Menu

Mode Gelap
Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu

Kepolisian · 21 Jun 2024 20:47 WITA ·

Masih Rendah Kesadaran Masyatakat Lakukan Mutasi Kendaraan Plat Nomor Luar Sulut


Foto - Kompol Andri Permana SIK  Kasubdit Bin Gakkum Direktorat Lalu Lintas Polda Sulut Perbesar

Foto - Kompol Andri Permana SIK Kasubdit Bin Gakkum Direktorat Lalu Lintas Polda Sulut

Manado, Sulutnews.com – Masih rendah kesadaran masyarakat Sulut yang memiliki kendaraan plat nomor Polisi dari luar Sulut untuk melakukan mutasi kendaraan kewilayah Sulut.

Hal tersebut dikatakan Kepala Seksi ( Kasi)  Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor ( BPKB) Ditlantas Polda Sulut AKP Rocky  Junasmi SIK.MH kepada wartawan Jumat (21/6) dikantornya.

Menurutnya  melakukan mutasi terhadap kendaraan dari luar itu penting. Dan diberikan waktu tiga bulan.Artinya kalau ada warga Sulut yang membeli kendaraan dari Pulau Jawa dan daerah lain  sebaiknya segera dimutasi saja surat surat dan dokumen kendaraannya bukan ditunda bahkan melewati batas tiga bulan.” Kami akan  melakukan pantauan terus karena banyak yang lalai” kata AKP Rocky.

Menurut Rocky kalau sudah dimutasi itu sangat baik dan memudahkan aparat melacak  nama pemilik ketika ada masalah kecelakaan akan mudah didapat alamat pemilik.

Foto – AKP Rocky Junasmi SIK.MH Kepala Seksi BPKB Ditlantas Polda Sulut

” Kalau tidak dimutasi makan sulit dilacak” kata Rocky. Kalau masih plat nomor luar dan juga alamat pemilik masih diluat sulit aparat melacak bila ada musibah kecelakaan.

Menjawab yang lain, AKP Rocky  yang juga putra dari Provinsi Riau mengatakan, pihaknya terus sosialisasi kepada masyarakat agar cepat lakukan mutasi. Karena akan ada tilang bagi yang melangar aturan yang ada.” Kami terus kerjasama dengan  Badan Pendapatan Daerah Sulut untuk lakukan tilang bersama Lalulintas” katanya.. Bahkan ada tilang Elektronik ” kata Rocky.

Rocky menambahkan sesuai data di Sulut setiap bulan ada 5.000 kendaraan roda dua  motor baru yang masuk Sulut dan sekitar 1.500 kendaraan roda dua baru juga masuk Sulut.

Pelangaran

Sementara itu Kasubdit Bin Gakkum Direktorat Lalulintas Polda Sulut Kompol Andri Permana SIK secara terpisah Jumat (21/6) mengatakan kepada wartawan, saat ini jumlah kendaraan banyak dan pelangaran lalu lintas banyak.Dalam tilang Electronic Traffic Law Enforcement ( ETLE) atau tilang elektronik setiap hari 100 lebih yang terekam melakukan pelangaran.” Ini sangat memprihatinkan. Karena setiap bulan tetap meningkat” kata Andri Permana.  Pelangaran itu baik tidak pakai sabuk pengaman bagi sopir ada juga tidak pakai helem dan lampu untuk motor. Semua yang melangar dikirim surat sesuai alamat dan tilang ETLE ini tidak ada kompromi siapa saja bisa kena tilang biar aparat Kepolisian.

Andri berharap masyarakat harus taat berlalu lintas dengan mengunakan sabut helem dan juga aturan lainnya agar tidak kena tilang elektronik. Untuk Sulut baru satu di Jalan Bolevard. Untuk daerah lain masih dipertimbangkan seperti di Kota Bitung.(fanny)

Artikel ini telah dibaca 1,143 kali

Baca Lainnya

IGP Beri Apresiasi Gubernur YSK Atas Bantuan Rumah Ibadah dan Subsidi Haji Sulut

28 April 2026 - 10:53 WITA

Ternyata Dugaan 303 Itu Judi: Ada di Pameran HUT ke-24 Rote

27 April 2026 - 23:55 WITA

Warga Lingkar Tambang Keluhkan Akses Jalan. DPRD Sulut Panggil Hearing PT MSM dan BPJN

27 April 2026 - 21:22 WITA

Wakil Bupati Aditya Pontoh Membuka Resmi Latsar CPNS

27 April 2026 - 18:43 WITA

Plt Sekprov Sulut Denny Mangala : Gubernur Yulius Selvanus Akan Malantik Tahlis Gallang Sebagai Sekprov Devinitif Senin 4 Mei 2026

26 April 2026 - 23:19 WITA

208 Siswa SMK Negeri 1 Tondano Berkompeten Setelah Ikut UKK Tujuh Program Keahlian

25 April 2026 - 12:58 WITA

Trending di Manado