Menu ✖

Mode Gelap
Breaking News : Polnustar Kembali Mewisuda 136 Mahasiswa Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau

Bolmong · 26 Jul 2023 22:19 WITA ·

Pelaku Aniaya di Dumoga Timur Ditangkap, Kapolda Sulut Minta Masyarakat Tahan Emosi


Pelaku Aniaya di Dumoga Timur Ditangkap, Kapolda Sulut Minta Masyarakat Tahan Emosi Perbesar

Manado, Sulutnews.com – Perkelahian antar kelompok pemuda terjadi di Kecamatan Dumoga Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), pada hari Senin (24/7/2023) sore sekitar pukul 16.30 Wita.

Perkelahian antar kelompok tersebut dipicu oleh penganiayaan yang diduga dilakukan oleh seorang pemuda asal Desa Pinonobatuan Tengah berinisial JR (21) terhadap pemuda bernama Vicky Terok (19) warga Kelurahan Imandi, yang menyebabkan korban meninggal dunia, pada hari Minggu (23/7/2023) sekitar pukul 18.30 Wita.

Terduga pelaku akhirnya berhasil ditangkap 5 jam setelah kejadian, pada hari Minggu (23/7/2023) sekitar pukul 23.50 Wita, di Desa Sendangan Kakas Kabupaten Minahasa.

Peristiwa ini mendapat atensi serius dari Kapolda Sulut Irjen Pol Setyo Budiyanto, dengan mengerahkan ratusan personel Polri, terdiri dari Polres Bolmong 120 orang, BKO polres Bolsel 15 orang, BKO Polres Kotamobagu 50 orang dan BKO Brimob Polda Sulut 1 peleton.

“Kita sudah memberikan BKO di Polres Bolmong. Jadi saya sudah dapat laporan pelakunya sudah tertangkap. Kemarin itu dari unsur kecamatan, perangkat desa semua sudah turun, saya sampaikan salah satu yang bisa membantu segera memecahkan masalah ini adalah unsur Pemerintah Kabupaten,” kata Kapolda.

Ia berharap Bupati bersama Polres bergabung bersama untuk melakukan pendekatan kepada masyarakat.

“Mendatangi rumah duka, berdoa bersama-sama, saya yakin ini salah satu cara agar cepat menyelesaikan masalah,” katanya.

Kapolda juga mengimbau kepada masyarakat untuk bisa menahan emosi dan tidak saling serang.

“Saya lihat masih ada keinginan masing-masing kelompok untuk mengumpulkan massa dan mendatangi kelompok yang lain. Percayakan bahwa penegakan hukum yang dilakukan oleh Polres setempat itu sudah betul-betul sesuai aturan yang profesional dan proporsional,” ujar Irjen Pol Setyo.

Kapolda juga berpesan kepada masyarakat agar tidak main hakim sendiri, dan itu katanya akan kontraproduktif.

“Artinya harusnya pelaku atau tersangka itu yang cukup melakukan tindak pidana itu, tapi karena ada perbuatan tambahan oleh kelompok lain, akhirnya mereka akan bersentuhan atau berhadapan dengan hukum. Jadi pertimbangkan untuk melakukan hal-hal yang kontraproduktif, yang dapat merusak kehidapan mereka, keluarga, masa depan mereka. Lebih bagus percayakan saja kepada unsur penegak hukum,” pesannya.

Ia juga mangatakan kepada personel pengamanan agar bisa menjaga keamanan diri masing-masing. “Tapi jika sampai ada warga melakukan tindakan-tindakan anarkis, maka kami akan melakukan tindakan tegas dan terukur,” tegas Kapolda Irjen Pol Setyo Budiyanto.(*/Merson)

Artikel ini telah dibaca 9,146 kali

Baca Lainnya

DPRD Sulut Gelar Ibadah Oikumene, Gembala Teddy: Kita Harus Mengampuni

13 Oktober 2026 - 20:00 WITA

Antisipasi Berakhirnya Penlok, DPRD Sulut Tekan Balai Wilayah Sungai Percepat Proses Administras

13 Oktober 2026 - 19:39 WITA

Tetapkan Rencana Kerja Tahun 2027, DPRD Sulut Gelar Paripurna

13 Oktober 2026 - 19:31 WITA

Desak Percepatan Ganti Rugi, Warga Malendeng Temui DPRD

13 Oktober 2026 - 19:12 WITA

Diduga Kebal Hukum, PETI Nuntab Bolmong Masih Terus Beroperasi

13 Oktober 2026 - 17:00 WITA

HUT ke 46 PKB Sinode GMIM, Pdt Yanni Rende Ajak PKB Jadi Katalisator Dalam Pelayanan

9 Oktober 2026 - 19:46 WITA

Trending di Manado