Menu ✖

Mode Gelap
Breaking News : Polnustar Kembali Mewisuda 136 Mahasiswa Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau

Papua · 12 Jun 2024 22:21 WITA ·

OPM Langgar Ham Tembak Warga Sipil Tidak Bersenjata dan Tidak Berdosa, Apkam Gabungan Berhasil Evakuasi Jenazah Korban


 OPM Langgar Ham Tembak Warga Sipil Tidak Bersenjata dan Tidak Berdosa, Apkam Gabungan Berhasil Evakuasi Jenazah Korban Perbesar

Papua,Sulutnews.com – Organisasi Papua Merdeka (OPM) kembali melakukan aksi yang meresahkan masyarakat dengan tindakan pembunuhan terhadap warga sipil yang tidak bersenjata dan tidak berdosa. OPM yang beroperasi di wilayah Kabupaten Intan Jaya, Paniai dan Puncak, yakni kelompok Undius Kogoya sebagai pelakunya.

Sekitar pukul 14.15 WIT bertempat di sekitar Sekolah YPPGI Kepas Kopo, Distrik Paniai Timur, Kab. Paniai, Prov. Papua Tengah, pada Selasa (11/6/2024), telah terjadi aksi penembakan terhadap seorang warga sipil bernama Rusli. Aksi biadab OPM tidak berhenti dipenembakan saja, namun dilanjutkan dengan pembakaran kendaraan dimana almarhum Rusli berada di dalamnya,

Almarhum Rusli merupakan warga sipil pendatang berusia 40 tahun dengan status kawin dan berasal dari Makassar Sulawesi Selatan. Akibat penembakan dan pembakaran kendaraan oleh OPM yang diperkirakan berjumlah 10 orang, almarhum langsung meninggal dunia di tempat.

Menindaklanjuti situasi yang terjadi, Aparat Keamanan (Apkam) gabungan dengan sigap bergerak cepat menuju lokasi kejadian guna melaksanakan evakuasi jenazah korban. Dengan gerakan taktis militer yang terencana dan terkoordinir, Apkam gabungan akhirnya berhasil mengevakuasi jenazah almarhum ke RSUD Madi.

Dalam proses evakuasi jenazah, Apkam gabungan sempat menghadapi aksi gangguan tembakan senjata dari OPM kelompok Undius Kogoya serta harus melalui jalan yang terputus, namun Apkam terus menerobos maju dan membuat OPM melarikan diri hingga akhirnya dapat mengevakuasi jenazah almarhum Rusli. (*/Merson)

Artikel ini telah dibaca 1,465 kali

Baca Lainnya

Pangdam XIII/Merdeka Terima Audiensi Pusvet Bacadnas Kemhan dan LVRI Sulawesi Utara di Makodam

26 Oktober 2026 - 23:51 WITA

Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus Resmikan Rehab Koramil Kotabunan dan Pos Jaga TNI Desa Buyat

13 Oktober 2026 - 21:04 WITA

Pangdam XIII/Merdeka Dampingi Penyerahan Bantuan Pangan Menko Pangan untuk Sulut, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

8 Oktober 2026 - 21:33 WITA

Rapat Paripurna HUT Sulut: Pangdam XIII/Merdeka Teguhkan Sinergi TNI dan Pemerintah Daerah

22 September 2026 - 22:17 WITA

Gelar Bazar Murah Hut Ke-81 TNI, Pangdam XIII/Merdeka: Ringankan Beban Masyarakat

22 September 2026 - 14:11 WITA

Sidang Pantukhir 435 Casis Pangdam XIII/Merdeka Tekankan Seleksi Transparan dan Bebas Pungutan

21 September 2026 - 16:30 WITA

Trending di Manado