Menu

Mode Gelap
Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu

Pendidikan · 19 Sep 2025 23:57 WITA ·

Polnustar Dorong Siswa SMA Negeri 3 Tahuna Barat Jadi Generasi Peduli Lingkungan lewat Pelatihan Daur Ulang Sampah


Polnustar Dorong Siswa SMA Negeri 3 Tahuna Barat Jadi Generasi Peduli Lingkungan lewat Pelatihan Daur Ulang Sampah Perbesar

Tahuna, Sulutnews.com – Politeknik Negeri Nusa Utara (Polnustar) terus menunjukkan komitmennya dalam menumbuhkan kesadaran lingkungan bagi generasi muda. Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat berupa Pelatihan Kreatif Daur Ulang Sampah, tim dosen Polnustar hadir di SMA Negeri 3 Tahuna Barat pada Jumat (19/9/2025).

Tim yang diketuai Mareike D. Patras bersama anggota Meityn Disye Kasaluhe, Nansy D. Pangandaheng, Dhito Dwi Pramardika, dan Grace A. Wuaten memberikan edukasi sekaligus keterampilan praktis dalam mengolah sampah menjadi produk bermanfaat.

“Pelatihan ini bagian dari upaya menumbuhkan kesadaran sejak dini tentang masalah lingkungan. Kami ingin siswa tidak hanya tahu teori, tetapi juga bisa mempraktikkan bagaimana sampah dapat didaur ulang menjadi produk yang bermanfaat,” ujar Mareike.

Dalam sesi edukasi, Meityn D. Kasaluhe memperkenalkan konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Materi ini mendorong siswa untuk mengurangi produksi sampah, menggunakan kembali barang-barang yang masih layak, serta mendaur ulang sampah menjadi produk baru yang berguna. Penyuluhan berlangsung interaktif sehingga para siswa lebih mudah memahami dan termotivasi untuk menerapkannya dalam keseharian.

Kegiatan berlanjut dengan praktik membuat eco-trap oleh Dhito Dwi Pramardika. Perangkap nyamuk sederhana ini memanfaatkan botol plastik bekas, air, gula, dan ragi untuk menarik nyamuk masuk. Selain mengurangi limbah plastik, inovasi tersebut juga memberi manfaat nyata dalam mencegah penyebaran demam berdarah.

Para siswa terlihat antusias mengikuti praktik tersebut. Mereka bukan hanya belajar memanfaatkan kembali sampah, tetapi juga menyadari bahwa kreativitas sederhana dapat menjawab persoalan lingkungan sekaligus kesehatan.

Mewakili kepala sekolah, Selvi Takumansang menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut. “Ini bukan hanya mengajarkan kepedulian lingkungan, tetapi juga memberi solusi nyata untuk masalah kesehatan. Kami berharap pelatihan ini dapat ditindaklanjuti dengan program rutin di sekolah,” ungkapnya.

Dengan adanya pelatihan ini, Polnustar berharap para siswa SMA Negeri 3 Tahuna Barat mampu menjadi agen perubahan yang menginspirasi lingkungan sekitarnya untuk lebih peduli pada kelestarian alam.

(Andy Gansalangi)

Artikel ini telah dibaca 1,251 kali

Baca Lainnya

Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau

24 April 2026 - 12:52 WITA

Dikda Sulut dan Kepsek SMK, SMA serta SLB Berterimah Kasih Kepada Presiden Prabowo Lewat Mendikdasmen Sudah Resmikan 255 Proyek Revit Sekolah

22 April 2026 - 22:45 WITA

Mendikdasmen Abdul Mu’ti: Revitalisasi 16.167 Satuan Pendidikan Tahun 2025 Mendukung Program Astacita Presiden Prabowo Tingkatkan Mutu Pendidikan

21 April 2026 - 23:24 WITA

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Resmikan Sejumlah Gedung Sekolah Pasca Revitalisasi di Manado dan Minahasa

21 April 2026 - 23:06 WITA

PTN Harus Umumkan Ke Publik Jumlah UKT di Setiap Fakultas Menjelang Penerimaan Mahasiswa Baru

21 April 2026 - 20:41 WITA

Wakil Walikota Sendy Rumajar Rilis Token Pelaksanaan TKA Jenjang SD Se-Kota Tomohon

20 April 2026 - 23:40 WITA

Trending di Pendidikan