Menu

Mode Gelap
BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe

Jakarta · 18 Apr 2023 22:22 WITA ·

Panglima TNI: Kita Tingkatkan Menjadi Siaga Tempur


Panglima TNI: Kita Tingkatkan Menjadi Siaga Tempur Perbesar

PAPUA|SULUTNEWS.COM– KITA tetap melaksanakan operasi penegakan hukum. Tapi tentunya dengan kondisi seperti ini khususnya di daerah tertentu kita rubah menjadi operasi siaga tempur. Menghadapi serangan seperti ini, yang seperti terjadi tanggal 15 April yang lalu, kita tingkatkan menjadi siaga tempur untuk pasukan kita sehingga Naluri tempurnya terbangun.

“Selama ini kan kita operasi teritorial, komunikasi sosial itu tetap kita laksanakan tetapi ketika menghadapi seperti ini, “ya harus melaksanakan siaga tempur.

Demikian pernyataan tegas Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono S.E., M.M. didampingi Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman S.E. M.M. saat menggelar Konferensi Pers di Lanud Yohanis Kapiyau Timika, Papua, Selasa (18/4/2023).

Panglima TNI juga menjelaskan terkait dengan berita yang simpang siur pada peristiwa tanggal 15 April 2023. Dimana 36 prajurit TNI saat melaksanakan patroli mencari keberadaan pilot Susi air, dijalan dihadang oleh KST dan terjadi kontak tembak.

Dijelaskan Panglima TNI, dari kontak tembak tersebut terdiri dari pasukan 36, satu yang meninggal yaitu Peratu Miftahul Arifin dan jatuh ke jurang sedalam lebih kurang 15 meter dan 4 orang yang luka-luka.

“Tidak semuanya yang luka tembak, ada yang luka kena tembak ada juga luka yang karena jatuh terpeleset karena memang medannya ini kan miring, sehingga ketika mungkin bertempur mereka melihat situasi seperti itu dan sebagainya ada yang terpeleset,”tutur Panglima TNI.

“Tapi alhamdulillah kondisinya mereka sehat semua. Karena masih bisa lihat saya tuh tadi langsung bilang selamat siang Panglima. Berarti masih sadar. Tadi saya jemput di sana dengan Pak Kasad. Juga malah ada yang bilang Komando. Itu artinya mereka masih sadar Alhamdulillah mudah-mudahan ini mereka bisa sehat kembali dan pulih dari luka,” ungkap Panglima TNI.

“Sampai saat ini ada empat personel yang belum terkonfirmasi dan masih dicari keberadaannya. Saat ini sedang konsentrasi mengevakuasi yang meninggal terjatuh di jurang. Kita usahakan evakuasi walaupun terkendala cuaca. Kita prioritaskan yang luka-luka akibat tembakan KST (Kelompok Separatis Terorime). Tadi semuanya sudah berhasil dan sudah dibawa ke rumah sakit,” jelas Laksamana TNI Yudo Margono.

Panglima TNI mengatakan, jadi tidak benar pernyataan yang disampaikan oleh KST bahwa mereka sudah membunuh sembilan prajurit TNI dan merampas senjatanya. “Tidak ada prajurit TNI yang disandera dan tidak ada senjata prajurit yang disita oleh KST,” imbuhnya.

(**/arp)

Artikel ini telah dibaca 331 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Semarak HUT Ke-68 Kodam XIII/Merdeka Gelar Lomba Pencak Silat Militer Serentak di Sulut dan Gorontalo

9 Juni 2026 - 23:00 WITA

Polri Tegaskan Rekrutmen Akpol 2026 Gunakan Prinsip BETAH Tidak Ada Titipan

7 Juni 2026 - 23:38 WITA

Mantan Jurnalis Senior Nanik S Deyang Ditunjuk Ketua BGN

3 Juni 2026 - 08:32 WITA

Pangdam XIII/Merdeka Pimpin Rapat Karya Bakti Skala Besar Libatkan Pemprov Sulut dan Stakeholder Lainnya

2 Juni 2026 - 23:18 WITA

Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Pangdam XIII/Merdeka Bacakan Amanat Kepala BPIP RI

1 Juni 2026 - 16:54 WITA

Danrem 131/Santiago Tinjau dan Berikan Dukungan Moril Kepada Masyarakat Korban Banjir di Bolmong

28 Mei 2026 - 19:20 WITA

Trending di Bolmong