Bolmong Utara, Sulutnews.com – Kepala Cabang Pembantu (KCP) BNI Boroko Yuyun Mokoginta menjawab beberapa pertanyaan tentang manfaat tabungan umroh sebagai produk simpanan yang diperuntukan bagi nasabah dengan tujuan menunaikan ibadah umroh pada waktu yang telah ditentukan.
Acara sosialisasi dilaksanakan pimpinan cabang BNI dan BSG, berlangsung di Lantai III Kantor Bupati Bolmong Utara dengan tema “Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan) Bagi Nelayan Bolmong Utara. Dibuka resmi Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Hi. Abdul Mutoh Daeng Mulisa, S.Pd., M.M. Rabu (24/06/2026).
Kata Kepala KCP BNI Boroko, cara kerja produk ini tak berbeda dengan produk tabungan haji maupun tabungan berjangka lain pada umumnya.
Apabila produk menggunakan akad Mudharabah, Anda juga akan mendapatkan imbalan berupa bagi hasil.
Setelah dana mencapai jumlah yang sesuai dengan nominal ongkos umroh, Anda dapat langsung menggunakannya untuk perjalanan ke Tanah Suci.
Ibadah Umroh sendiri tidak harus menunggu antrian seperti halnya berhaji karena bisa dilakukan kapan pun.
Tetapi, ada waktu tertentu yang menjadi favorit umat Islam untuk menunaikan ibadah umroh, seperti umroh saat bulan suci Ramadan, akhir tahun, dan awal tahun.
Manfaat Tabungan Umroh :
Ada beberapa tujuan dan manfaat membuka tabungan untuk umroh, berikut ini beberapa diantaranya:
1. Mengumpulkan Biaya Umroh Lebih Ringan.
Manfaat yang paling utama mengapa banyak orang membuka simpanan berjangka di bank syariah untuk umroh adalah menjadi salah satu cara mengumpulkan dana ke Tanah Suci.
Melalui cara ini, mengumpulkan biaya umroh yang tidak sedikit ini pun menjadi jauh lebih ringan.
Terlebih, bank syariah memberikan syarat setoran yang ringan, bebas biaya administrasi, dan bisa autodebet sehingga kita menjadi lebih disiplin.
2. Dana Tersimpan dengan Aman.
Mengumpulkan dana yang secara khusus ditujukan untuk ibadah umroh, akan lebih aman dibandingkan menyimpan uang sendiri.
Apalagi jika bank syariah tempat Anda menyimpan dana simpanan umroh merupakan peserta Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
LPS akan memberikan penjaminan pembayaran simpanan nasabah sampai jumlah Rp 2 miliar. Jadi, Anda tidak perlu khawatir uang akan hilang atau dicuri.
3. Setoran Lebih Fleksibel
Biasanya, bank syariah akan memberikan kebebasan pada nasabahnya untuk menentukan besaran dana yang akan disetorkan setiap bulannya.
Anda dapat menyesuaikan dengan kemampuan finansial.
Sebelum menentukan setoran, buatlah estimasi biaya umroh kemudian hitung simulasinya. Jadi, bisa umroh agar dana bisa terkumpul di waktu yang sudah tentukan. Dengan cara ini, tidak akan kehilangan kesempatan pergi beribadah ke tanah suci di waktu target kamu.
4. Kepastian Keberangkatan.
Berbeda dengan produk simpanan lainnya, tabungan umroh biasanya dirancang secara terprogram untuk memastikan keberangkatan nasabahnya.
Bank yang memiliki produk tabungan berjangka umroh biasanya memiliki rekanan travel agent terpercaya.
Selain untuk umroh, Anda bisa sekaligus merencanakan liburan ke negara yang berdekatan dengan Tanah Suci, seperti Turki dan Dubai.
Cara Buka Tabungan Umroh :
Jika Anda tertarik mulai menabung untuk umroh, maka bisa mendatangi bank syariah yang dituju. Masing-masing bank syariah memiliki syarat dan ketentuan berbeda-beda.
Adapun syarat membuka tabungan umroh sama seperti membuka produk simpanan lainnya. Anda bisa melakukan perencanaan tabungan umroh untuk satu hingga seluruh keluarga.
Berikut syarat umum pembukaan tabungan umroh di bank syariah:
- Melampirkan kartu identitas resmi (KTP).
- NPWP.
- Melakukan setoran awal minimal Rp 100 ribu sesuai ketentuan dari bank.
- Mengisi dan menandatangani formulir pembukaan rekening secara lengkap dan benar.
Umumnya, jika tabungan sudah mencapai nominal tertentu, maka akan digunakan sebagai uang muka umroh sesuai dengan pilihan paket keberangkatan. Anda juga harus mempersiapkan dokumen lain yang biasanya akan diminta menjelang keberangkatan, seperti paspor asli atau bukti vaksin. *** GG










