA

MBG DIPERCEPAT DI NTT, MENKO PANGAN TURUN LANGSUNG KE SIKKA: “JANGAN DIKURANG-KURANGI MENUNYA!”

20 Agustus 2026 - 12:00 WITA

Trending di Internasional