Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 11 Feb 2026 17:10 WITA ·

Penggunaan KA Bandara PSO Tumbuh 16,9% Sepanjang 2025


Penggunaan KA Bandara PSO Tumbuh 16,9% Sepanjang 2025 Perbesar

Penggunaan Kereta Api Bandara dengan skema Public Service Obligation (PSO) menunjukkan pertumbuhan positif sepanjang tahun 2025. Total jumlah penumpang KA Bandara PSO pada tahun 2025 tercatat sebanyak 5,4 juta penumpang, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 4,6 juta penumpang, atau tumbuh 16,9% (year on year).

Secara rinci, pada tahun 2024 volume penumpang KA YIA PSO tercatat sebanyak 1,7 juta penumpang dan KA Srilelawangsa PSO sebanyak 2,8 juta penumpang. Sementara itu pada tahun 2025, KA YIA PSO melayani 1,8 juta penumpang atau meningkat 3,08%, sedangkan KA Srilelawangsa PSO mencapai 3,6 juta penumpang atau tumbuh signifikan sebesar 25,43% dibandingkan tahun sebelumnya.

Peningkatan jumlah penumpang ini mencerminkan semakin tingginya mobilitas masyarakat dalam memanfaatkan transportasi publik menuju dan dari bandara. Dukungan Pemerintah melalui skema PSO turut berperan penting dalam menjaga keterjangkauan tarif sehingga layanan KA Bandara dapat diakses secara lebih luas dan inklusif.

Direktur Utama PT Railink Porwanto Handry Nugroho menyampaikan bahwa pertumbuhan ini merupakan indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi publik yang terintegrasi dan andal.

“Peningkatan sebesar 16,9% ini menunjukkan bahwa mobilitas masyarakat terus tumbuh dan KA Bandara PSO mampu menjadi solusi transportasi yang tepat waktu, nyaman, serta ekonomis. Kami mengapresiasi dukungan Pemerintah melalui skema PSO yang memungkinkan layanan ini tetap terjangkau dan dapat dinikmati oleh lebih banyak masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa keberadaan KA Bandara PSO tidak hanya mendukung konektivitas menuju bandara, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian di wilayah sekitar layanan, termasuk sektor pariwisata, UMKM, serta jasa transportasi penunjang. Integrasi antar moda seperti kereta api jarak jauh yang semakin kuat juga menjadi faktor penting dalam menciptakan sistem transportasi yang efisien dan berkelanjutan.

“Ke depan, kami akan terus meningkatkan kualitas layanan dan memperkuat konektivitas antar moda transportasi guna mendukung mobilitas masyarakat sekaligus memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah dan seluruh pemangku kepentingan,” tutupnya.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tarif, dan pemesanan tiket KAI Bandara, masyarakat dapat mengakses situs resmi PT Railink di www.railink.co.id, atau melalui media sosial resmi di Instagram @kabandararailink, Facebook @KABandaraRailink, Twitter @KAIBandara, serta melalui email di humas@railink.co.id

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 903 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Perkuat Sektor E-KYC, Api.co.id Rilis API Dukcapil Check dan NPWP Check

16 Agustus 2026 - 15:32 WITA

Dukung Pertamina Patra Niaga, Elnusa Petrofin Percepat Distribusi Energi Pascabencana Gempa Nusa Tenggara Timur

16 Agustus 2026 - 15:25 WITA

AI Ubah Lanskap Pemasaran Digital Indonesia, Tigo AI Tawarkan Model Terintegrasi untuk Brand hingga UMKM

16 Agustus 2026 - 14:16 WITA

Tigo Resmi Meluncurkan Layanan “100 Episode Short Drama dalam 1 Hari”, Produksi AI Short Drama Memasuki Era Skala Besar

16 Agustus 2026 - 13:51 WITA

Bantaran Sungai Gajahwong Jadi Panggung Cita-Cita: LP-190 Gelar WOW-DAY 2 dan Dorong Potensi Impactful Tourism di Ledhok Timoho

16 Agustus 2026 - 13:21 WITA

Participatory AI Advertising Dorong Model Baru Ekonomi Periklanan: Dari Membeli Traffic Menuju Memberikan Reward atas Kreasi

16 Agustus 2026 - 12:26 WITA

Trending di Bisnis