Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Jakarta · 14 Apr 2023 00:02 WITA ·

Heboh! Seorang Perempuan Mengamuk Di Raker Komisi 3 Dengan Kapolri


Foto. Tampak Petugas Pamdal DPR langsung mengamankan perempuan tersebut ke luar ruangan dan dibawa ke lantai dasar.
Perbesar

Foto. Tampak Petugas Pamdal DPR langsung mengamankan perempuan tersebut ke luar ruangan dan dibawa ke lantai dasar.

JAKARTA|SULUTNEWS.COM– SEORANG ibu sempat mengamuk di balkon ruang rapat Komisi Tiga DPR saat rapat dengan Kapolri tengah berlangsung, pada Rabu (12/4/2023) kemarin.

Kejadian tersebut terjadi saat Kapolri Listyo Sigit Prabowo hendak menjawab pertanyaan dari para anggota Komisi III DPR.

Teriakan histeris ibu yang belakangan diketahui bernama Drajat, melakukan interupsi dari balkon ruang rapat ketika Wakil Ketua Komisi III DPR Desmond Junaidi Mahesa sedang berbicara.

Ternyata perempuan berhijab hijau itu menumpahkan kekecewaannya atas penanganan kasus investasi bodong Koperasi Niaga Mandiri Sejahtera Indonesia (NMSI).

Dia mengaku telah merugi hingga miliaran rupiah. Serta telah mengklaim dirinya telah melapor ke Polres Kediri dan Polda Jawa Timur.’’ Namun sudah dua tahun kasusnya belum tuntas.

Setelah berteriak dan mengganggu persidangan, perempuan memakai kerudung hijau dan pakaian putih ini, langsung ditarik oleh Petugas Pamdal DPR ke luar ruangan dan dibawa ke lantai dasar.

“Minta tolong Pak Kapolri, laporan polisi kami sudah dua tahun Pak telah ada ribuan orang Pak. Ini investasi bodong korbannya ribuan Pak tetapi apa, Jalan di tempat. Astagfirullah,” kata perempuan itu.

Ia membeberkan, kasus ini memakan ribuan orang bahkan angka kerugian korban mencapai Rp500 miliar.

“Sudah dua tahun di Polres Kediri, Polres Madiun tidak ada penyelesaian. Jangan memaparkan yang manis-manis saja. Kami masyarakat yang membayar kalian. Mana keadilan,”ujarnya.

Merespons hal tersebut Kapolri memberi ruang untuk bertemu perempuan tersebut setelah sidang DPR. “Biar saja, nanti ketemu saya tidak masalah,” ucap Kapolri.

Menindaklanjuti laporan perkara yang belum tuntas itu.” Saat di Wawancarai Wartawan, Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto mengatakan pihaknya akan memanggil perempuan yang mengamuk tersebut.

Dia mengatakan pihaknya telah menampung laporan perkara soal investasi bodong melalui koperasi itu.

“Nanti kita akan temukan dengan tim sudah menangani kasus koperasi yang sudah berjalan. Kalau memang ada link ke sana kami akan segera tindaklanjuti,” ujar Komjen Pol Agus Andrianto.

Dia menambahkan korban perkara itu berasal dari beberapa provinsi seperti Jawa Barat hingga Jawa Timur.

(**/arp)

Artikel ini telah dibaca 535 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

KLARIFIKASI TERBARU! ASISTEN I PETSON HANGGE AKUI UANG Rp40 JUTA, DISEBUT HASIL KESEPAKATAN DAN TERTUANG DALAM PROPOSAL

11 Agustus 2026 - 17:00 WITA

RESES II MIKAEL MANU WARGA OELASIN DESAK PEMBANGUNAN JALAN, DINAMO CELUP HINGGA BIBIT TERNAK

11 Agustus 2026 - 13:46 WITA

MELEDAK! UANG Rp40 JUTA KINI DIKLARIFIKASI

11 Agustus 2026 - 10:21 WITA

MELEDAK! PROPOSAL EXPO ROTE NDAO KEMBALI DISOROT — DUGAAN Rp40 JUTA BERKEDOK “SUMBANGAN” MUNCUL

11 Agustus 2026 - 08:58 WITA

VIRAL LAGI! PROPOSAL EXPO ROTE NDDAO DIDUGA MUNCUL, RP40 JUTA DISEBUT MENGALIR KE ASISTEN I PETSON HANGGE

11 Agustus 2026 - 08:29 WITA

Reses II Memanas! MIKAEL MANU Turun Lansung Ke Desa Dolasi, Warga Bongkar Segudang Aspirasi DESIL Dipersoalkan, Embung Hingga Jalan Lingkar Selatan Diminta!

11 Agustus 2026 - 08:13 WITA

Trending di Internasional