Bitung, Sulutnews.com — Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026 menjadi kesempatan bagi jajaran PT PELNI (Persero) untuk turun langsung menyapa pelanggan, termasuk PELNI Cabang Bitung yang selama ini menjadi salah satu titik penting layanan transportasi laut bagi masyarakat Sulawesi Utara dan wilayah sekitarnya.
Peringatan Harpelnas 2026 secara nasional berlangsung di atas KM Tidar dalam pelayaran rute Baubau–Maumere, Rabu (2/9). Direktur Utama PELNI Budi Setyawan Wijaya bersama Direktur Usaha Angkutan Penumpang PELNI Nuraini Dessy, didampingi Nakhoda KM Tidar Capt. Noviansyah Sarifrudin, menyapa dan berinteraksi langsung dengan para penumpang.
Interaksi dilakukan untuk mendengarkan pengalaman pelanggan selama menggunakan layanan PELNI, termasuk masukan mengenai pelayanan di atas kapal serta pemanfaatan layanan digital melalui aplikasi PELNI Mobile.
“Pelanggan merupakan faktor utama bagi kami untuk terus berbenah dan memberikan pelayanan terbaik. Karena itu, kami ingin hadir secara langsung, mendengarkan pengalaman mereka, memahami apa yang masih perlu kami tingkatkan dan memastikan setiap masukan dapat menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan pelayanan yang lebih baik,” ujar Budi.
Dalam kegiatan tersebut, PELNI juga memberikan apresiasi kepada sejumlah pelanggan terpilih berupa upgrade fasilitas kamar kelas, souvenir, serta voucher SeaWifi gratis untuk mendukung kenyamanan pelanggan selama perjalanan.
Sementara itu, Kepala Cabang PELNI Bitung Nurul Azhar mengatakan, Hari Pelanggan Nasional menjadi pengingat bagi seluruh insan PELNI untuk menempatkan pelanggan sebagai bagian penting dalam setiap proses pelayanan.
“Bagi kami di PELNI Cabang Bitung, Hari Pelanggan Nasional bukan sekadar momentum seremonial. Ini menjadi pengingat bahwa setiap pelanggan yang datang dan menggunakan layanan PELNI harus mendapatkan pelayanan yang terbaik,” ujar Nurul Azhar.
Menurutnya, kebutuhan pelanggan terus berkembang sehingga kualitas pelayanan harus mampu mengikuti perkembangan tersebut, termasuk dalam aspek informasi, kemudahan akses layanan hingga kenyamanan selama perjalanan.
“Kami terus mendorong pelayanan yang semakin responsif. Masukan dari pelanggan sangat penting bagi kami untuk mengetahui apa yang sudah baik dan apa yang masih perlu diperbaiki,” katanya.
Nurul juga menyebut pelayanan merupakan tanggung jawab seluruh jajaran, mulai dari petugas di darat, pelayanan tiket, proses keberangkatan hingga pelayanan di atas kapal.
“Pelayanan bukan hanya tanggung jawab satu bagian. Mulai dari petugas di darat, pelayanan tiket, proses keberangkatan hingga pelayanan di atas kapal, semuanya memiliki peran dalam memberikan pengalaman terbaik kepada pelanggan,” tuturnya.
Ia menambahkan, keberadaan PELNI di Bitung tidak hanya berkaitan dengan aktivitas transportasi laut, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga konektivitas masyarakat dan mobilitas antardaerah.
“PELNI hadir untuk menghubungkan masyarakat dan wilayah. Karena itu, kami ingin memastikan masyarakat yang menggunakan layanan dari Bitung merasa aman, nyaman dan mendapatkan informasi yang jelas selama proses perjalanan,” ujar Nurul.
Harpelnas 2026 mengusung tema “Melayani Sepenuh Hati”. Bagi PELNI Cabang Bitung, semangat tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan pelayanan yang memberikan rasa aman, nyaman dan kemudahan bagi masyarakat.
“Harapan kami sederhana, setiap pelanggan yang menggunakan layanan PELNI dapat pulang dengan pengalaman yang baik. Kami akan terus berupaya memberikan pelayanan dengan sepenuh hati,” tutup Nurul Azhar.




