Menu

Mode Gelap
Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek! Merah Putih Shooting Competition Digelar, Gubernur Optimistis Perbakin Bengkulu Raih Emas PON

Sangihe · 12 Agu 2023 11:25 WITA ·

Eksistensi Kades Kuma Induk Kecamatan Tabukan Tengah Dalam Membangun Desanya


Eksistensi Kades Kuma Induk Kecamatan Tabukan Tengah Dalam Membangun Desanya Perbesar

Sangihe,Sulutnews.com – Jabatan merupakan suatu Amanah yang harus disampaikan juga diberdayakan kepada semua masyarakat untuk menjadi pedoman yang bijak dalam mengimplementasikan segala tugas dan kewajiban yang diemban dalam kehidupan sehari-hari kepada semua masyarakat sebuah praktek dalam hidup kita harus eksistensi dan bersikap tegas dalam menyikapi permasalahan yang timbul sehingga menghasilkan sesuatu yang lebih sempurna.

Desa merupakan penyelenggara otonomi merupakan salah satu upaya strategi yang memperlukan pemikiran yang matang, mendasar dan berdemensi jauh kedepan. Pemikiran tersebut harus dirumuskan dalam kebijakan otonomi Desa.

Diarahkan kepada pencapaian sasaran seperti peningkatan pelayanan publik dan pengembangan identitas masyarakat serta aparatur Pemerintah Desa untuk menjalani peningkatan rasa kebangsaan, demokrasi dan kesejahteraan masyarakat desa, menciptakan ruang lebih luas bagi kemandirian Desa.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Kepala Desa Kuma Induk Robert H. Manumpil mengatakan bahwa jabatan yang diemban adalah suatu tanggung jawab yang harus benar-benar direalisasikan kepada masyarakat dalam hal ini sesuatunya berpegang teguh kepada aturan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Desa Kuma Induk Kecamatan Tabukan Tengah Kabupaten Kepulauan Sangihe Provinsi Sulut memiliki luas wilayah 167, 17 HA terbagi atas 3 lindungan.

Dibidang Pendidikan Desa Kuma Induk memiliki SD, TK, SMU Kuma Satu, beberapa Rumah Ibadah, ada Rumah Ibadah GMSIT, Advent, GPdi dan sangat menarik, desa ini memiliki tempat pariwisata Sapaeng yang belum lamah ini dikunjungi tamu dari instansi seperti dari Pengadilan Negeri Kotamobagu, Amurang, Manado dan Kabupaten Kepuluan Sangihe. (Nikson Katiandagho)

Artikel ini telah dibaca 450 kali

Baca Lainnya

Banjir di Rote Timur Sudah Ada Sebelum Pembangunan Tambak Garam, Dampak Positif Industri Didukung Masyarakat

19 Januari 2026 - 15:49 WITA

Bantuan CSR Pemprov NTT Dorong Pembangunan Gedung Ibadah di Rote Ndao

19 Januari 2026 - 12:56 WITA

Tidak Mau Masyarakat NTT Susah Usman Husen Bersuara Nyaring Demi Ekonomi NTT lewat Anakan Kopi

16 Januari 2026 - 07:16 WITA

Tak Henti-henti Usman Husin Desak Pembebasan Kawasan Hutan untuk Petani NTT Dalam RDP Komisi IV DPR RI

16 Januari 2026 - 07:05 WITA

Pernyataan Ancaman “Gebuking di Facebook” dari Jodian Suki Terbukti, Sorotan Publik bagi Dunia Pers

15 Januari 2026 - 11:51 WITA

Ancaman “Gebuking di Facebook” dari Jodian Suki di Kabupaten Rote Ndao Mencederai Dunia Jurnalistik

15 Januari 2026 - 11:31 WITA

Trending di Aceh
error: Content is protected !!