Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bitung · 10 Okt 2025 13:30 WITA ·

Gerakan Wisata Bersih Pantai dan Penanaman Mangrove Warnai FPSL 2025


Foto sumber:FB Pemkot bitung Perbesar

Foto sumber:FB Pemkot bitung

Bitung, Sulutnews.com — Upaya menjaga kelestarian alam dan ekosistem pesisir kembali digelorakan melalui kegiatan Gerakan Wisata Bersih Pantai dan Penanaman Pohon Mangrove di Taman Wisata Alam Coral Batuangus, Kelurahan Kasawari, Kecamatan Aertembaga, Kota Bitung, Kamis (9/10/2025).

Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Festival Pesona Selat Lembeh(FPSL) 2025 ini dihadiri oleh Wali Kota Bitung Hengky Honandar, SE, bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bitung.

Dalam sambutannya, Wali Kota Hengky Honandar menyampaikan dukungannya terhadap gerakan pelestarian alam yang melibatkan berbagai unsur masyarakat tersebut.

Ia menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian kawasan wisata agar tetap menjadi daya tarik bagi pengunjung.

“Mari kita, masyarakat Kota Bitung, menjaga dan memelihara kelestarian Taman Wisata Alam Pantai Batuangus Kasawari.

Kawasan ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan dan dipromosikan sebagai destinasi wisata unggulan,” ujar Hengky.

Di kesempatan yang sama, Kapolres Bitung yang diwakili oleh Kapolsek Aertembaga, AKP Denny Tampenawas, S.Sos., SH., menegaskan komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan di sekitar lokasi wisata agar kegiatan pelestarian alam dapat berjalan optimal.

“Polres Bitung siap mengamankan kawasan Taman Wisata Alam Pantai Batuangus Kasawari dari segala bentuk gangguan yang dapat merusak ekosistem lingkungan,” katanya.

Selain aksi bersih pantai, kegiatan ini juga diisi dengan penanaman pohon mangrove.

Upaya tersebut dinilai penting karena memiliki manfaat ekologis dan ekonomis bagi masyarakat pesisir, antara lain mencegah abrasi pantai, menjadi habitat berbagai biota laut, serta mendukung kesejahteraan warga sekitar.

Gerakan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan serta melestarikan pesisir sebagai aset wisata dan ekologi Kota Bitung.

(Tzr)

Artikel ini telah dibaca 1,020 kali

Baca Lainnya

Edukasi Hukum Masuk Kampus, Universitas Klabat Siapkan Kolaborasi

13 Agustus 2026 - 11:48 WITA

Bapelkum Bitung bersama akademisi Universitas Klabat membahas program edukasi hukum Go to Campus

Bersama FKDM, Wartawan Bitung Meriahkan HUT RI ke-81

12 Agustus 2026 - 19:16 WITA

Terjun ke Lokasi, Polsek Ranowulu Bantu Damkar Tangani Kebakaran Lahan di Batu Putih Bawah

11 Agustus 2026 - 17:29 WITA

KRI GOLOK-688 DUKUNG NAVAL BASE OPEN DAY (NBOD) 2026 DI KODAERAL VI MAKASSAR

10 Agustus 2026 - 22:09 WITA

8.363 Pelamar Hanya 663 Terpilih Mengikuti Program Magang di Kemenkum 

10 Agustus 2026 - 20:33 WITA

Sambut  HUT RI Ke-81, TK/PAUD se-Kota Bitung Meriahkan Lomba Gerak Jalan 

10 Agustus 2026 - 13:23 WITA

Trending di Bitung