Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Jambi · 30 Mar 2024 18:40 WITA ·

LSM GP2AM : Kerinci Sungai Penuh Butuh Kajian Ahli SDA Terkait Banjir


LSM GP2AM : Kerinci Sungai Penuh Butuh Kajian Ahli SDA Terkait Banjir Perbesar

Kerinci, Sulutnews.com – Pasca Terjadinya banjir dan Longsor di kabupaten kerinci, PT KMH banyak mendapat sorotan, baik dari masyarakat, serta Para tokoh, Hingga tidak sedikit pula media-media yang merilis berita terkait Penyebab banjir di kerinci dan sungai penuh mengarah kepada Project PLTA yang saat ini tengah dikerjakan.

Menanggapi isu-isu miring yang beredar di tengah masyarakat, Aslori, selaku manager PLTA , mengundang awak media dalam acara Coffe morning.

Aslori juga sempat mengatakan dan membantah penyebab dari banjir adalah karna Project PLTA.

“Sangat disayangkan adanya pemikiran-pemikiran bahwa Project PLTA menjadi penyebab terjadinya banjir. Bagaimana bisa kita dituding menutup pintu air, sedangkan Bendungan yang kita buat saja belom berfungsi”  Tegas Aslori. https://www.porosjambimedia.com ASLORI : Bagaimana bisa kita menutup pintu Air, sedangkan Bendungan Kita saja belom berfungsi!

Mendapat kecamaman keras dari LSM GP2AM dari bahasa Aslori di media massa, “ASLORI : Bagaimana bisa kita menutup pintu Air, sedangkan Bendungan Kita saja belom berfungsi!” bendungan belum berfungsi itu memang benar, namun yang perlu dikaji adalah pekerjaan bendungan yang tidak melancarkan arus atau debet air seperti biasanya.

“Bahasa aslori di hotel mahkota itu memang benar bendungan belum berfungsi, namun yang dipermasalahkan itu adalah arus dan debet air keluar di jembatan ujung batu tidak normal lagi seperti biasa dikarenakan adanya pekerjaan bendungan di pintu keluar air danau” papar ketua LSm GP2AM.

Selain itu Ketua LSM GP2Am juga menyingung bahwa masyarakat kerinci dan Kota Sungai penuh Butuh fakta dan data dari ahli bukannya kata kata dari Aslori.

“Kita selaku putra daerah butuh fakta dan data, bukan katanya, sekaran kerinci sungai penuh butuh tim SDA independen untuk mengkaji sebab terjadinya banjir hebat” Tantang Ketua LSM GP2AM.

Selain itu ia (Ketua LSM GP2AM/red) juga menyentil Aslori Manager Project Kerinci Merangin Hydro (KMH) terkait bahasanya seperti  “Ada Banyak faktor penyebab terjadinya banjir, seperti kurangnya Normalisasi sungai, kebiasaan buruk masyarakat yang membuang sampah di bantaran sungai, dan banyak lagi faktor penyebab lainnya” Papar, Aslori disalah satu media massa.

“Bilamana alasan Aslori Manager Project Kerinci Merangin Hydro (KMH) penyebab banjir ‘kebiasaan buruk masyarakat yang membuang sampah di bantaran sungai’ https://www.porosjambimedia.com, harus nya aslori dapat berpikir jernih, sebab secara logika banjir hebat baru baru ini di karenakan air atau air yang mengenang tidak menyusut, secara logika kita berpikir kabupaten kerinci dan kota sungai penuh wilayah terdampak banjir adalah wilayah atau daerah dataran tinggi dari danau kerinci, bagaimana aslori bisa bicara kotor (Kebiasaan Buruk) terhadap masyarakat kerinci dan kota sungai penuh, kalau dia aslori bicara tolong pakai fakta dan data jangan hanya atas dasar pemikirannya tanpa ahli, yang berhak bicara itu ahli bukan aslori tolong dipahami” sebut ketua LSM GP2AM.

Selain itu ia juga meminta pihak pemerintah kabupaten kerinci dan kota sungai penuh, agar segera menghadirkan Ahli SDA untuk mengkaji banjir hebat lalu, karna tidak sedikit negeri hilang akibat pembangunan PLTA. (*/Saprial)

Artikel ini telah dibaca 1,198 kali

Baca Lainnya

DPD IWOI Sungai Penuh–Kerinci Ucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80, Apresiasi Pengabdian Polri untuk Masyarakat

30 Juni 2026 - 21:15 WITA

Dugaan Pungli Uang Bangku, Bagi Calon Siswa Baru Mencuat Di Salah Satu SMA di Sungai Penuh

29 Juni 2026 - 19:19 WITA

Kuat Dugaan BEA Cukai Jambi, Sarang Pungli

24 Juni 2026 - 21:40 WITA

Korban Dugaan Ancaman dan Kekerasan di Kafe Penuhi Panggilan Penyidik, Minta Kasus Diusut Tuntas

24 Juni 2026 - 14:16 WITA

Maulana Tegaskan Laporan Pengeroyokan di Polda Jambi Bukan Laporan Palsu

22 Juni 2026 - 14:52 WITA

RIFDI, S. Sos. Camat Gunung Kerinci, Marah saat di Konfirmasi Wartawan. Terkait Dugaan Pengadaan Fiktif

10 Juni 2026 - 15:44 WITA

Trending di Jambi