Menu

Mode Gelap
BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe

Bitung · 18 Jun 2026 12:54 WITA ·

Hadapi Krisis Iklim, Randito Maringka: Saatnya Bekerja untuk Bumi


Hadapi Krisis Iklim, Randito Maringka: Saatnya Bekerja untuk Bumi Perbesar

Bitung, Sulutnews.com – Wakil Wali Kota Bitung, Randito Maringka, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengambil peran aktif dalam menghadapi krisis iklim dan berbagai persoalan lingkungan yang semakin nyata dirasakan di berbagai belahan dunia.

Ajakan tersebut disampaikan saat Pemerintah Kota Bitung menggelar Upacara Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) yang dirangkaikan dengan Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 di Lapangan Upacara Kantor Wali Kota Bitung, Rabu (17/6/2026).

Kegiatan yang mengusung tema Act Now For Climate: Saatnya Bekerja Untuk Iklim itu dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Bitung, Randito Maringka, S.Sos., didampingi para Asisten Setda Kota Bitung, jajaran Kepala OPD, serta dihadiri unsur Forkopimda.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Randito Maringka menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pensiun dan SK Kenaikan Pangkat kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bitung.

Selain itu, diberikan pula penghargaan kepada para pemenang Lomba Video Artificial Intelligence (AI) sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas dan pemanfaatan teknologi digital di kalangan ASN.

Membacakan amanat Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Randito menyampaikan bahwa peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan,

melainkan ajakan untuk meningkatkan kesadaran dan tindakan nyata dalam menghadapi ancaman krisis lingkungan global.

“Dunia saat ini tengah menghadapi triple planetary crisis, yakni perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, dan pencemaran lingkungan.

Ketiga persoalan ini saling berkaitan dan mengancam stabilitas ekologi, ekonomi, serta kehidupan sosial masyarakat dunia,” ungkapnya.

Dalam amanat tersebut dijelaskan bahwa Indonesia terus menjalankan berbagai langkah untuk mendukung Paris Agreement guna menjaga kenaikan suhu bumi sedekat mungkin pada batas 1,5 derajat Celsius.

Upaya itu diwujudkan melalui target penurunan emisi dalam Enhanced Nationally Determined Contribution (NDC) 2030 serta strategi pembangunan rendah karbon menuju Indonesia yang tangguh terhadap perubahan iklim pada tahun 2050.

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia termasuk wilayah yang rentan terhadap dampak perubahan iklim.

Lebih dari 60 persen penduduk tinggal di kawasan pesisir yang menghadapi risiko kenaikan muka air laut, cuaca ekstrem, hingga ancaman terhadap ketahanan pangan.

Selain perubahan iklim, persoalan sampah juga menjadi tantangan yang perlu mendapat perhatian bersama. Indonesia menghasilkan sekitar 51 juta ton sampah setiap tahun, namun sebagian besar masih belum terkelola secara optimal.

Kondisi tersebut dapat memicu pencemaran lingkungan, peningkatan emisi gas metana, serta mengganggu kesehatan masyarakat dan keberlanjutan ekosistem.

Melalui peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemerintah Kota Bitung mengajak masyarakat untuk mulai melakukan langkah-langkah sederhana yang berdampak positif bagi lingkungan, seperti mengurangi sampah, mengelola limbah dengan baik, menghemat energi, dan menjaga kelestarian sumber daya alam.

Dengan semangat “Saatnya Bekerja Untuk Iklim”, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya menjaga bumi demi keberlanjutan kehidupan dan masa depan generasi mendatang.

(Tzr)

Artikel ini telah dibaca 901 kali

Baca Lainnya

Wali Kota Bitung Sambut Satgas Yonif 712 Purnatugas 

18 Juni 2026 - 18:39 WITA

Ellen Sondakh Ajak Warga Olah Sampah Jadi Kompos

18 Juni 2026 - 18:33 WITA

Nobar di Pusat Kota Bitung Dinilai Minim Dampak Ekonomi

18 Juni 2026 - 12:30 WITA

Bapelkum Bitung dan BNN Teken PKS, Edukasi Hukum Pencegahan Narkoba

17 Juni 2026 - 18:32 WITA

PKK Bitung Boyong Deretan Penghargaan HKG PKK Sulut 2026 

13 Juni 2026 - 18:07 WITA

Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Tingkatkan Integritas dan Tinggalkan Budaya Kerja Lama

12 Juni 2026 - 20:53 WITA

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bitung, Ruri Hariri Roesman mengikuti pengarahan Direktur Jenderal Imigrasi terkait penguatan integritas dan peningkatan pelayanan publik.
Trending di Bitung