Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bitung · 24 Sep 2025 17:07 WITA ·

FPSL 2025 Bitung  di Gelar 8-12 Oktober


FPSL 2025 Bitung  di Gelar 8-12 Oktober Perbesar

Bitung – Pemerintah Kota Bitung kembali menggelar Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL), agenda tahunan yang akan berlangsung pada 8–12 Oktober 2025.

Tahun ini, festival mengusung tema Harmony in Diversity atau keharmonisan dalam keberagaman, dengan pusat kegiatan di Satrol Lantamal VIII, Kelurahan Pateten II, Kecamatan Aertembaga.

Event Director FPSL 2025, David Tambunan, menyebut festival tahun ini tampil berbeda dari sebelumnya.

” Tahun ini kami lebih memfokuskan pada kegiatan sailing pass dan mural competition sebagai ikon utama,” ujarnya, Rabu, 24 September 2025.

Meski begitu, David menegaskan kegiatan UMKM, atraksi budaya, dan hiburan tetap menjadi bagian penting festival.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Bitung punya kekayaan alam, budaya, dan kreativitas yang bisa dibanggakan. Semuanya kami kemas dalam satu rangkaian acara yang dapat dinikmati masyarakat luas,” katanya.

Rangkaian kegiatan FPSL 2025 akan berlangsung selama lima hari.

Rabu, 8 Oktober – Festival dibuka dengan expo ekraf dan UMKM, lomba tari tangkap cakalang, mural competition, serta Bitung Coffee Week. Malam hari ditutup dengan live music.

Kamis, 9 Oktober – Nature Day dengan agenda wisata bersih, penanaman mangrove, penanaman karang, serta bersih pantai dan laut. D

Disusul atraksi tangkap bebek, lomba busana khas Bitung, dan konser musik.

Jumat, 10 Oktober – Puncak acara bertajuk Harmony Day dimulai dengan pasar murah, donor darah, dan pemeriksaan kesehatan gratis.

Siang hari, festival resmi dibuka lewat upacara budaya, disusul sailing pass, karnaval laut, dan lomba dancing on the boat. Malamnya ditutup dengan konser musik besar.

Sabtu, 11 Oktober – Beragam aktivitas seperti senam sehat, cooking competition, pertunjukan budaya siswa, dan kontes motor. Malam hari kembali diwarnai live music.

Minggu, 12 Oktober – Festival ditutup dengan Thanksgiving Day sebagai wujud syukur bersama warga Bitung.

David menekankan, FPSL bukan sekadar ajang hiburan, melainkan wadah memperkuat identitas Bitung sebagai destinasi wisata bahari unggulan.

“Dengan semangat keharmonisan dan keberagaman, Festival Pesona Selat Lembeh diharapkan mampu menjadikan Selat Lembeh dikenal tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional,” katanya.

(Tzr)

Artikel ini telah dibaca 1,589 kali

Baca Lainnya

Peringati Hari Anak Nasional, Pertamina Hadirkan “Rumah Anak Pesisir” Sebagai Ruang Tumbuh Generasi Penjaga Laut di Kota Bitung

23 Juli 2026 - 18:50 WITA

Hengky Honandar Dampingi Gubernur Sulut Buka Batch 3 Pelatihan Vokasi Nasional di Bitung

23 Juli 2026 - 18:26 WITA

Wali Kota Bitung Hengky Honandar Hadiri Pencatatan Perkawinan Massal 2026 di Kantor Gubernur Sulut

22 Juli 2026 - 13:36 WITA

Kuota Diskon  Tersisa 4 Persen,  Calon Penumpang Kapal Laut dihimbau Segera Beli Tiket 

22 Juli 2026 - 13:11 WITA

Kapolres Bitung dan PT Pelindo Perkuat Sinergi Jaga Keamanan Kawasan Pelabuhan

22 Juli 2026 - 12:28 WITA

PT Pertamina Trans Kontinental Bersinergi Dengan Elemen Masyarakat Jaga Ekosistem Laut Melalui Aksi Bersih Pantai Tangkoko

20 Juli 2026 - 22:36 WITA

Trending di Bitung