Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bitung · 9 Apr 2023 01:44 WITA ·

Momentum PHBI Kota Bitung gelar Nuzulul Quran, Maurits Mantiri : Merajut Kebersamaan dalam Keragaman


Momentum PHBI Kota Bitung gelar Nuzulul Quran, Maurits Mantiri : Merajut Kebersamaan dalam Keragaman Perbesar

Sulutnews.com, Bitung – Peringatan Malam Nuzulul Quran di Kota Bitung dilangsungkan Jumat, 07 April 2023, di Masjid Al Gufron, Kelurahan Pateten l, Kec Aertembaga.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Panitia Hari besar Islam(PHBI) Kota Bitung ini, mengusung tema “Turunnya Al Qur’an Menjadi Simbol Perubahan Peradaban Jahiliyah'”.

Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri saat hadir dikesempatan ini mengajak umat muslim di kota Bitung agar jadikan peringatan Nuzulul Quran sebagai momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan dan kesatuan.

Maurits menyampaikan merajut kebersamaan dalam keragaman, sangat dibutuhkan dalam membangun peradaban.

” Mari jadikan semangat Nuzulul Qur’an untuk meneguhkan momentum untuk bersatu dan memperkuat semangat kebersamaan,” ajak Maurits.

Lanjut dikatakan, merupakan sebuah konsekuensi  beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa, adalah kita harus menerima dengan lapang dada bahwa keberagaman ini merupakan suatu kehendak.

“Artinya, keanekaragaman makhluk Tuhan pada hakikatnya merupakan ketetapan. Keberagaman ini harus dijadikan anugerah dari Tuhan yang harus terus jaga, dirawat, dan dikelola dengan baik agar terjadi perjumpaan. Yaitu, membangun kebersamaan dalam dialog-dialog yang sehat dengan semangat saling melengkapi satu dengan yang lain,”

Maurits juga menjelaskan, substansi yang sering digaungkan pemerintah saat ini yakni, kerja dengan cinta dan jauhkan kebencian, merupakan suatu simbol mengedepankan kepentingan bersama tanpa memandang agama, suku dan lain-lain.

“Mari sama-sama jalankan persaudaraan di kota Bitung ini dengan dasar cinta. Karena itu, menjauhkan perilaku kebencian,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua PHBI Kota Bitung, Arianto Kadir membeberkan, membangun sebuah peradaban ditengah keragaman budaya, harus melalui sebuah konsep atau meta narasi, yang akan menjadi sumber pemikiran.

Lewat skema pemikiran atau pemikiran yang terbingkai, katanya, akan mudah untuk dijadikan pedoman literasi bagi generasi hari ini dan generasi masa depan.

“Dan kemurnian metanarasi ini harus dirawat dan dijaga dengan baik, tidak boleh disusupi oleh Logika fallacy dan kepalsuan berpikir karena untuk kepentingan kelompok tertentu, tetapi untuk kemanusiaan universal,” tandasnya.

(Tzr)

 

 

 

 

 

 

 

 

Artikel ini telah dibaca 72 kali

Baca Lainnya

PT Pertamina Trans Kontinental Bersinergi Dengan Elemen Masyarakat Jaga Ekosistem Laut Melalui Aksi Bersih Pantai Tangkoko

20 Juli 2026 - 22:36 WITA

Perkuat Karakter Generasi Muda Sejak Dini, Babinsa Koramil 1310-02/Lembeh Berikan Materi Bela Negara kepada Siswa Baru SMKN 3 Bitung 

18 Juli 2026 - 07:31 WITA

TNI–Polri dan Forkopimda Olahraga Bersama, Wujud Kota Bitung Aman dan Kondusif

18 Juli 2026 - 06:17 WITA

Kodam XIX Tuanku Tambusai Kawal Kunjungan Wakil Presiden Gibran di Rokan Hilir, Tinjau Percepatan Renovasi Sekolah

17 Juli 2026 - 21:45 WITA

Ellen Honandar Sondakh Ajak Warga Olah Sampah Rumah Tangga Menjadi Bernilai Ekonomi

17 Juli 2026 - 14:04 WITA

Luke Anthony Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Perkuat Timnas Indonesia

17 Juli 2026 - 10:15 WITA

Trending di Bitung