Menu

Mode Gelap
BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe

Papua · 12 Jun 2024 22:21 WITA ·

OPM Langgar Ham Tembak Warga Sipil Tidak Bersenjata dan Tidak Berdosa, Apkam Gabungan Berhasil Evakuasi Jenazah Korban


OPM Langgar Ham Tembak Warga Sipil Tidak Bersenjata dan Tidak Berdosa, Apkam Gabungan Berhasil Evakuasi Jenazah Korban Perbesar

Papua,Sulutnews.com – Organisasi Papua Merdeka (OPM) kembali melakukan aksi yang meresahkan masyarakat dengan tindakan pembunuhan terhadap warga sipil yang tidak bersenjata dan tidak berdosa. OPM yang beroperasi di wilayah Kabupaten Intan Jaya, Paniai dan Puncak, yakni kelompok Undius Kogoya sebagai pelakunya.

Sekitar pukul 14.15 WIT bertempat di sekitar Sekolah YPPGI Kepas Kopo, Distrik Paniai Timur, Kab. Paniai, Prov. Papua Tengah, pada Selasa (11/6/2024), telah terjadi aksi penembakan terhadap seorang warga sipil bernama Rusli. Aksi biadab OPM tidak berhenti dipenembakan saja, namun dilanjutkan dengan pembakaran kendaraan dimana almarhum Rusli berada di dalamnya,

Almarhum Rusli merupakan warga sipil pendatang berusia 40 tahun dengan status kawin dan berasal dari Makassar Sulawesi Selatan. Akibat penembakan dan pembakaran kendaraan oleh OPM yang diperkirakan berjumlah 10 orang, almarhum langsung meninggal dunia di tempat.

Menindaklanjuti situasi yang terjadi, Aparat Keamanan (Apkam) gabungan dengan sigap bergerak cepat menuju lokasi kejadian guna melaksanakan evakuasi jenazah korban. Dengan gerakan taktis militer yang terencana dan terkoordinir, Apkam gabungan akhirnya berhasil mengevakuasi jenazah almarhum ke RSUD Madi.

Dalam proses evakuasi jenazah, Apkam gabungan sempat menghadapi aksi gangguan tembakan senjata dari OPM kelompok Undius Kogoya serta harus melalui jalan yang terputus, namun Apkam terus menerobos maju dan membuat OPM melarikan diri hingga akhirnya dapat mengevakuasi jenazah almarhum Rusli. (*/Merson)

Artikel ini telah dibaca 1,465 kali

Baca Lainnya

Semarak HUT Ke-68 Kodam XIII/Merdeka Gelar Lomba Pencak Silat Militer Serentak di Sulut dan Gorontalo

9 Juni 2026 - 23:00 WITA

Pangdam XIII/Merdeka Pimpin Rapat Karya Bakti Skala Besar Libatkan Pemprov Sulut dan Stakeholder Lainnya

2 Juni 2026 - 23:18 WITA

Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Pangdam XIII/Merdeka Bacakan Amanat Kepala BPIP RI

1 Juni 2026 - 16:54 WITA

Danrem 131/Santiago Tinjau dan Berikan Dukungan Moril Kepada Masyarakat Korban Banjir di Bolmong

28 Mei 2026 - 19:20 WITA

Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus Saksikan Penyerahan Hewan Kurban Presiden dan Gubernur Sulut

26 Mei 2026 - 06:43 WITA

Pembubaran Nobar Pesta Babi dan Rapuhnya Demokrasi Indonesia Pasca-Reformasi Pengantar

17 Mei 2026 - 23:49 WITA

Trending di Opini