Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Pendidikan · 19 Sep 2025 23:57 WITA ·

Polnustar Dorong Siswa SMA Negeri 3 Tahuna Barat Jadi Generasi Peduli Lingkungan lewat Pelatihan Daur Ulang Sampah


Polnustar Dorong Siswa SMA Negeri 3 Tahuna Barat Jadi Generasi Peduli Lingkungan lewat Pelatihan Daur Ulang Sampah Perbesar

Tahuna, Sulutnews.com – Politeknik Negeri Nusa Utara (Polnustar) terus menunjukkan komitmennya dalam menumbuhkan kesadaran lingkungan bagi generasi muda. Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat berupa Pelatihan Kreatif Daur Ulang Sampah, tim dosen Polnustar hadir di SMA Negeri 3 Tahuna Barat pada Jumat (19/9/2025).

Tim yang diketuai Mareike D. Patras bersama anggota Meityn Disye Kasaluhe, Nansy D. Pangandaheng, Dhito Dwi Pramardika, dan Grace A. Wuaten memberikan edukasi sekaligus keterampilan praktis dalam mengolah sampah menjadi produk bermanfaat.

“Pelatihan ini bagian dari upaya menumbuhkan kesadaran sejak dini tentang masalah lingkungan. Kami ingin siswa tidak hanya tahu teori, tetapi juga bisa mempraktikkan bagaimana sampah dapat didaur ulang menjadi produk yang bermanfaat,” ujar Mareike.

Dalam sesi edukasi, Meityn D. Kasaluhe memperkenalkan konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Materi ini mendorong siswa untuk mengurangi produksi sampah, menggunakan kembali barang-barang yang masih layak, serta mendaur ulang sampah menjadi produk baru yang berguna. Penyuluhan berlangsung interaktif sehingga para siswa lebih mudah memahami dan termotivasi untuk menerapkannya dalam keseharian.

Kegiatan berlanjut dengan praktik membuat eco-trap oleh Dhito Dwi Pramardika. Perangkap nyamuk sederhana ini memanfaatkan botol plastik bekas, air, gula, dan ragi untuk menarik nyamuk masuk. Selain mengurangi limbah plastik, inovasi tersebut juga memberi manfaat nyata dalam mencegah penyebaran demam berdarah.

Para siswa terlihat antusias mengikuti praktik tersebut. Mereka bukan hanya belajar memanfaatkan kembali sampah, tetapi juga menyadari bahwa kreativitas sederhana dapat menjawab persoalan lingkungan sekaligus kesehatan.

Mewakili kepala sekolah, Selvi Takumansang menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut. “Ini bukan hanya mengajarkan kepedulian lingkungan, tetapi juga memberi solusi nyata untuk masalah kesehatan. Kami berharap pelatihan ini dapat ditindaklanjuti dengan program rutin di sekolah,” ungkapnya.

Dengan adanya pelatihan ini, Polnustar berharap para siswa SMA Negeri 3 Tahuna Barat mampu menjadi agen perubahan yang menginspirasi lingkungan sekitarnya untuk lebih peduli pada kelestarian alam.

(Andy Gansalangi)

Artikel ini telah dibaca 1,251 kali

Baca Lainnya

Kepala BPMP Sulut Febry Dien : Kemendikdasmen Tetapkan Kepsek SMA Negeri 1 Tomohon Maria Walukow Menjadi Kepsek SNT di Minut Sulut

28 Juli 2026 - 12:07 WITA

Kepala BPMP, Febry Dien : Kemendikdasmen Lakukan Seleksi Calon Kepala Sekolah Nasional Terintegrasi, Enam Kepsek Bersaing

24 Juli 2026 - 14:16 WITA

Dinas Pendidikan Kotamobagu dan Sejumlah Kepsek SMP Negeri Lakukan Studi Tiru di SMP Negeri 1 Manado

23 Juli 2026 - 23:02 WITA

Siap-siap 12 Hari Internet dan Jaringan Telekomunikasi Terganggu

23 Juli 2026 - 19:11 WITA

Bupati Sangihe Buka Bimtek Pembelajaran Mendalam, Perkuat Peningkatan Mutu Pendidikan

22 Juli 2026 - 23:59 WITA

Curah Hujan Tinggi Picu Banjir dan Longsor di Sangihe, Warga Diminta Mengungsi ke Lokasi Aman

22 Juli 2026 - 21:52 WITA

Trending di Sangihe