Manado, Sulutnews.com – Gubernur Sulut Mayjen (Purn) Yulius Silvanus (YS) mengatakan, pihaknya bersama instansi terkait akan segera rapat untuk membahas harga pangan dibulan Puasa serta Idul Fitri nanti.
“Kita akan segera rapat secepatnya agar harga pangan tetap stabil ” kata Gubernur YS menjawab pertanyaan Wartawan usai pimpin Apel Perdana dihalaman Kantor Gubernur Rabu (5/3) pagi.
Apel Perdana dihadiri Wakil Gubernur Dr Johanes Viktor Mailangkay SH MH dan Forkopinda Sulut Angota DPRD Sulut, Sekprov Dan Pejabat Eselon II serta ASN dan THL serta P3K .
Gubernur mengatakan kita tetap akan perhatikan, namun kita tunggu mo dibahas bersama.” Jadi kita akan rapat untuk bahas terkait harga pangan” kata Gubernur YS secara singkat.
Sementara dari pantuan wartawan Sulutnews.com dibeberapa pasar tradisional dan pasar modern harga kebutan sembako pangan belum mengalami kenaikan yang signifikan. Masih terjangkau dan stabil. Seperti beras, minyak goreng, terigu , telur ayam dan juga gula pasir masih stabil.
“Harga belum ada kenaikan masih stabil kata sejumlah warga dipasar Tradisional Pinasungkula Karombasan Manado” kepada wartawan Sulutnews.com, namun enggan menyebutkan namanya.
Hanya harga cabe atau rica yang naik sekitar Rp 100 ribu lebih per kilogram. Sejumlah warga mengatakan rica sering naik turun saat ini apalagi menjelang hari Raya. ” Memang sudah sering naik harga rica” kata sejumlah konsumen dipasar Pinasungkulan kepada Sulutnews.com namun engan menyebutkan namanya.
Sementara itu pekan lalu Biro ekonomi Pemda Sulut sudah melakukan sidak dibeberapa pasar. Harga masih stabil hanya rica yang naik hinga Rp 100 ribu. Menurut sumber dari salah satu staf Biro Ekonomi harga rica memang naik terus saat ini.(Fanny)







