Menu

Mode Gelap
  Presiden Joko Widodo Dipastikan Hadir di Acara Puncak HPN 2023 di Medan Breaking News : Aksi Cepat RST Tangani Bencana Fransiscus A Silangen : Tahun 2023 DPRD Sulut Akan Maksimalkan Kerja Untuk Masyarakat Breaking News: Subdit Siber Polda Sulut Ungkap Kasus Pengancaman di Bidang ITE Bupati Boltim Hadiri Pelantikan Dan Pengambilan Sumpah PPK Boltim Untuk Pemilu 2024

Hukrim · 24 Jan 2023 23:04 WIB ·

Polda Sulut Beberkan Kronologi Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Minsel


 Polda Sulut Beberkan Kronologi Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Minsel Perbesar

MANADO,SULUTNEWS.COM– Dua dari tiga terduga pelaku pencabulan terhadap seorang anak perempuan berumur 13 tahun yang terjadi di wilayah Kecamatan Ranoyapo, Kabupaten Minahasa Selatan, telah menyerahkan diri ke Polsek Ranoyapo. Keduanya laki-laki berinisial Y (18) dan M (14).

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, berdasarkan informasi diperoleh dari Polres Minahasa Selatan, membenarkan hal tersebut.

“Pencabulan terjadi di sebuah gubuk area persawahan Kecamatan Ranoyapo, pada hari Rabu (4/1/2023), sekitar pukul 18.00 WITA,” ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast, Selasa (24/1) malam.

Kejadian tersebut dilaporkan pihak korban ke Polsek Ranoyapo, pada tanggal 5 Januari 2023. Diketahui, M menyerahkan diri pada hari Sabtu (14/1), dan Y menyerahkan diri pada hari Rabu (18/1). Kedua terduga pelaku tersebut telah diamankan di Polres Minahasa Selatan untuk diproses hukum lebih lanjut.

“Sedangkan satu terduga pelaku lainnya sudah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) dan dalam pengejaran petugas kepolisian,” kata Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Kejadian bermula ketika Y menjemput korban dan seorang temannya dengan menggunakan sepeda motor lalu membeli miras cap tikus, kemudian meminumnya di dekat sebuah sekolah dasar. Mereka lalu berpindah tempat di sekitar pekuburan dan melanjutkan minum miras tersebut. Dan menjelang petang, korban sudah dalam keadaan mabuk.

“Y lalu bermaksud mengantar pulang korban dan temannya tersebut dengan berboncengan menggunakan satu sepeda motor. Saat melintas di persawahan, korban menyuruh Y untuk mencari handphone-nya,” jelas Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Setelah itu, Y pun meninggalkan kedua perempuan tersebut untuk mencari handphone milik korban. Namun tak lama kemudian, Y kembali ke persawahan tersebut bersama M dan satu terduga pelaku lainnya.

“Salah seorang terduga pelaku lalu mengangkat korban yang sudah dalam keadaan mabuk, ke gubuk yang berada di persawahan tersebut. Ketiga terduga pelaku kemudian mencabuli korban secara bergantian,” terang Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Kombes Pol Jules Abraham Abast juga mengimbau kepada para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap pergaulan anaknya.

“Para orang tua diimbau agar meningkatkan perhatian dan pengawasan terhadap pergaulan anaknya, supaya tidak menjadi pelaku maupun korban perbuatan yang melanggar hukum,” pungkas Kombes Pol Jules Abraham Abast. (**/arp)

Artikel ini telah dibaca 44 kali

Baca Lainnya

Polda Sulut Amankan Buruh Bangunan di Manado yang Diduga Aniaya Anak Bayinya Hingga Meninggal Dunia

7 February 2023 - 11:49 WIB

Polri dan Dewan Pers Sosialiasi Perlindungan Kemerdekaan Pers

7 February 2023 - 09:11 WIB

Kapolda Sulut Buka Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Gelombang I TA 2023

7 February 2023 - 07:19 WIB

Gerindra Sulut Targetkan 2 Kursi ke- DPR-RI

7 February 2023 - 05:15 WIB

Pihak Kepolisian NTT Belum Bisa Pastikan Wanita Ini Terduga Kasus Penculikan Anak

7 February 2023 - 04:13 WIB

Polres Mitra Apel Gelar Pasukan Ops Samrat 2023

7 February 2023 - 04:12 WIB

Trending di Kepolisian