Menu

Mode Gelap
Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu

Bitung · 11 Apr 2026 12:00 WITA ·

PWI Kota Bitung Kutuk Keras Akun Palsu yang Mencatut Nama Wartawan Syarif Umar


PWI Kota Bitung Kutuk Keras Akun Palsu yang Mencatut Nama Wartawan Syarif Umar Perbesar

SIARAN PERS RESMI
(PWI) Kota Bitung

Bitung, Sulutnews.com— dengan tegas mengutuk keras tindakan tidak bertanggung jawab berupa pembuatan akun palsu yang mencatut nama dan identitas wartawan , yang juga merupakan anggota aktif PWI Kota Bitung.

Akun palsu tersebut diketahui menggunakan nama “Sarip Umar” beserta foto milik Syarif Umar, dan telah memposting berbagai konten yang mengandung unsur SARA.

Bahkan, dalam unggahan terakhirnya, akun tersebut memposting konten terkait kegiatan Paskah GMIM yang berpotensi memicu konflik di tengah masyarakat.

Tidak hanya mencemarkan nama baik, tindakan ini juga telah menimbulkan ancaman serius terhadap keselamatan korban.

Syarif Umar mengaku kerap menerima ancaman pembunuhan. Bahkan, pada kejadian terbaru, rumahnya diduga menjadi sasaran pelemparan batu oleh orang tak dikenal.

Ketua PWI Kota Bitung, menegaskan bahwa kasus ini sangat serius dan tidak bisa dianggap sepele.

“PWI Kota Bitung mendesak Kapolres Bitung untuk segera mengusut dan menangkap pelaku akun palsu ini.

Jika dibiarkan, hal ini berpotensi menimbulkan konflik yang lebih besar, karena akun tersebut kerap memposting isu SARA yang merugikan korban,” tegas Tesar.

Lebih lanjut, Tesar menyampaikan bahwa kasus ini juga menjadi ujian bagi aparat penegak hukum dalam menangani maraknya akun-akun palsu yang meresahkan masyarakat.

“Ini bukan kasus biasa. Aparat kepolisian, khususnya , harus segera bertindak cepat sebelum situasi berkembang menjadi konflik yang lebih luas,” tambahnya.

Sementara itu, Syarif Umar menyampaikan bahwa dirinya saat ini berada dalam kondisi terancam dan berharap adanya perlindungan dari pihak kepolisian.

“Saya sudah diancam akan dibunuh. Bahkan rumah saya dilempari batu semalam. Padahal akun itu bukan milik saya,” ungkapnya.

PWI Kota Bitung juga secara resmi meminta kepada Polres Bitung untuk,
– Segera mengusut dan menangkap pelaku di balik akun palsu tersebut.

– Memberikan perlindungan dan pengamanan kepada Syarif Umar beserta keluarganya.

– Menindak tegas segala bentuk kejahatan digital yang berpotensi memecah belah masyarakat.

PWI Kota Bitung menegaskan bahwa tindakan penyalahgunaan identitas serta penyebaran konten bermuatan SARA adalah pelanggaran serius yang tidak hanya merugikan individu, tetapi juga mengancam stabilitas sosial.

PWI Kota Bitung akan terus mengawal kasus ini hingga pelaku berhasil ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

PWI Kota Bitung

Artikel ini telah dibaca 1,026 kali

Baca Lainnya

Klinik Terapung dan BBM Jadi Fokus Pertemuan PWI–Polairud Polda Sulut 

1 Mei 2026 - 00:51 WITA

Wakil Walikota Randito Sambut Kunjungan Kerja Gubernur YSK di Bitung

30 April 2026 - 18:16 WITA

Randito Maringka

Polres Bitung dan Wartawan Duduk Bersama Bahas Informasi Publik

29 April 2026 - 22:27 WITA

Kanwil Kemenkum Sulut dan Pemkot Bitung Perkuat Sinergi Dorong IRH, Layanan Kewarganegaraan, dan Sentra KI

29 April 2026 - 15:25 WITA

Peran Ko Jerry Disorot dalam Sidang Kasus Arang di Bitung

29 April 2026 - 13:49 WITA

Tim Kuasa Hukum, H. Yanto Mandulangi, SH, Firmansyah Pratama Alim, SH, MH, dan Nurul Nikmah Khusnul Khatimah Mandulangi, SH

Usia 74 Tahun, PELNI Fokus Tingkatkan Pelayanan Publik

29 April 2026 - 13:06 WITA

Trending di Bitung