Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Adat Budaya · 16 Jun 2023 03:02 WITA ·

Perpaduan Budaya: Kemeriahan Karnaval di Festival Jaton ke-XVII


Perpaduan Budaya: Kemeriahan Karnaval di Festival Jaton ke-XVII Perbesar

SN.COM,KOTAMOBAGU-Festival Budaya Jawa Tondano (Jaton) se-Indonesia Timur ke- XVII akan segera digelar di Kotamobagu.

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kotamobagu telah menyiapkan beragam karnaval budaya yang menampilkan berbagai suku etnis yang ada di daerah ini. Acara pembukaan akan dilangsungkan di Lapangan Sinindian, Kecamatan Kotamobagu Timur.

Kepala Disparbud, Anki Taurina Mokoginta, menjelaskan bahwa tujuan dari karnaval budaya ini adalah untuk mendukung dan mensukseskan acara festival Jaton.

“Karnaval budaya akan melibatkan suku-suku seperti Bolaang Mongondow, Bugis, Jawa, Bali, Sangihe, Gorontalo, dan beberapa suku lainnya. Melalui kolaborasi budaya ini, acara pembukaan Jaton akan memperlihatkan kekayaan warisan budaya yang ada di Kotamobagu,” katanya, Jumat (16/6/2023)

Lebih lanjut Anki mengatakan bahwa adat Jaton memiliki keterkaitan dengan aspek religi, mirip dengan Kotamobagu yang merupakan daerah Eks Swapraja.

“Oleh karena itu, selain sebagai upaya pelestarian budaya, acara ini juga diharapkan dapat menjadi potensi ekonomi dan pariwisata bagi Kotamobagu,” pungkasnya.

Ali Nurhamidin, Ketua Panitia Fesbud Jaton Ke-17 se-Indonesia Timur, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antara masyarakat yang berasal dari Jaton di seluruh Indonesia Timur.

“Saat ini, sudah ada 23 kontingen yang mendaftar, dengan jumlah peserta mencapai dua ribu enam ratus orang,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KKJI (Komite Kebudayaan Jawa Indonesia) Farid Asimin menyatakan bahwa pada acara pembukaan, akan ada kolaborasi antara adat Jaton dan adat Bolaang Mongondow.

“ Ini menjadi momen penting dalam memperlihatkan kekayaan budaya dari dua suku yang berbeda namun dapat bersatu dalam kesatuan budaya,”pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 1,046 kali

Baca Lainnya

GEMPARKAN DUNIA SEJARAH! ARTEFAK CAP DAN TANDA TANGAN ASLI KERAJAAN BOLAANG MONGONDOW BERHASIL DITEMUKAN!

3 Agustus 2026 - 15:22 WITA

TCL Menuju Semifinal Pertemukan Musuh ‘Bobuyutan’ Persin Sinindian Vs Bintang Mudah Matali

29 Juli 2026 - 21:30 WITA

Pemkot Ikuti Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun 2025.

28 Juli 2026 - 21:53 WITA

Hadiri Pengucapan Syukur Minahasa, Gubernur Yulius Selvanus: Momentum Perkuat Persatuan dan Rasa Syukur

26 Juli 2026 - 23:19 WITA

Dinas Pendidikan Kotamobagu dan Sejumlah Kepsek SMP Negeri Lakukan Studi Tiru di SMP Negeri 1 Manado

23 Juli 2026 - 23:02 WITA

Asisten Satu Pemkot Sampaikan Amanat Penuh dalam Bahasa Mongondow

23 Juli 2026 - 21:26 WITA

Trending di Kotamobagu