Menu

Mode Gelap
Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix

Adat Budaya · 16 Jun 2023 03:02 WITA ·

Perpaduan Budaya: Kemeriahan Karnaval di Festival Jaton ke-XVII


Perpaduan Budaya: Kemeriahan Karnaval di Festival Jaton ke-XVII Perbesar

SN.COM,KOTAMOBAGU-Festival Budaya Jawa Tondano (Jaton) se-Indonesia Timur ke- XVII akan segera digelar di Kotamobagu.

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kotamobagu telah menyiapkan beragam karnaval budaya yang menampilkan berbagai suku etnis yang ada di daerah ini. Acara pembukaan akan dilangsungkan di Lapangan Sinindian, Kecamatan Kotamobagu Timur.

Kepala Disparbud, Anki Taurina Mokoginta, menjelaskan bahwa tujuan dari karnaval budaya ini adalah untuk mendukung dan mensukseskan acara festival Jaton.

“Karnaval budaya akan melibatkan suku-suku seperti Bolaang Mongondow, Bugis, Jawa, Bali, Sangihe, Gorontalo, dan beberapa suku lainnya. Melalui kolaborasi budaya ini, acara pembukaan Jaton akan memperlihatkan kekayaan warisan budaya yang ada di Kotamobagu,” katanya, Jumat (16/6/2023)

Lebih lanjut Anki mengatakan bahwa adat Jaton memiliki keterkaitan dengan aspek religi, mirip dengan Kotamobagu yang merupakan daerah Eks Swapraja.

“Oleh karena itu, selain sebagai upaya pelestarian budaya, acara ini juga diharapkan dapat menjadi potensi ekonomi dan pariwisata bagi Kotamobagu,” pungkasnya.

Ali Nurhamidin, Ketua Panitia Fesbud Jaton Ke-17 se-Indonesia Timur, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antara masyarakat yang berasal dari Jaton di seluruh Indonesia Timur.

“Saat ini, sudah ada 23 kontingen yang mendaftar, dengan jumlah peserta mencapai dua ribu enam ratus orang,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KKJI (Komite Kebudayaan Jawa Indonesia) Farid Asimin menyatakan bahwa pada acara pembukaan, akan ada kolaborasi antara adat Jaton dan adat Bolaang Mongondow.

“ Ini menjadi momen penting dalam memperlihatkan kekayaan budaya dari dua suku yang berbeda namun dapat bersatu dalam kesatuan budaya,”pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 1,046 kali

Baca Lainnya

Amkei Kodim Nyaris Tumbangkan Bonawang FC, Score Berakhir 2-2

13 Mei 2026 - 19:30 WITA

HK Diperiksa Penyidik Polres Selama 3 Jam, Dugaan Penipuan Rp300 Juta

12 Mei 2026 - 21:05 WITA

Jangan Parkir Kendaraan di Bahu Jalan Lapkot Samping Kodim Nanti Bakal di Tilang

7 Mei 2026 - 22:21 WITA

SABARMAS di Pasar Genggulang: Selain Keamanan, Warga Juga Keluhkan Masalah Sampah ke Kapolres Kotamobagu

6 Mei 2026 - 20:12 WITA

Kapolres Irwanto Turun Langsung Dengarkan Keluhan Warga Dilapangan

6 Mei 2026 - 14:56 WITA

Apes! Angkut BBM Subsidi Tanpa Izin, Dua Warga Boltim Ditangkap Polisi

5 Mei 2026 - 23:14 WITA

Trending di Kepolisian