Menu

Mode Gelap
Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix

Bisnis · 30 Apr 2026 23:54 WITA ·

Robot Humanoid Unitree: Dari Otomasi Industri hingga Interaksi Publik


Robot Humanoid Unitree: Dari Otomasi Industri hingga Interaksi Publik Perbesar

Robot humanoid bukan lagi teknologi yang hanya hidup di pameran teknologi. Unitree telah mengirimkan lebih dari 5.500 unit humanoid secara komersial sepanjang 2025, menjadikannya produsen dengan volume pengiriman terbesar di dunia untuk kategori ini.

Teknologinya sudah digunakan secara aktif di fasilitas industri, universitas riset terkemuka, hingga ruang publik di berbagai negara.

Yang menarik bukan hanya angkanya, melainkan seberapa luas spektrum aplikasinya. Tiga robot humanoid Unitree masing-masing menjawab kebutuhan yang berbeda secara fundamental.

Otomasi yang Bisa Dikonfigurasi

Di lingkungan industri, fleksibilitas adalah kunci. Robot humanoid G1 hadir sebagai robot humanoid yang bisa disesuaikan dengan jenis pekerjaan yang dibutuhkan melalui pilihan aksesori tangannya. Untuk tugas yang membutuhkan kekuatan dan ketahanan, tangan tiga jari Dex3-1 dirancang untuk kondisi kerja industri. Untuk pekerjaan yang membutuhkan sensitivitas lebih tinggi, BrainCo Revo2 hadir sebagai tangan lima jari dengan kemampuan menangani objek yang rapuh sekalipun.

G1 sudah beroperasi aktif untuk inspeksi fasilitas dan pengembangan AI robotik di berbagai negara, bukan sebagai demonstrasi, melainkan sebagai bagian dari operasional nyata.

Kecerdasan yang Tidak Bergantung Jaringan Internet

Ada kebutuhan spesifik di industri tertentu yang tidak bisa diabaikan: bagaimana robot bekerja di lokasi tanpa koneksi internet, atau di fasilitas yang tidak mengizinkan data keluar ke server eksternal.

Robot humanoid H2 menjawab kebutuhan itu. Platform ini membawa onboard computer yang mampu menjalankan LLM (Large Language Model) skala penuh langsung di perangkat. Seluruh kemampuan pemrosesan AI berjalan mandiri tanpa bergantung pada infrastruktur jaringan di luar robot. Untuk operasi di tambang bawah tanah, fasilitas offshore, atau lingkungan dengan protokol keamanan data ketat, ini bukan fitur tambahan melainkan syarat utama.

Interaksi yang Dirancang untuk Manusia

Tidak semua robot humanoid beroperasi di balik pagar fasilitas industri. R1 mengambil pendekatan yang berbeda dari G1 dan H2, robot humanoid ini dirancang untuk bergerak dan berinteraksi secara natural di tengah keramaian.

R1 mampu berjalan, berlari, dan berdiri kembali dari posisi terjatuh. Di ruang kelas, R1 membuka cara baru untuk mengajarkan robotika secara langsung dan interaktif. Di pameran teknologi atau fasilitas publik, R1 hadir sebagai platform yang bisa berkomunikasi dan bergerak bersama pengunjung.

Tersedia di Indonesia

Seluruh lini humanoid Unitree kini tersedia di Indonesia melalui Halo Robotics, distributor resmi dan eksklusif Unitree di Indonesia, dengan dukungan lokal penuh mulai dari konsultasi, integrasi sistem, pelatihan operasional, hingga layanan purna jual resmi.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 998 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

PTPN I Setujui Restorative Justice Kakek Mujiran

26 Mei 2026 - 11:28 WITA

Subsidi EV Bergulir Juni 2026, Pengamat: Momentum Bangun Industri Baterai NMC Nasional

26 Mei 2026 - 11:00 WITA

EVOS GOPAY Watch Party Berlanjut di Solo, Dorong Tren Esports Berbasis Komunitas di Kota-Kota Non-Metropolitan

26 Mei 2026 - 10:55 WITA

Indeks Hang Seng: Fungsi dan Perannya di Pasar Global

26 Mei 2026 - 10:42 WITA

Perkuat Ekosistem Halal, SUCOFINDO Edukasi Pelaku UMKM di Timika

26 Mei 2026 - 10:35 WITA

Fakultas Hukum UB Sinergi dengan Rusia, Perkuat Kerja Sama Pendidikan Hukum dan Teknologi

26 Mei 2026 - 10:12 WITA

Trending di Bisnis