Menu

Mode Gelap
Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu

Bisnis · 28 Apr 2026 13:12 WITA ·

PTPP Optimis Rampungkan Proyek Sekolah Rakyat Aceh Tepat Waktu, Capaian Progres Lampaui Target


PTPP Optimis Rampungkan Proyek Sekolah Rakyat Aceh Tepat Waktu, Capaian  Progres Lampaui Target Perbesar

Jakarta, 28 April 2026 – PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”) mencatat akselerasi kinerja yang solid dalam pelaksanaan Proyek Sekolah Rakyat Provinsi Aceh 1 dengan capaian progres yang melampaui target. Kinerja ini memperkuat optimisme PTPP dalam menyelesaikan proyek tepat waktu, sekaligus menegaskan kapasitas perusahaan sebagai kontraktor utama dalam mendukung pembangunan infrastruktur pendidikan yang diinisiasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum sebagai bagian dari dukungan terhadap program Asta Cita pemerintah.

Proyek dengan nilai kontrak sebesar Rp 782,30 miliar ini telah mencapai progres 39,02%, melampaui target sebesar 7,35%. Capaian tersebut mencerminkan efektivitas perencanaan dan pelaksanaan konstruksi yang terukur, serta kemampuan PTPP dalam menjaga produktivitas pekerjaan secara konsisten di lapangan.

Sebagai proyek strategis yang tersebar di tiga wilayah—Aceh Besar, Bireuen, dan Lhokseumawe—pembangunan mencakup sekitar 23 unit bangunan di setiap lokasi dengan ketinggian 1 hingga 2 lantai. Skala dan kompleksitas proyek mendorong penerapan koordinasi lintas wilayah yang terintegrasi serta manajemen distribusi material yang presisi untuk memastikan kelancaran seluruh tahapan pekerjaan.

Untuk menjaga akselerasi progres, PTPP mengimplementasikan berbagai inovasi konstruksi, antara lain penggunaan bekisting GRC sebagai alternatif bekisting batako, penerapan metode rigid pavement, substitusi struktur beton bertulang menjadi struktur baja, serta pemanfaatan sistem tracking distribusi material. Inovasi ini terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi sekaligus mempercepat waktu penyelesaian proyek.

Pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Aceh 1 diharapkan dapat menghadirkan fasilitas pendidikan yang modern, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat. Selain itu, proyek ini juga berkontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia serta mendorong aktivitas ekonomi lokal melalui penyerapan tenaga kerja dan pemanfaatan sumber daya setempat.

Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menyampaikan bahwa capaian progres yang melampaui target menjadi bukti nyata efektivitas pelaksanaan proyek. “Capaian ini memperkuat optimisme kami untuk menyelesaikan proyek tepat waktu dengan tetap mengedepankan kualitas dan keselamatan kerja. Bersama Kementerian Pekerjaan Umum, PTPP berkomitmen memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Dengan progres yang terus terjaga dan melampaui target, PTPP optimistis Proyek Sekolah Rakyat Provinsi Aceh 1 dapat diselesaikan sesuai jadwal dan menjadi salah satu wujud keberhasilan pembangunan infrastruktur pendidikan yang berkualitas di Indonesia.

–SELESAI– 

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 931 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Prioritaskan Pendidikan Tanpa Tekanan Finansial, Ini Solusi dari BRI Finance

28 April 2026 - 14:39 WITA

Cara Membaca Pergerakan Sideways dalam Analisis Teknikal

28 April 2026 - 13:55 WITA

Geely Mengungkap Visi AI Full-Domain 2.0 di Auto China 2026

28 April 2026 - 13:15 WITA

Satukan Leadership dan Personal Branding Dalam Pengembangan SDM, KLTC Melakukan MoA Dengan Pamoraya Agency

28 April 2026 - 13:00 WITA

Konsistensi yang Dijaga: BINUS University Kembali Jadi PTS Nomor 1 di Indonesia versi THE Asia University Rankings 2026

28 April 2026 - 12:00 WITA

Emas Turun, Masyarakat Mulai Beralih ke Alternatif Likuiditas Tanpa Menjual Aset

28 April 2026 - 11:21 WITA

Trending di Bisnis