MANADO, Sulutnews.com – Anggota DPRD Sulut Meyke Lavarence mengatakan momentum perayaan kemerdekaan Indonesia ke 78 tahun 2023 diharapkan menjadi momentum untuk terus berbenah dari dan menata pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan. Sebagai wakil rakyat yang mendapat kepercayaan masyarakat di Wilayah Kabupaten Sangihe, Sitaro dan Talaud merasa Pemerintah masih kurang memperhatikan wilayah Kabupaten Sangihe.
“Kemerdekaan Indonesia telah melewati setengah abad bahkan kini berada di erah moderen four point zero, tapi masih banyak kebutuhan warga di wilayah sangihe yang belum mendapatkan perhatian,” ungkap Lavarence.
Menurut politisi Partai Golkar yang saat ini sebagai Anggota Komisi I bidang Hukum dan Pemerintahan mengatakan geografi wilayah kabupaten kepulauan ada banyak kampung tetapi penerangan jalan ada banyak yang belum terpasang, juga ada banyak infrastruktur jalan yang kurang mendapat perhatian.” Berharap kemerdekaan 78 kiranya menjadi akhir penantian panjang bagi masyarakat di wilayah kabupaten Sangihe untuk merdeka dari seringnya pemadaman lampu yang berdampak rusaknya barang elektronik warga, Merdeka dari banyaknya jalan rusak, Merdeka dari ketertinggalan informasih akibat jaringan internet yang masih kurang cepat,” kata Lavarence.
Hal yang juga menjadi kerinduan warga yakni perhatian Balai jalan untuk dapat membangunan drainase dan talut pengaman pantaii.” Wilayah kabupaten Sangihe, Sitaro dan Talaud rawan terjadi bencana sehingga perhatian pembangunan yang merata dan berkeadilan harus tetap dikedepankan,” tegas Lavarence sambil menyorot rencana oprasional perusahaan tambang yang dikuwatirkan berdampak kerusakan lingkungan.(josh tinungki)







