Menu

Mode Gelap
Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix

Sitaro · 12 Jul 2025 16:30 WITA ·

Hari Pertama Sekolah, Bupati Sitaro Ajak Ayah Antar Anak  


flyer gerakan ayah teladan di sitaro Perbesar

flyer gerakan ayah teladan di sitaro

SITARO.sulutnews.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) menyatakan dukungan penuh terhadap Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), program nasional yang digagas Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji.

 

Bupati Sitaro, Chyntia Ingrid Kalangit, mengajak seluruh ayah di sitaro untuk hadir mendampingi anak-anak mereka pada hari pertama masuk sekolah, Senin, 14/07/2025.

 

“Ini bukan hanya seremoni. Mengantar anak di hari pertama sekolah adalah bentuk dukungan emosional yang sangat berarti, sekaligus simbol keterlibatan ayah dalam pengasuhan,” tegas Kalangit, Jumat, 11/07/2025.

 

Menurutnya, keterlibatan ayah di momen penting seperti itu mampu mempererat ikatan emosional, menumbuhkan rasa aman, serta meningkatkan kepercayaan diri anak. Ia berharap GATI menjadi pintu masuk perubahan paradigma pengasuhan yang lebih setara antara ibu dan ayah.

 

Penelitian menunjukkan, keterlibatan ayah dalam aktivitas sederhana seperti mengantar anak ke sekolah memiliki dampak positif yang besar. Anak merasa lebih diperhatikan dan dihargai, sehingga menumbuhkan motivasi belajar serta semangat di hari pertama sekolah. Kehadiran ayah juga dapat menekan rasa cemas atau takut anak saat beradaptasi dengan lingkungan baru.

 

Tak hanya bagi anak, pengalaman tersebut juga membangun kebanggaan tersendiri bagi ayah. Hubungan yang lebih dekat dan komunikasi yang lebih terbuka akan tercipta, sehingga mendorong terciptanya suasana keluarga yang harmonis dan seimbang.

 

Hal itu juga dirasakan Noldi Bindura, seorang ayah asal Kampung Karalung. Ia mengaku pengalaman mengantar anak ke sekolah menjadi momen berharga dalam hidupnya.
“Waktu saya antar anak, dia terlihat lebih semangat dan berani masuk kelas. Saya juga merasa bangga bisa hadir langsung di hari penting itu. Anak jadi tahu kalau ayah peduli dan siap mendukung,” ujarnya.

 

Secara nasional, BKKBN mencatat sekitar 20,9% anak di Indonesia berada dalam kondisi fatherless atau minim peran ayah, baik secara fisik maupun emosional. Kondisi ini dapat memengaruhi tumbuh kembang anak, terutama dari sisi psikologis, emosional, dan sosial.

 

Melalui keterlibatan aktif para ayah, GATI diharapkan mampu memperkuat ketahanan keluarga sekaligus melahirkan generasi Indonesia yang sehat, tangguh, dan berdaya saing.

 

Artikel ini telah dibaca 960 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Barcelona Satu Angkut 24 Karung Pala, Irwan : Jangan Jadikan Siau Tempat “Cuci Pala”

21 Mei 2026 - 05:46 WITA

Pala dari Luar Masuk Siau, Nama Besar Pala Siau Dipertaruhkan

21 Mei 2026 - 04:50 WITA

Program Khusus MBG Siau Timur Selatan, Soni Maringka: 21 Relawan Dapat Beras Rutin

11 Mei 2026 - 13:59 WITA

Sekretaris Golkar Sitaro Protes Surat Terbuka Bupati Tersangka dugaan Korupsi ke Ketum Partai

8 Mei 2026 - 11:38 WITA

Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar

6 Mei 2026 - 21:52 WITA

DPRD Sitaro Rampungkan Rekomendasi LKPJ 2025, 11 Catatan Disiapkan untuk Pemda

4 Mei 2026 - 23:41 WITA

Trending di Sitaro