Menu

Mode Gelap
Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu

Kotamobagu · 19 Sep 2025 23:41 WITA ·

Pemkot Kotamobagu Komitmen Bangun Daerah dan Lestarikan Adat


Pemkot Kotamobagu Komitmen Bangun Daerah dan Lestarikan Adat Perbesar

KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu menegaskan komitmen dalam pembangunan daerah sekaligus pelestarian adat melalui dua agenda strategis yang disepakati bersama DPRD dalam Rapat Paripurna, di Gedung DPRD Kota Kotamobagu, Kamis 18 September 2025.

Agenda penting tersebut yakni persetujuan bersama atas Rancangan Kebijakan Umum Perubahan APBD dan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2025, serta penetapan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Adat.

Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, Sp.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kesepakatan terhadap KUA-PPAS Perubahan 2025 menjadi wujud nyata sinergi eksekutif dan legislatif.

“Kesepakatan ini adalah bukti tanggung jawab kita bersama kepada daerah dan masyarakat, serta bentuk kemitraan dalam menyukseskan program pembangunan di Kota Kotamobagu,” ujar Wali Kota.

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah daerah menerima berbagai usulan dari DPRD dalam pembahasan KUA-PPAS tersebut.

“Masukan dari legislatif sangat penting bagi kami untuk menyusun program-program prioritas yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” katanya.

Selain itu, penetapan Ranperda tentang Penyelenggaraan Adat disebut Wali Kota sebagai langkah penting dalam menjaga identitas budaya masyarakat Kotamobagu.

“Nilai-nilai adat bukan hanya warisan leluhur, tetapi juga pedoman moral, etika sosial, serta perekat kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan adanya payung hukum ini, maka pelestarian adat akan semakin kuat,” jelasnya.***

Artikel ini telah dibaca 1,231 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kasus Gusri Lawan Terus Bergulir, Meski Dialihkan Jadi Tahanan Kota

22 April 2026 - 09:19 WITA

Sangadi dan Lurah dari Timur hingga Utara Kotamobagu, Komitmen dalam Fokus Evaluasi Aparatur Desa

20 April 2026 - 18:05 WITA

19 April 2026 - 18:51 WITA

Birthday Party Revan – Gayatri Berlangsung Meriah, Sejumlah Tokoh Penting Hadir Ucapkan Selamat

18 April 2026 - 15:39 WITA

Misteri Pembunuhan Di Lokasi Tambang Emas Paku Selatan Terungkap, Istri Korban Jadi Tersangka

17 April 2026 - 11:46 WITA

Pemkot Kotamobagu Segera Evaluasi Kinerja Sangadi dan Lurah Guna Pembinaan dan Pengawasan Daerah

13 April 2026 - 22:31 WITA

Trending di Kotamobagu