Manado, Sulutnews.com – Pembangunan fisik di SMK Negeri 1 Ratahan Kabupaten Minahasa Tengara ( Mitra) dengan dana Pengembangan Industri 4.0 dari Kementrian Dikbudristek Rp 1,2 miliar akan rampung sesuai waktu Desember 2024.
Hal tersebut dikatakan Ketua Panitia Pembangunan Fisik Sigit Sumantri kepada Wartawan Selasa (20/8) disekolah SMK Negeri 1 Ratahan Kabupaten Mitra . Menurut Sigit saat ini progres sudah 25 persen .Dan saya optimis bisa rampung sesuai waktu yang ditetapkan.” Memang ada masalah sedikit seperti hujan tapi itu tidak masalah karena progres kerja tetap jalan” kata Sigit.

Foto – Kepsek SMK Negeri 1 Ratahan Mitra Anna Powa S.Pd
Untuk pembangunan fisik yakni gedung dengan luas 13x 40 meter dengan luas 400 meter persegi. Gedung satu lantai itu untuk perbengkelan jurusan otomotif. Untuk kualitas dipastikan baik karena kami awasi ketat pihak ketiga yang bekerja.
Sementara itu Kepsek SMK Negeri 1 Ratahan Anna Powa S.Pd kepada wartawan disekolahnya menyatakan banga dengan bantuan dana Pengembangan Industri 4.0 karena sangat membantu sekolahnya bila sudah rampung.” Jadi sangat membantu gedung fisik yang dibangun saat ini” katanya.
Sebelumnya Kabid SMK Dinas Pendidikan Daerah Sulut Vecky Pangkerego S.Pd M.Pd kepada wartawan dikantornya baru baru ini minta agar pekerjaan gedung fisik dengan dana pengembangan industri harus tepat waktu. Memang itu program dari Kemendikbudristek yang memantau langsung. Tapi kita Dikda Sulut turut mengawasi juga.
“Jadi harus rampung sesuai waktu” katanya. Karena juknis harus demikian. Kalau tidak selesai sesuai waktu ada sangsi dan terancam tidak bisa dapat bantuan dari Kemendikbudristek.

Foto- Kabid SMK Dikda Sulut Vecky Pangkerego S.Pd.M.Pd.
Semua 7 SMK yang dapat bantuan harus kerja keras dan cepat .Ini penting karena manfaat dana pengembangan industri sangat baik. Karena ini swakelolah maka Kepsek harus bantu awasi ketat pekerjaanya.
Dana pengembangan industri juga diberikan di enam SMK lainnya di Sulut seperti SMK Negeri 1 Wori di Minut, SMK Negeri 1 Di Mokopa Tombariri Kabupaten Minahasa, SMK Negeri 2 Kota Manado dan SMK Negeri 6 Kota Manado serta SMK Negeri 6 Kota Bitung. SMK Swasta Kristen 2 Tomohon Setiap sekolah dapat Rp 1, 9 miliar .Sementara SMK Swasta Muhamadya di Kotamobagu dapat dana lanjutan Rp 250 juta.
Dari pantauan Sulutnews.com di SMK Negeri 1 Wori, SMK Negeri 1 Mokupa, SMK Negeri 2 Kota Manado dan SMK Swasta Kristen 2 Kota Tomohon baru baru ini sudah sementara kerja dan itu swakelolah. (Fanny)







