Menu

Mode Gelap
Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix

Internasional · 13 Feb 2026 22:12 WITA ·

PERTEMUAN KUNJUNGAN KERJA USMAN HUSIN DENGAN 258 PENYULUH PERTANIAN DI NTT


PERTEMUAN KUNJUNGAN KERJA USMAN HUSIN DENGAN 258 PENYULUH PERTANIAN DI NTT Perbesar

 

Reporter : Dance Henukh

 

 

Kupang NTT.sulutnews.com – Sebanyak 258 tenaga penyuluh pertanian telah menghadiri pertemuan Kunjungan Kerja Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Usman Husin, yang diselenggarakan bersama Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan). Para perwakilan ini berasal dari seluruh kabupaten dan kota di wilayah Pulau Timor, serta penyuluh pertanian yang bertugas di Dinas Pertanian Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Peristiwa ini menjadi tonggak penting karena merupakan kali pertama Anggota Komisi IV DPR RI bertemu secara langsung dan memberikan arahan kepada para penyuluh pertanian di Provinsi NTT. Kejadian ini juga memiliki makna khusus setelah status penyuluh pertanian mengalami perubahan dari pegawai daerah menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) pemerintah pusat yang berada di bawah naungan Kementerian Pertanian.

Dalam kesempatan tersebut, Anggota DPR RI Komisi IV Usman Husin menyampaikan bahwa perkembangan pertanian di NTT sangat bergantung pada peran para penyuluh. Menurutnya, penyuluh merupakan ujung tombak yang menentukan keberhasilan sektor pertanian di wilayah Nusa Tenggara Timur. Usman juga mengingatkan agar Provinsi NTT tidak lagi dikenal dengan julukan “Nanti Tuhan Tolong”.

Data menunjukkan bahwa hampir 90 persen masyarakat NTT bekerja sebagai petani. Namun demikian, program swasembada pangan di provinsi ini hingga saat ini masih belum dapat terwujud. Usman Husin menyatakan bahwa kondisi tersebut seharusnya tidak terjadi, karena dengan proporsi masyarakat yang besar yang berprofesi sebagai petani, pencapaian swasembada pangan seharusnya dapat dicapai dengan lebih cepat.”Jelas Husin

Artikel ini telah dibaca 1,081 kali

Baca Lainnya

Bupati Paulus Henuk Sodorkan Sejumlah Proposal, Jalan Utama Jantung Kabupaten yang Terlantar Akhirnya Jadi Perhatian

30 Mei 2026 - 22:31 WITA

Stevano Rizki Adranacus: Kepedulian Anggota DPR RI, Menyalurkan Harapan Lewat Beasiswa bagi Ratusan Anak SLB Lobalain

30 Mei 2026 - 17:54 WITA

Bapa Dandim 1627 , Utusan Kasih Tuhan di Tengah Masyarakat Rote Ndao

29 Mei 2026 - 17:18 WITA

Letkol Kav Kurnia Santiadi: Pemimpin yang Nyata, Mengabdi Tanpa Batas Jabatan

29 Mei 2026 - 16:21 WITA

Resmi Dua Juni Pengumuman Kelulusan: Momen Berharga bagi Siswa UPTD SMP Negeri 2 Lobalain

28 Mei 2026 - 19:10 WITA

Bupati Paulus Henuk Opini WTP Hasil Kerja Bersama Seluruh Unsur Pemerintah

27 Mei 2026 - 09:15 WITA

Trending di Internasional